Tutup Iklan

Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan 44 Orang

Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan 44 Orang

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bom rakitan (gamelier.org)

Bom bunuh diri di Quetta, Pakistan, menewaskan 44 orang dan melukai 100 orang.

Solopos.com, JAKARTA -- Setidaknya 44 orang tewas dan 100 orang lainnya luka-luka akibat serangan sekelompok militan terhadap sebuah sekolah polisi di kota Quetta, Pakistan. Para pejabat terkait menyebutkan bahwa korban tewas terdiri dari para taruna dan penjaga sekolah.

Aparat keamanan Pakistan dilaporkan melancarkan sebuah operasi keamanan besar-besaran selama berjam-jam setelah para penyerang memasuki gedung dan melepaskan tembakan. Menurut aparat, seluruh penyerang yang terdiri dari tiga militan yang mengenakan rompi bom, akhirnya tewas.

Akibat insiden itu ratusan taruna dievakuasi dari Balochistan Polisi College setelah tentara dikerahkan untuk menumpas para militan. "Tentara Pakistan dan paramiliter dari Korps Perbatasan mengambil bagian dalam operasi militer," ujar Menteri Dalam Negeri provinsi Balochistan, Mir Sarfaraz Ahmed Bugti, sebagimana dikutip bbc.co.uk, Selasa (25/10/2016).

Dia memastikan operasi militer itu telah berakhir. Menurutnya, dua militan tewas setelah meledakkan rompi bom bunuh diri dan seorang tewas oleh pasukan keamanan. Mayor Jenderal Sher Afgan dari Korps Perbatasan mengungkapkan sebagian besar taruna tewas akibat ledakan bom bunuh diri itu.

Menurutnya, serangan itu dilakukan oleh sebuah faksi dari kelompok militan Lashker-e-Jhangvi dan bahwa para penyerang itu berkomunikasi dengan kelompok di Afghanistan. Sejauh ini tidak ada kelompok yang mengaku sebagai pelaku serangan Senin malam itu.

"Para penyerang bergerak cepat menerobos memasuki gedung dan menembaki kami sehingga kami cepat berlari menuju atap dan melompat keluar dari tempok belakang untuk menyelamatkan hidup kami," kata seorang taruna peserta pelatihan.

Sebelumnya, pada hari itu, dua petugas bea cukai ditembak mati dan seorang lagi terluka parah di Surab, selatan Quetta. Ibu kota provinsi Balochistan itu berkali-kali menjadi sasaran serangan kelompok-kelompok separatis dan militan Islam.

Berita Terkait

Berita Terkini

Film Hong Kong Bakal Dikekang UU Keamanan Nasional

Hong Kong menginstruksikan sensor film apa pun yang dinilai bertentangan dengan UU Keamanan Nasional yang diberlakukan oleh China tahun lalu.

Songsong Pilkada 2024, Puan Maharani Konsolidasikan PDIP di Jatim

Baliho bergambar Ketua DPR Puan Maharani bermunculan di Jawa Timur menjelang Pemilihan Presiden 2024 dan Pilkada 2024.

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.

Zodiak Ini Kata Astrologi Pandai Bergaul

Beberapa zodiak cenderung pemalu dan tertutup, sementara zodiak lainnya pandai bergaul sehingga sangat menarik perhatian.

Persib Bandung 1-1 PS Tira Persikabo: Robert Petik Hal Positif

Persib memimpin lewat gol Febri Hariyadi pada menit ke-40 namun disamakan oleh gol balasan Ciro Alves pada menit ke-56.

Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah 80 Orang, 6 Meninggal Dunia

Penambahan kasus baru Covid-19 terbanyak di Kabupaten Klaten berasal dari Kecamatan Manisrenggo, yakni mencapai 17 orang.