Tutup Iklan

Bonus Ratusan Juta Rupiah Menanti Atlet Wonogiri Peraih Medali PON Papua

Pemberian bonus sebagai bentuk konkret dan komitmen pemerintah dalam memberikan nilai dukungan dan apresiasi kepada atlet berprestasi.

 Pelepasan atlet dan pelatih yang akan berlaga di PON XX dan Peparnas XVI Papua 2021, di Ruang Khayangan Setda Wonogiri, Jumat (24/9/2021). (Solopos-M. Aris Munandar)

SOLOPOS.COM - Pelepasan atlet dan pelatih yang akan berlaga di PON XX dan Peparnas XVI Papua 2021, di Ruang Khayangan Setda Wonogiri, Jumat (24/9/2021). (Solopos-M. Aris Munandar)

Solopos.com,WONOGIRI — Pemerintah Kabupaten Wonogiri menyiapkan bonus ratusan juta rupiah bagi para atlet Wonogiri yang mendapatkan medali pada ajang Pekan Olahraga Nasioanal atau PON XX Papua 2021, 2-15 Oktober mendatang.

Pada Jumat (24/9/2021), berlangsung Pelepasan atlet dan pelatih Kabupaten Wonogiri yang akan berlaga di PON XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Perpanas) XVI Papua 2021, di Ruang Khayangan Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri.

Diketahui, sebanyak tiga atlet dan satu pelatih dari Kabupaten Wonogiri akan memperkuat kontingen Jawa Tengah dalam PON XX 2021. Sebanyak lima atlet dari Wonogiri juga bakal berlaga di ajang Peparnas XVI 2021.

Baca juga: Waspada! Semua Wilayah di Wonogiri Rawan Bencana Longsor, Ini Buktinya

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengatakan atlet yang bisa meraih medali emas akan mendapatkan bonus sebesar Rp100 juta, medali perak sebesar Rp75 juta dan medali perunggu sebanyak Rp50 juta.

Dukungan dan Apresiasi

Menurut dia, pemberian itu dilakukan sebagai bentuk konkret dan komitmen pemerintah dalam memberikan nilai dukungan dan apresiasi kepada atlet berprestasi. Dalam rangka itu pemerintah harus bisa memberikan kebijakan konkret. Wujud kebijakan konkret diwujdukan dengan pemberian bonus.

“Mohon maaf, bersamaan dengan pandemi ada dimensi berbeda terkait anggaran. Jangan dilihat dari nilai atau angka. Tapi di dalamnya ada semangat kebersamaan, nilai sportivitas dan komitmen untuk yo nyawiji berprestasi untuk Wonogiri,” kata pria yang akrab disapa Jekek itu.

Baca juga: Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Bonus yang diberikan, kata dia, murni dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Wonogiri. APBD diambilkan dari anggaran perubahan yang berasal dari dana bagi hasil pajak sebesar Rp2 Miliar.

Setelah dokomunikasikan ke beberapa pihak, mereka mempunyai pemahaman yang sama bahwa pemerintah wajib mengapresiasi dan mendukung para atlet berprestasi.

Jekek menuturkan atlet yang berlaga pada PON XX 2021 saat pulang tidak mendapat medali akan tetap mendapatkan apresiasi dari Pemkab. Pemberian bonus akan dilakukan dan disesuaikan dengan kemampuan APBD.

“Itu apresiasi secara umum bagi atlet kami yang mampu menunjukkan talenta dan dedikasi bisa bertanding di tingkat nasioanal. Targetnya yang penting menjadi terbaik. Semoga mendapat medali,” kata Jekek.

Baca juga: Jhon Underground: Pemuda Wonogiri yang Punya Misi Mengenalkan Kampung Halaman lewat Media

Atlet karate asal Wonogiri yang akan berlaga di PON XX Papua 2021, Aliffa Milanisty, mengaku senang dan gembira bisa bertemu dengan Bupati beserta jajarannya sebelum bertolak ke Papua untuk berlaga.

“Kami mohon pamit dan minta doa restu kepada semua pihak dan masyarakat Wonogiri. Mudah-mudahan dari bumi Wonogiri sampai ke Bumi Cenderawasih diberi keselamatan dan pulang membawa medali emas,” kata dia.

Warga Dusun Simpar Wetan RT 001/RW 008, Desa Gemawang, Kecamatan Girimarto, itu mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Wonogiri yang telah memberikan duku gan penuh. Ia berharap momen seperti itu terus dilakukan demi kemajuan olahraga di Wonogiri.

“Dengan kerja keras dan semangat kami dalam berlatih, semoga saat pulang nanti bisa membawa nama baik sesuai dengan mimpi kami, membawa medali,” kata Aliffa.

Daftar Atlet dan Pelatih Wonogiri pada ajang PON XX Papua:

1. Damar Rizqi Wibowo (Atlet Judo)
2. Laila Nurul Humairoh (Atlet Karate)
3. Aliffa Milanisty (Atlet Karate)
4. Sutarto (Pelatih Judo)
5. Kemis (Technical Support Paralayang)

Kontigen Wonogiri pada Peparnas XVI Papua:

1. Arif Wirawan (Atlet Panahan Kelas W2)
2. Winanto (Atlet Panahan Kelas Standing)
3. Wahyudi (Atletik Kelas F.55)
4. Taufik Abdul Karim (Atlet Blind Judo Kelas B.3)
5. Sutadi (Atlet Tenis Meja Kelas TT 7)


Berita Terkait

Berita Terkini

Perhutani Kenalkan Penghijauan Sejak Dini kepada 30 Siswa TK

Sekitar 30 siswa mengikuti penanaman pohon di seputaran Embung Pincil, Desa Ngrombo, Kecamatan Tangen, Sragen, Jumat (3/12/2021).

Peserta Karanganyar Tourism Great Sale Bertambah Jadi 197

Jumlah peserta Karanganyar Tourism Great Sale 2021 bertambah menjadi 197 pelaku usaha wisata. Sekitar sepekan yang lalu, peserta baru 90 pelaku usaha wisata.

Festival Payung di Balekambang Solo, Cantik Sekaligus Sarat Makna

Setelah sempat pindah lokasi beberapa kali, festival payung Indonesia (Fespin) kembali digelar di Solo akhir pekan ini.

Angka Covid-19 di Karanganyar Sempat Naik, Prokes Jangan Lengah Lur!

Warga diimbau tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) menyusul adanya kenaikan kasus aktif positif Covid-19 di Karanganyar dalam beberapa hari terakhir.

Hilang, Sepeda Motor Warga Sukoharjo Dijual Si Pencuri di Facebook

Sepeda motor milik Supriyanto, 54, warga Perumahan Pondok Baru Permai, Gentan, Kecamanatan Baki, Sukoharjo digondol maling pada Jumat (3/12/2021).

Alami Kecelakaan Tunggal di Gemolong Sragen, Warga Plupuh Meninggal

Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal di jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di Dukuh Grogol, Desa Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, Minggu (5/12/2021).

Baru Belajar Nyetir, Mobil Nyemplung Got di Depan SMPN 6 Sragen

Kecelakaan tunggal terjadi di Depan SMP N 6 Sragen di mana satu unit mobil terperosok ke got akibat sopirnya baru belajar menyetir.

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Santap Kakap Laut, Rasanya Mantul

Setelah mengeksplorasi ekonomi digital di Salatiga dan Kabupaten semarang, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 mulai memburu kuliner di Kota Semarang, Sabtu (4/12/2021) malam.

Razia Motor Brong di Karanganyar, 26 Orang Ditilang

Sebanyak 26 orang pengendara motor brong di di Jembatan Kragan, perbatasan wilayah Kecamatan Gondangrejo dengan Kebakkramat, Sabtu (04/12/2021) ditilang.

Milad Ke-109, RS PKU Muhammadiyah Solo Mantapkan 8 Nilai Pelayanan

Puncak perayaan milad Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo diperingati dengan pengajian bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir secara hybrid.

Asale Sapuangin dan Kisah Sepasang Pengantin di Kemalang, Klaten

Sapuangin menjadi salah satu nama yang terkenal di wilayah lereng Gunung Merapi Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Dari Hikmah Pandemi Menuju Keharusan Transformasi

Kondisi pandemi telah memberikan pelajaran pentingnya melengkapi diri dengan layanan digital.

Kisah Serka Suyanta, Setiap Hari Bagi-Bagi Masker Gratis di Sukoharjo

Penggunaan masker menjadi salah satu protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kampanye memakai masker terus digaungkan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jelang Momen Nataru, Bupati Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengingatkan warga untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tim Ekspedisi Digital Ekonomi 2021 Memotret Pertanian di Kopeng

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

Ekspedisi Digital Ekonomi 2021, Perjalanan Tim ke Salatiga

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mulai memotret ekspansi layanan digital yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah