Bos Freeport McMoRan Janjikan Bangun Smelter di Papua

Chairman of the Board and CEO Freeport McMoRan (FCX) Richard C. Adkerson mengatakan pihaknya tengah mencari peluang untuk ikut mengembangkan pabrik pemurnian dan pengolahan mineral logam atau smelter di Papua. 

 Sejumlah haul truck dioperasikan di area tambang terbuka PT Freeport Indonesia di Timika, Papua, Sabtu (19/9/2015). (Antara)

SOLOPOS.COM - Sejumlah haul truck dioperasikan di area tambang terbuka PT Freeport Indonesia di Timika, Papua, Sabtu (19/9/2015). (Antara)

Solopos.com, TIMIKA—Chairman of the Board and CEO Freeport McMoRan (FCX) Richard C. Adkerson mengatakan pihaknya tengah mencari peluang untuk ikut mengembangkan pabrik pemurnian dan pengolahan mineral logam atau smelter di Papua. Richard berharap komitmen itu dapat mengoptimalkan nilai tambah atau hilirisasi hasil tambang bagi masyarakat lokal Papua mendatang.

“Di masa depan, kami akan melihat beberapa kemungkinan untuk mengembangkan fasilitas pengolahan dan penunjang lainnya di Papua,” kata Richard saat memberi Orasi Ilmiah PTFI di Universitas Cenderawasih, Jayapura, Kamis (6/10/2022).

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Hanya saja, Richard menegaskan, pemerintah meminta FCX untuk mempercepat pengerjaan proyek smelter tembaga tambahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur. Adapun belakangan pemerintah mengundurkan tenggat operasi smelter Gresik ke 2024.

Baca Juga Presiden Filipina Berencana Beli Minyak Rusia

“Tapi saat ini pemerintah meminta kami untuk bergerak cepat yang sebelumnya dipatok pada 2023 tapi karena Covid-19 dan hambatan rantai pasok target itu diundur,” tuturnya.

Saat ini, perkembangan pembangunan smelter single line terbesar di dunia itu sudah mencapai 40 persen. PTFI menargetkan pengerjaan smelter itu dapat rampung 50 persen pada akhir 2022. Saat itu, biaya yang akan dikeluarkan mencapai US$1,5 miliar.

Adapun aktivitas pembangunan hingga kini terus dilakukan secara intensif dengan perusahaan kontraktor PT Ciyoda International Indonesia (CII) yang fokus pemadatan lahan dan dibantu Adhi Karya serta beberapa kontraktor lokal lainnya. Harapannya konstruksi fisik pembangunan Smelter itu rampung secara total pada akhir tahun 2023 untuk komisioning yang ditarget operasi efektif pada 2024 mendatang.

Baca Juga Pemuda Rusia Ramai-Ramai Kabur dari Wajib Militer

“Setelahnya akan jadi kesempatan bagi kita untuk mencoba membangun fasilitas industrial dan kelistrikan untuk membangun industri di Papua,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia membeberkan pemerintah tengah membahas rencana spesifik untuk membangun pabrik pemurnian dan pengolahan mineral logam atau smelter konsentrat tembaga milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua.

Komitmen itu disampaikan untuk memastikan nilai tambah atau hilirisasi tembaga dari PTFI dapat berdampak efektif bagi masyarakat lokal. Bahlil mengatakan rencana itu belakangan tengah digodok intensif oleh pemerintah lewat sejumlah skenario. Ia berharap PTFI mesti dapat meningkatkan kembali produksi konsentrat tembaga miliknya untuk dapat dimurnikan dan diolah lebih lanjut di Papua.

Baca Juga Putin Bertekad Gunakan Semua di Perang Rusia Vs Ukraina

“Kita lagi berusaha untuk smelter di Papua itu bisa terjadi kalau produksinya dinaikkan, ini dalam pembahasan sudah saya sampaikan di tingkat internal pemerintah,” kata Bahlil selepas Orasi Ilmiah PTFI di Universitas Cendrawasih, Jayapura, Kamis (6/10/2022).

Bahlil mengatakan kedua smelter yang saat ini dimiliki PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur dipastikan dapat menyerap keseluruhan produksi bijih tembaga saat ini sekitar 3,3 juta ton.

Dengan demikian, dia menggarisbawahi, peningkatan produksi bijih tembaga mesti dilakukan untuk membuka smelter baru di Papua.

Baca Juga Empat Wilayah di Ukraina Gelar Referendum Gabung Rusia

“Sekarang kita lagi bentuk strateginya karena kalau 3 juta ton konsentrat sekarang ini sudah tercover di dua smelternya yaitu yang eksisting 1,3 juta ton dan yang baru 1,7 juta ton,” tuturnya.

 

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Bos Freeport McMoRan Janji Bangun Smelter di Papua

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Polisi Temukan Motif dan Penyebab Keluarga di Kalideres Meninggal

      Polisi kantongi penyebab keluarga di Kalideres meninggal setelah menyelidiki hampir sebulan dari awal penemuan mayat yang mengering pada 10 November 2022.

      3 Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNS Solo Juara Lomba Creative Idea Fest 2022

      Tiga mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNS Solo meraih juara 3 lomba marketing communication dalam Creative Idea Fest 2022 pada September 2022.

      KPU Telah Tetapkan Jadwal dan Tahapan Pemilu 2024, Berikut Perinciannya

      Jadwal dan Tahapan Pemilu 2024 sudah diatur melalui PKPU No. No. 3/2022 dan sudah berjalan beberapa tahapan Pemilu 2024.

      Eliezer 2,5 Jam Buka Skenario Sambo Bunuh Yosua, Panen Doa dari Warganet

      Warganet mendukung Richard karena meyakini anggota Polri berpangkat paling rendah itu berkata jujur.

      Jawab Tantangan Digitalisasi Media, UNS TV Hadirkan Beragam Program Baru

      UNS TV sebagai televisi kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo hadirkan wajah baru dengan sejumlah program-program menarik.

      Pelatih Panjat Tebing Dianiaya Murid, Polisi Jaktim Turun Tangan

      Video penganiayaan pelatih panjat tebing oleh anak didiknya itu beredar di internet sejak Senin (26/11/2022) lalu.

      BMKG Prakirakan Sebagian Kota Besar Cerah Berawan Selasa, 6 Desember 2022

      Kota besar yang diperkirakan cerah berawan yakni Denpasar, Jakarta Pusat, Gorontalo, Surabaya, Tarakan, Ambon, Kupang, Manokwari, Pekanbaru, Makassar, Yogyakarta, Jambi, Samarinda, Bandar Lampung, Jayapura, Kendari, Manado, Padang, dan Palembang.

      Kasus Dugaan Suap Restitusi Proyek Tol Solo-Kertosono segera Disidangkan

      Penyidik KPK menyerahkan barang bukti dan dua tersangka dalam kasus dugaan suap restitusi pajak proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Kertosono ke pengadilan.

      Jimly Asshiddiqie: Penulis Buku Terbanyak soal Hukum, Demokrasi dan Sosial

      Jimly Asshiddiqie dianugerahi rekor dari Leprid sebagai tokoh Indonesia pertama di dunia yang menjadi penulis buku tentang hukum, demokrasi, dan sosial terbanyak.

      Misteri 4 Jasad Mengering di Kalideres Diungkap Pekan Ini

      Hasil penyelidikan penemuan empat jasad mengering di Kalideres, Jakarta Barat akan diumumkan pekan ini.

      KPK Surati Panglima TNI, Eks KSAU Tetap Mangkir dari Sidang Korupsi Helikopter

      Meski surat sudah dikirimkan KPK kepada Panglima TNI namun hingga kini eks KSAU Marsekal (Purn) Agus Supriatna tidak juga memenuhi panggilan untuk hadir sebagai saksi.

      Rekomendasi Hak Justice Collaborator Bharada E, Kejagung: Bisa Diajukan 3 Tahap

      Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, menyebut rekomendasi hak justice collaborator Bharada E yang diajukan LPSK bisa diajukan dalam tiga tahap.

      Penipu Berkedok Tarik Uang Gaib, Korban Pingsan setelah Minum Ramuan Khusus

      Korban yang telah menyetor uang diberi minuman khusus hingga pingsan lalu ditinggal pergi para pelaku.

      Dugaan Kebohongan Ricky Rizal: Tak Dengar Perintah Sambo untuk Tembak Yosua

      Ricky Rizal mengaku tidak mendengar saat Sambo memerintahkan agar Richard Eliezer menembak Yosua.

      Sidang Kasus Lin Che Wei Cs, Saksi Ahli: Masalahnya Distribusi Minyak Goreng

      Saksi Ahli Tata Niaga Minyak Goreng dan Industri Sawit, Wiko Saputra, mengungkapkan penyebab kelangkaan minyak goreng pada periode Januari-Maret 2022 lantaran masalah distribusi.

      Ricky Rizal Tutupi Kasus Sambo, Hakim: Kasihan Anak Istrimu di Rumah

      Hakim Wahyu meminta Ricky Rizal agar memikirkan nasib anak istrinya di rumah kelak jika ia masih terus berbohong menutupi kasus Ferdy Sambo.