Tembok rumah Misjoko di Desa Pasembon, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, yang dibobol maling. (detik.com)

Solopos.com, PROBOLINGGO -- Nasib malang dialami Misjoko, warga Desa Pasembon, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo. Uang hasil penjualan 8 sapinya senilai Rp100 juta hilang setelah kawanan maling membobol rumahnya, Rabu (9/10/2019) dini hari.

Maling yang diduga berjumlah lebih dari dua orang itu juga menggasak dua unit ponsel korban.

Mengutip detik.com, Misjoko mengungkapkanpencurian itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat kejadian, ia mengaku terlelap tidur bersama istrinya.

Ia menambahkan kawanan pencuri masuk ke rumahnya dengan membobol 2 pintu belakang rumah. Mereka kemudian masuk ke ruang tengah mengambil tas yang tergantung di dinding tempat dua unit ponsel tersimpan.

Merasa kurang dengan hasil yang diperoleh, kawanan pencuri itu kemudian mencoba membuka pintu kamar belakang. Namun gagal lantaran pintu kamar terkunci. Tak kehabisan akal, kawanan pencuri itu keluar rumah lewat pintu belakang dan membobol tembok kamar belakang.

Kawanan pencuri tersebut diduga mengetahui korban menyimpan uangnya di sana. Aksi pencurian berjalan mulus. Mereka membawa kabur uang korban Rp100 juta.

"Pelaku sepertinya mengetahui kalau saya simpan uang di kamar. Makanya mereka membobol dinding belakang kamar. Dan saya tahunya rumah sudah kemalingan, saat hendak ambil wudu mau sholat subuh,"ungkap Misjoko.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kotaanyar, Aiptu Riyono, menyebut kawanan pelaku pencurian disinyalir merupakan spesialis pembobol rumah. Hal itu dibuktikan melalui cara korban masuk rumah yang lewat pintu belakang dengan cara membobol.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian peristiwa dan tengah menyelidiki kasus tersebut.

"Kami telah kumpulkan bukti-bukti dan memintai keterangan para saksi. Dugaan sementara, pelaku lebih dari 2 orang," jelasnya.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten