BOLLYWOOD : Rani Mukerji Tak Pernah Mimpi Jadi Artis

BOLLYWOOD : Rani Mukerji Tak Pernah Mimpi Jadi Artis

SOLOPOS.COM - Rani Mukerji (Pictagram)

Rani Mukerji mengaku tidak pernah bermimpi jadi artis Bollywood.

Solopos.com, SOLO – Karier Rani Mukerji di dunia hiburan Bollywood memang tak diragukan lagi. Wanita berusia 39 tahun ini merupakan salah satu aktris yang sangat terkenal di India. Maklum saja dia telah menggeluti karier di industri hiburan Bollywood.

Rani Mukerji kali pertama muncul dalam film Raja Ki Aayegi Baraat pada 1996 silam. Namanya kian melejit setelah beradu akting dengan Raja Bollywood, Shah Rukh Khan, dalam film Kuch Kuch Hota Hai yang dirilis 1998 silam.

Akting yang memukau membuat Rani Mukerji sering didapuk menjadi pemeran utama wanita dalam berbagai film layar lebar. Namun ternyata Rani Mukerji sama sekali tidak pernah berniat menggeluti karier di dunia hiburan Bollywood. Dia mengaku hanya mengikuti keinginan sang ibu yang mendorongnya menjadi artis.

“Saya tidak pernah berpikiran menjadi artis. Semua ini berkat ibuku. Saat itu, aku masih sangat muda dan belum banyak mengerti. Ibuku yang mengatur kehidupanku. Sebab, aku adalah anak yang sangat patuh kepadanya,” ungkap Rani Mukerji seperti dikutip Solopos.com dari Indian Express, Jumat (23/2/2018).

Sebagai anak yang patuh, Rani Mukerji selalu menuruti semua perkataan ibunya. Pada mualnya, dia merasa kurang nyaman. Namun, kini dia sangat berterima kasih kepada sang bunda yang telah membuatnya menjadi seorang artis terkenal.

“Saya selalu menuruti keinginan ibu. Dia ingin aku menjadi artis, maka aku hanya bisa patuh. Pada awalnya memang terasa kurang nyaman. Namun, lama-kelamaan aku sadar dan sangat berterima kasih kepadanya,” sambung dia.

Kini, Rani Mukerji telah menjadi seorang ibu dari anak perempuan yang masih balita, Adira Chopra. Sebagai ibu, dia mengaku tidak akan memaksakan keinginannya kepada sang anak. Dia hanya ingin sang anak belajar bela diri saat dewasa nanti.

“Aku hanya ingin Adira belajar bela diri. Dia harus bisa membela dirinya sendiri. Saya merasa semua wanita harus punya kemampuan membela diri agar tidak dipandang sebelah mata. Aku juga ingin dia belajar menari seperti wanita India pada umumnya,” tutup dia. 

Berita Terkait

Berita Terkini

Embung Manajar Selo Boyolali Siap Sambut Pengunjung

Objek wisata Embung Manajar di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, bersiap menyambut pengunjung.

6.678 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Negara Hemat Rp3,6 Miliar

Kanwil Kemenkum HAM Jateng bisa menghemat anggaran Rp3,6 miliar setelah 6.678 narapidana mendaptkan remisi khusus Lebaran 2021.

Gibran Bagi-Bagi Fitrah di Balai Kota Solo, Isinya Berapa Ya?

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membagikan fitrah seusai menjalankan salat Id berjemaah di Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Wahyu Tri Nugroho Gabung Persis Solo, Manajemen Bhayangkara Solo FC: Bawa Persis ke Liga 1!

Bhayangkara Solo FC resmi melepas kiper senior Wahyu Tri Nugroho ke Persis Solo. Manajemen Bhayangkara Solo FC pun memberikan pesan kepada kiper berusia 34 tahun tersebut.

Waspada! Ini Bahayanya Makan Kue Lebaran Secara Berlebihan

Sering kalap makan kue Lebaran? Waspadalah ada bahaya mengintai!

Rumah Sakit Indonesia Remuk Dihantam Rudal Israel

Rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza mengalami kerusakan akibat dihantam rudal pasukan Israel, Selasa (11/5/2021) malam waktu setempat.

Patuh! Sejumlah Wilayah di Wonogiri Tak Gelar Salat Idulfitri di Lapangan

Warga di sejumlah kecamatan di Wonogiri diklaim tidak ada yang menjalankan Salat Idulfitri di lapangan/gedung, Kamis (12/5/2021).

2 Anggota KKB di Illaga Papua Tewas Saat Baku Tembak dengan Koppasus

Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas akibat baku tembak dengan TNI di Illaga, Papua, Kamis (13/5/2021).

Super Ketat, Begini Penerapan Prokes Salat Idulfitri Gibran-Selvi & Pejabat Pimpinan Daerah

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda, menunaikan Salat Idulfitri tahun 2021 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Kisah Sukses Wagirin, Perintis Soto Girin Sragen yang Populer Hingga 3 Generasi

Begini kisah sukses di balik popularitas kuliner khas Sragen, Jawa Tengah, Soto Girin, yang sudah eksis sejak 1950-an.

Ustaz Djuriono yang Meninggal Saat Khotbah Idulfitri di Kalikotes Ternyata Guru SMKN Trucuk Klaten

Ustaz yang meninggal saat mengisi khotbah Idulfitri di Kalikotes, Klaten, ternyata seorang guru SMKN di Trucuk.

Korban Ledakan Petasan Maut di Kebumen Jadi 4 Jiwa

Korban tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah bertambah satu orang.