Petugas RSUD Sragen memeriksa jasad Alvino Kheyza Wibowo, 6, yang tenggelam di Sungai Maron, Nglorog, Sragen, Minggu (23/6/2019). (Istimewa/BPBD Sragen)

Solopos.com, SRAGEN -- Bocah 6 tahun asal Dusun Maron, Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Alvino Kheyza Wibowo, meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Maron, Kampung Maron, RT 002/RW 006, Kelurahan Nglorog, Sragen, Minggu (23/6/2019).

Informasi yang dihimpun Solopos.com menyebutkan saat kejadian sekitar pukul 10.45 WIB, Alvino bersama teman-temannya hendak memancing ikan di Sungai Maron. Saat berjalan di tepi sungai, anak pasangan Teguh, 47, dan Sri Rejeki, 45, itu tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke sungai.

Seketika teman-teman Alvino berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan anak-anak itu kemudian datang untuk memberi pertolongan. Namun, tubuh Alvino sudah tidak terlihat di permukaan sungai.

Warga sekitar berusaha mencari Alvino dengan peralatan seadanya. Mereka menyelami sungai untuk mencari tubuh Alvino. Setelah satu jam, Alvino baru bisa ditemukan.

Alvino yang sudah tidak bernyawa sempat dilarikan ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. “Sudah dicek oleh dokter [divisum], tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan. Orang tua yang datang ke RSUD dalam kondisi terguncang, kami lantas membawa jenazah ke rumah duka,” jelas Kapolsek Kota Sragen, Iptu Mashadi, kepada Solopos.com.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, mengatakan laporan adanya bocah tenggelam itu diterima pukul 11.49 WIB atau lebih dari satu jam setelah kejadian.

Beberapa saat kemudian, BPBD Sragen kembali mendapat laporan korban sudah ditemukan oleh warga sekitar. “Begitu mendapat informasi terkait penemuan korban, kami langsung TRC [Tim Reaksi Cepat] BPBD Sragen langsung meluncur ke RSUD Sragen untuk assessment,” jelas Sugeng Priyono.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: