Ilustrasi warga tewas tenggelam. (youtube.com)

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Anak balita asal Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung, Jawa Timur, Devinta Fatma Novitasari, 2, ditemukan tak bernyawa akibat tenggelam di sungai di belakang rumah. Korban diduga lepas dari pengawasan orang tua.

Kanit Reskrim Polsek Karangrejo Aiptu Mukadi mengatakan korban tenggelam sekitar pukul 11.00 WIB usai diajak nenek dan orang tuanya memanen kacang tanah.

"Awalnya itu, pukul 10.00 WIB korban diajak ibunya Susiatun dan neneknya Sumarti untuk panen kacang tanah di belakang rumah. Satu jam kemudian korban diajak untuk pulang," kata Mukadi, Kamis (27/6/2019).

Beberapa saat kemudian, korban justru tidak ada di rumah. Keluarga korban pun melakukan upaya pencarian di sekitar rumahnya. Keberadaan korban akhirnya diketahui setelah seorang tetangga mengaku sempat mendengar suara tangis bocah di belakang rumah.

"Kemudian warga langsung menyisir di belakang rumah korban hingga ke Sungai Klantur. Nah di sungai itulah korban ditemukan meninggal dunia dalam posisi mengapung," ujarnya.

Polisi menduga korban kembali ke ladang tanpa sepengetahuan orang tua maupun neneknya, hingga akhirnya bocah cilik itu terpeleset dan jatuh ke sungai.

"Di sungai itu ada semacam jurang sedalam dua meter, sedangkan sungainya sendiri kedalamannya sekitar satu meter. Kemungkinan dia terpeleset," imbuhnya.

Berdasarkan hasil visum dan penyelidikan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Korban dipastikan meninggal akibat tenggelam di sungai.

"Korban kami serahkan ke keluarga untuk dimakamkan," jelas Mukadi.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten