Bom di Somalia (SNTV-Reuters)

Solopos.com, MOGADISHU – Penyerangan hotel di Kismayo, Somalia, Jumat (12/7/2019), oleh kelompok militan Al Shabaab menewaskan setidaknya 26 orang dan melukai 56 orang dalam kurun waktu 12 jam. Menurut petugas kepolisian setempat, kejadian ini merupakan serangan mematikan di kota itu dalam tujuh tahun terakhir.

Kismayo adalah ibu kota Negara Bagian Jubbaland, Solmalia yang sebagiannya masih dikendalikan oleh Al Shabaab. Menurut penduduk setempat, beberapa anggota Al Shabaab sering melakukan pengeboman di Somalia dan Kenya.

Polisi mengatakan ledakan tersebut terjadi saat anggota legislatif dan tetua setempat sedang melakukan rapat pemilihan pemimpin daerah Agustus mendatang. Saksi mata menjumpai tiga orang pria masuk ke dalam hotel setelah ledakan terjadi.

Dilansir dari Reuters, Senin (15/7/2019), Ahmed Madobe, Presiden Negara Bagian Jubbaland mengabarkan korban tewas dalam kejadian tersebut meliputi seorang kandidat presiden pemilihan regional, dua jurnalis, sembilan warga asing asal Kenya, Inggris, Amerika Serikat, dan Tanzania.

Presiden Ahmed Madobe menambahkan pelaku penyerangan hotel ini berjumlah empat orang yang merupakan anggota dari Al Shabaab.

“Empat anggota Al Shabaab menyerang hotel. Satu merupakan pembom mobil bunuh diri, dua telah ditembak mati, dan satu ditangkap hidup-hidup oleh pasukan keamanan Jubbaland,” tambah Presiden Ahmed Madobe.

Seorang warga Kismayo, Osman Nur mengatakan kepada Reuters, akibat dari ledakan tersebut beberapa bagian hotel dan bisnis terdekat hancur.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten