Ilustrasi pencabulan (nirapadnews.com)

Solopos.com, SOLO — Pelajar SMP berusia 12 tahun di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) tepergok mencabuli pelajar kelas I SD berusia tujuh tahun di kebuh jagung, Minggu (20/10/2019).

Terduga pelaku dan korban merupakan teman sekampung di salah satu desa di Kecamatan Mojoanyar. Sekretaris Desa (Sekdes) tempat tinggal pelaku dan korban, Lidya, membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan ini.

"Iya benar sesuai dengan hasil konfirmasi saya ke Pak RT," kata Lidya seperti dilaporkan Detik.com, Jumat (1/11/2019).

Namun Lidya mengaku tak tahu persis kronologi pencabulan tersebut. Dia berdalih, keluarga korban tidak melaporkan kasus ini ke pemerintah desa setempat.

Pelajar SMP di Solo Dikeroyok dan Dipukuli Hingga Babak Belur

"Kejadiannya saya kurang paham karena tidak ada laporan ke desa. Langsung dilaporkan ke polisi," ujarnya.

Detik.com menyebut dugaan pencabulan ini terjadi pada Minggu (20/10/2019) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat korban bermain dengan teman-temannya, mengajaknya ke dalam kebun jagung. Di tempat itu, bocah SD tersebut itu diduga disodomi.

Kabar Terkini Penyidikan Kasus Teror Air Keras Novel Baswedan

Terduga pelaku mengulangi perbuatannya di hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB. Dia kembali menyeret korban yang sedang bermain ke kebun jagung. Namun, aksinya yang keduanya tepergok pemilik kebun.

Sontak saja aksi tak terpuji remaja berusia 12 tahun itu membuat gempar warga kampung. Keluarga korban memutuskan melaporkan kasus ini ke Polres Mojokerto.

Bos Persis Solo Dilaporkan ke Polisi

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan tersebut. Dia juga membenarkan korban dan terduga pelaku sama-sama masih di bawah umur.

"Iya benar sudah ada laporan ke kami, sedang kami selidiki," tandasnya.

Berita Pencabulan Lainnya

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten