Bohong Dilecehkan, Putri Istri Ferdy Sambo Ikut Pembunuhan Brigadir J?

Apakah Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo, terlibat dalam pembunuhan Brigadir J?

 Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, dan istrinya. (Instagram/@divpropampolri)

SOLOPOS.COM - Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, dan istrinya. (Instagram/@divpropampolri)

Solopos.com, JAKARTA — Akal-akalan tentang pelecehan seksual yang dialami istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, sebagai alasan pembunuhan Brigadir J terbukti gagal.

Penyidik Bareskrim Polri tidak menemukan adanya tindak pidana yang memicu penembakan terhadap Brigadir J. Faktanya, Brigadir J tidak berada di dalam rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada hari dia dieksekusi, 8 Juli 2022.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Kasus kematian Brigadir J dan dugaan pelecehan yang dialami istri Ferdy Sambo pun menyorot perhatian publik. Berbagai kejanggalan muncul dalam kasus ini.

Kuasa hukum keluarga mendiang Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, mendesak agar Ferdy Sambo dan istrinya dipidana terkait laporan palsu terkait dugaan pelecehan seksual.

Jika kejahatan itu terbukti, keduanya terancam hukuman empat tahun penjara.

Baca juga : 6 Pengakuan Ferdy Sambo, Dalang Pembunuhan Brigadir J

Bukan hanya sangkaan laporan palsu, lanjut Kamaruddin, Ferdy Sambo dan istrinya juga bisa dijerat pasal dugaan merintangi penyidikan kasus terbunuhnya Brigadir J.

Kamaruddin menuturkan, keduanya juga diduga telah menyebarkan berita bohong alias hoaks terkait dugaan pelecehan seksual tersebut.

Kabar terbaru menyebut bahwa sebagai istri, Putri Candrawathi, turut membantu suaminya, Ferdy Sambo, menyembunyikan kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca juga : Fakta Baru Pembunuhan Brigadir J: Dipanggil, Dijambak, Ditembak

Dia disebut ikut menawarkan uang tutup mulut kepada pihak yang terlibat pembunuhan mendiang Nofriansyah Yosua Hutabarat itu. Hal itu terungkap dari kesaksian tiga tersangka kasus pembunuhan berencana tersebut, Bharada E, KM, dan Bripka RR, kepada penyidik.

Bharada E selaku eksekutor dijanjikan uang tutup mulut Rp1 miliar. Sementara Bripka RR dan KM dijanjikan masing-masing Rp500 juta.

Uang itu bakal dibayarkan pada Agustus 2022, jika kasus pembunuhan itu kandas. Eks-pengacara Eliezer, Deolipa Yumara, juga membenarkan adanya informasi tersebut di berita acara penyidikan (BAP).

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Bangunan 31 Ponpes NU Roboh akibat Gempa Cianjur, 30 Santri Wafat

      Rata-rata pondok pesantren dibangun menggunakan skema swadaya atau gotong royong santri atau alumni sehingga konstruksi bangunan tidak sesuai dengan spesifikasi dan rawan terhadap gempa bumi.

      Polisi Terduga Penganiaya Selebgram Farah Diba Ditahan Polda Kalsel

      Selebgram Farah Diba mengaku ditampar, ditendang hingga dijambak bahkan diancam untuk dibunuh ketika bertengkar dengan oknum polisi berinisial DM.

      Sembilan Gempa Guncang Indonesia Hari Ini, Termasuk Cianjur dan Sukabumi

      Sembilan kali peristiwa alam itu bisa dirasakan guncangannya oleh masyarakat yang tinggal di lokasi sekitar titik gempa.

      Menolak Dipayungi, Mensos Risma Hujan-hujanan di Lokasi Pengungsian Cianjur

      Mensos Risma menolak saat hendak dipayungi oleh seorang pengungsi ketika hujan mulai turun.

      Sebut Pemimpin Berambut Putih, Jokowi Dinilai Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar

      Jokowi dianggap ingin menduetkan Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto.

      Situs Purba Gunung Padang Selamat dari Gempa Cianjur

      Juru Pelihara (Jupel) Menghalit Gunung Padang, Nanang Sukamana, memastikan tidak ada kerusakan di situs tertua di dunia yang terletak di Kecamatan Campaka itu.

      Tragedi Berdarah Enam Karyawan di Virginia Dipicu Aksi Perundungan

      Berdasarkan analisis forensik karyawan Walmart, Bing yang berusia 31 tahun itu mengeluh rekan kerja mengucilkan dan memusuhinya, bahkan menertawakannya.

      Mengenal SATU Indonesia Awards, Tema Tulisan Anugerah Pewarta Astra 2022

      Tulisan jurnalis diharapkan mengisahkan harapan, optimisme, dan ajakan untuk bangkit bersama-sama dari 493 penerima SATU Indonesia Awards.

      Basarnas Evakuasi Jenazah WNA asal Inggris di Hutan Ternate

      Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) mengevakuasi sesosok mayat warga negara asing (WNA) asal Inggris ditemukan di hutan Kastela dan Jambula, Kota Ternate.

      Dosen Farmasi UNS Beberkan 4 Cara Mudah Memastikan Keamanan Obat

      Jika obat dalam kondisi tidak baik atau rusak, sebaiknya tidak digunakan atau minta diganti.

      4 Jenazah Kembali Ditemukan, Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Jadi 314

      Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan mengevakuasi empat jenazah korban gempa bumi di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022).

      Kasus Suap Rektor Unila, KPK Dalami Keterlibatan Politikus PDIP Utut Adianto

      KPK mendalami praktik penitipan calon mahasiswa baru di Universitas Negeri Lampung (Unila). Wakil Ketua Komisi I DPR Fraksi PDIP Utut Adianto turut diperiksa penyidik terkait dugaan penitipan calon mahasiswa baru.

      Solopos Hari Ini: Bebannya Besar Gajinya Kecil

      Masalah kesejahteraan guru termasuk kepastian status mereka sebagai aparatur sipil negara (ASN) masih membayangi peringatan Hari Guru Nasional tahun ini.

      Di Hadapan Relawan, Jokowi Singgung Pemimpin Rambut Putih yang Pikirkan Rakyat

      Di hadapan relawannya, Presiden Jokowi menyinggung soal pemimpin berambut putih yang memandakan pemimpin memikirkan rakyat.

      4 Alasan Bali Cocok Jadi Lokasi Event Internasional Menurut Pakar Wisata UNS

      Pakar Pariwisata Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Dr. Deria Adi Wijaya, S.ST.Par., membeberkan faktor-faktor yang membuat Bali cocok dijadikan lokasi acara tingkat internasional.