Ilustrasi logo Twitter. (Freepik)

Solopos.com, SOLO — Fitur edit atau pengubahan pada kicauan Twitter selama ini memang belum ada. Padahal, media sosial lain seperti Facebook dan Instagram sudah memiliki fitur tersebut agar pengguna bisa mengubah postingan mereka yang sudah diunggah sesuka hati.

CEO Twitter Jack Dorsey, menegaskan tak akan ada fitur edit di media sosial berlogo burung tersebut. "Jawabannya adalah tidak," ucap Dorsey seperti dikutip Detik.com, Kamis (16/1/2020).

Dorsey menjelaskan tidak adanya fitur edit di Twitter karena media sosial tersebut bermula dari layanan pengiriman SMS. "Seperti yang kalian ketahui, ketika mengirimkan SMS, kalian tidak bisa menariknya kembali. Kami ingin menjaga vibe dan feeling di masa-masa awal tersebut," jelasnya.

Selain itu, Dorsey juga mengatakan fitur edit bisa disalahgunakan pihak tak bertanggung jawab. Ia mencontohkan bagaimana seseorang mengirimkan kicauan yang kemudian di-retweet orang lain.

Tapi satu jam kemudian, pengirim kicauan mengubah isi unggahannya sehingga orang lain yang me-retweet kicauan asli secara tidak sengaja turut menyebarkan kicauan dengan isi yang jauh berbeda.

Dorsey menyadari banyak orang yang menginginkan fitur edit hanya ingin memperbaiki typo atau salah ketik dan link yang salah. Ia mengatakan perusahaannya telah memikirkan solusi dengan memberi jeda 30 detik hingga satu menit untuk memperbaiki kicauan mereka.

Tapi, solusi ini juga memiliki efek samping tersendiri. "Itu berarti kita harus menunda mengirimkan cuitan tersebut karena ketika itu sudah terkirim, orang-orang akan melihatnya. Jadi ini semua pertimbangannya, tapi kita mungkin tidak akan menerapkannya," pungkasnya.

Tak adanya fitur edit membuat netizen seharusnya lebih berhati-hati sebelum berkicau du Twitter. Pikir matang-matang kalimat yang akan dikicaukan karena jika sudah terkirim, maka tak bisa diubah.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten