Bocah Umur 14 Tahun di Grobogan Jadi Korban Pencabulan Sejumlah Pria

Seorang bocah perempuan berusia 14 tahun di Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, menjadi korban pencabulan beberapa pria.

 Ilustrasi pencabulan. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pencabulan. (Freepik)

Solopos.com, PURWODADI — Seorang bocah perempuan berusia 14 tahun di Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah menjadi korban pencabulan beberapa pria.

Informasi yang dihimpun Kamis (11/8/2022), terungkapnya kasus pencabulan yang menimpa anak di bawah umur ini ini setelah ibu korban berinisial S melaporkan kejadian tersebut ke Polres Grobogan.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Ibu korban sebelum melapor ke kepolisian, sempat menanyakan ke anak perempuannya mengenai kebenaran informasi yang diperolehnya mengenai tindak pencabulan yang menimpa anaknya tersebut.

Yang mengejutkan, dari beberapa terduga pencabulan terhadap bocah perempuan berusia 14 tahun tersebut adalah ayah tiri korban sendiri.

Menurut S, kepada wartawan aksi pencabulan yang diduga dilakukan ayah tiri korban tersebut sudah dilakukan sejak bocah perempuan itu duduk di kelas IV SD.

Baca juga: Geger! Jasad Perempuan dalam Kardus Ditemukan di Mijen Demak

“Ketika ditanya, anak saya mengakui jika sudah (dicabuli) sejak kelas IV SD oleh ayah tirinya atau suami saya,” ujar S kepada wartawan.

Bahkan ibu korban semakin kaget mendengar pengakuan anak perempuannya tersebut, karena diduga pelaku pencabulan tidak hanya ayah tirinya.

Diduga pelaku pencabulan dilakukan juga oleh beberapa pria lainnya yang juga dikenal korban. Bahkan informasinya salah satu terduga pelaku adalah teman dekat korban.

Perbuatan pencabulan oleh terduga pelaku tersebut menurut pengakuan korban ke ibunya, dilakukan di salah satu kandang ayam milik warga di Tawangharjo.

Baca juga: Janjikan Menikah, Pemuda Grobogan Setubuhi Anak di Bawah Umur

Korban mengungkapkan aksi pencabulan oleh para terduga pelaku tersebut tidak bergiliran dalam satu waktu di satu tempat.

Namun beberapa korban melakukannya dalam tempo atau waktu berbeda. Pengakuan inilah yang membuat ibu korban kemudian melaporkan apa yang dialami anak perempuannya.

“Sudah saya laporkan mengenai kejadian yang menimpa anak perempuan saya ke Polres Grobogan, kira-kira satu bulan yang lalu,” jelas S.

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Brutal, Pemandu Karaoke Sunan Kuning Semarang Dikeroyok Rekan Seprofesi

      Aksi pengeroyokan dilakukan tiga pemandu karaoke atau PK Sunan Kuning Semarang terhadap satu rekan seprofesinya.

      Ternyata, Warga Argomulyo Salatiga Kesulitan Air Bersih Sejak Agustus

      Sejumlah warga di Kelurahan Randuacir, Kota Salatiga, mengeluhkan sulitnya mendapatkan kebutuhan air bersih sejak Agustus 2022 atau saat musim kemarau.

      Beli Jenglot Pakai Uang Palsu di Banjarnegara, Kakek asal Purworejo Ditangkap

      Seorang kakek asal Purworejo berniat membeli jimat berbentuk jenglot di Banjarnegara dengan menggunakan uang palsu.

      Gubernur Ganjar Terbitkan SE, Kepala Daerah di Jateng Harus Gunakan Aspal Buton

      Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menerbitkan SE yang meminta kepada kepala daerah di seluruh Jateng untuk menggunakan aspal Buton.

      Inspiratif, Pemuda Tuntang Semarang Bawa Kerajinan Eceng Gondok ke Pasar Eropa

      Kisah inspiratif datang dari pemuda asal Tuntang, Kabupaten Semarang, yang menyulap eceng gondok Rawa Pening menjadi kerajinan bernilai tinggi dan diminati pasar Eropa.

      Srintil Sang Primadona, Mahal dan Satu-Satunya di Dunia

      Srintil adalah nama tembakau khas dan satu-satunya di dunia yang berasal dari Temanggung yang harga per kilogramnya hampir setara dengan emas 24 karat.

      Sosok Moetiah Korban G30S/PKI Kebal Ditembak di Kuburan Massal Plumbon Semarang

      Cerita korban G30S/PKI, Moetiah, yang kebal saat ditembak dan dimasukkan hidup-hidup ke dalam kuburan massal di Plumbon, Semarang, Jawa Tengah.

      Bandara Ngloram Diminta Buka Penerbangan Komersial Lagi, Ini Kata Bupati Blora

      Bandara Ngloram di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), diminta untuk kembali melayani penerbangan komersial.

      Cuaca Ekstrem Landa Jateng dalam 3 Hari ke Depan

      BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Jateng akan mengalami cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi selama tiga hari ini.

      Kamp Plantungan Kendal: Dulu Penjara bagi Gerwani, Kini Pemandian Air Panas

      Pemandian air panas Tirta Assyifa di perbatasan Kabupaten Kendal dan Batang di Jawa Tengah menyimpan kepingan peristiwa tahun 1965, yakni terkait Kamp Plantungan.

      Jadi Tersangka Kasus Suap, Pengacara Semarang Ngaku Tak Kenal Hakim MA

      Pengacara Semarang, Yosep Parera, yang ditangkap KPK atas dugaan kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) mengaku tidak kenal dengan hakim agung.

      Kasus Pembunuhan PNS Semarang Belum Terungkap, 3 Saksi Minta Perlindungan LPSK

      LPSK mengungkap ada tiga saksi dalam kasus pembunuhan PNS Kota Semarang, Iwan Boedi, yang mengajukan permohonan perlindungan.

      Pengacara Semarang Tersangka Suap MA Beri Pernyataan Tertulis, Begini Isinya

      Pengacara asal Semarang, Yosep Parera, yang menjadi tersangka kasus dugaan suap hakim agung Mahkamah Agung (MA) memberikan pernyataan tertulis atas kasus yang tengah menjeratnya.

      Pandemi Melandai, Kunjungan Wisatawan Candi Borobudur Penuhi Target

      Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur pada tahun 2022 ini diklaim telah memenuhi target, yakni 1,2 juta orang.

      Kuburan Massal Terduga PKI di Grobogan, Lokasinya Ada di Hutan Gundih

      Kuburan massal yang dipercaya merupakan tempat pembantaian anggota PKI berada di Hutan Gundih, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.