Bocah Sukodono Sragen Meninggal Tenggelam Saat Bermain Di Kolam Ikan

Seorang bocah berusia satu tahun meninggal akibat tenggelam saat bermain di kolam ikan belakangnnya rumahnya di Sukodono, Sragen.

 Polisi melakukan olah TKP bocah yang meninggal di kolam ikan, Dukuh Harjo Sari RT 004 Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Sragen, Sabtu (30/4/2022) pukul 12.00 WIB. (Istimewa/Dokumentasi Polres Sragen)

SOLOPOS.COM - Polisi melakukan olah TKP bocah yang meninggal di kolam ikan, Dukuh Harjo Sari RT 004 Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Sragen, Sabtu (30/4/2022) pukul 12.00 WIB. (Istimewa/Dokumentasi Polres Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Seorang bocah meninggal dunia akibat tenggelam saat bermain di dalam kolam ikan di Dukuh Harjo Sari RT 004 Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Sragen, Sabtu (30/4/2022) pukul 12.00 WIB.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso menjelaskan korban yang baru berumur satu tahun itu berinisial AN. AN meninggal di kolam dengan kedalaman 40 sentimeter di belakang rumahnya.

PromosiSosok Low Profile di Balik Kesuksesan Nike sebagai Brand Olahraga Dunia

Kasi Humas Polres Sragen mengatakan kejadian bermula korban bermain di dekat kolam ikan tanpa pengawasan orang tuanya. Kemudian seorang saksi, Sujini, 59, mencari korban.

“Diketahui sudah tercebur ke kolam ikan dalam keadaan sudah meninggal dunia,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Solopos.com, Sabtu malam.

Menurutnya, Sujini meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi dan membawa bocah yang tenggelam itu ke Puskesmas Sukodon, Sragen. Selanjutnya setelah korban dinyatakan meninggal dunia lalu dibawa pulang.

Baca Juga: Diduga Linglung, Nenek-Nenek Ditemukan Meninggal Di Sumur Tanon Sragen

Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Sukodono. Suwarso mengatakan dari hasil pemeriksaan fisik tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut dan tidak menuntut kepada pihak mana pun.  Peristiwa itu dianggap sebagai musibah.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

+ PLUS Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Berita Terkini

Tugu Tapal Batas Keraton Surakarta di Cawas Klaten Tak Terawat, tapi...

Di Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah terdapat tugu tapal batas Keraton Surakarta.

Catat Jadwal Konser Andika Kangen Band di Sragen Biar Ga Ketinggalan

Pemkab Sragen memastikan konser musik Kangen Band dalam rangka hari jadi ke-276 Sragen akan terbuka untuk umum dan cuma-cuma.

Ini Deretan Wisata yang Dibangun Pemilik "Istana Negara" di Wonogiri

Pengusaha tajir asal Wonogiri, Suparno dikenal memiliki "Istana Negara". Selain bangunan unik itu, ternyata Suparno juga memiliki deretan objek wisata lainnya di Wonogiri.

Kenapa di Boyolali Banyak Terdapat Sapi? Ini Jawabannya

Kota Susu adalah julukan dari Kabupaten Boyolali yang lokasinya di kaki sebelah timur Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Kisah Wanita-Wanita Pemetik Daun Teh Kemuning, Upahnya Rp700 Per Kg

Sebagai besar buruh pemetik daun teh di Desa Kemunging, Ngargoyoso, Karanganyar adalah dari kalangan wanita dan berusia lanjut. Sehari rata-rata mereka memetik 25 kg daun teh.

2 Menteri Jokowi Ini Diam-Diam Telah Blusukan ke Klaten, Ada Apa Ya?

Sebanyak dua menteri di era Presiden Joko Widodo alias Jokowi diam-diam blusukan ke Klaten dalam waktu kurang dari satu pekan terakhir.

Sejarah Pabrik Teh Kemuning, Awalnya Didirikan 2 Warga Belanda

Pabrik teh pertama di Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar didirikan oleh dua bersaudara asal Belanda, Van Mander Voot. Dalam perjalanannya, pabrik dan perkebunan tehnya bergonta-ganti kepemilikan.

BPCB Jateng: Penjebolan Tembok Keraton Kartasura Masuk Tindak Pidana

Acara gelar perkara tersebut dihadiri oleh PPNS BPCB Jawa Tengah, Kepala BPCB Jawa Tengah dan Korwas Polda Jawa Tengah yang usai sekitar pukul 13.20 WIB.

Beda Cara Pengolahan, Beda Jenis Teh yang Dihasilkan

Ditentukan cara pengolahannya, teh secara umum dibagi menjadi empat jenis yakni teh hitam, teh hijau, teh oolong dan teh putih.

Petani Klaten Pernah Coba-Coba Tanam Kacang Hijau, Hasilnya Mengagetkan

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan swasembada kedelai pada 2026. Di sisi lain, Sejumlah petani masih menyimpan keresahan di tengah pemerintah menggenjot produktivitas kedelai.

Mbok Karti, Pelopor Penjual Teh Tradisional di Kemuning Ngasgoyoso

UMKM teh rumaha di Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, baru berkembang signifikan dalam 10 tahun terakhir. Usaha ini dipelopori seorang wanita yang dikenal dengan nama Mbok Karti.

Sempat Tutup 2 Tahun Saat Pandemi, Begini Kondisi Umbul Susuhan Klaten

Pengunjung di tempat pemandian Umbul Susuhan di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menurun drastis selama pandemi Covid-19.

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Pernikahan Adik Jokowi-Ketua MK, Ganjar Dapat Undangan? Ini Kata Rudy

Ketua DPC PDIP Solo, F. X. Hadi Rudyatmo, menyampaikan pendapat apakah Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, akan diundang saat pernikahan adik Presiden Jokowi-Ketua MK pada Kamis (26/5/2022).

Sampah Meluber di Tengah Jalan Usai CFD di Solo, Begini Respons DLH

DLH Kota Solo merespons keberadaan bak sampah plastik yang isinya meluber di tengah Jl. Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah seusai pelaksanaan Solo Car Free Day (CFD) pada Minggu (22/5/2022).