Tutup Iklan

Bobol Mobil Parkir di Ponorogo, Kaki 2 Pria Sumsel Ini Dibolong Polisi

Dua pelaku pembobolan mobil di Ponorogo asal Sumatra Selatan di tangkap polisi di Yogya dan ditembak kakinya karena berupaya melarikan diri.

 Polisi menggelar konferensi pers terkait pencurian dengan pemberatan di Ponorogo, Sabtu (18/9/2021). (Istimewa/Polres Ponorogo)

SOLOPOS.COM - Polisi menggelar konferensi pers terkait pencurian dengan pemberatan di Ponorogo, Sabtu (18/9/2021). (Istimewa/Polres Ponorogo)

Solopos.com, PONOROGO — Aparat Polres Ponorogo menangkap dua pria pencurian uang di dalam mobil yang sedang terparkir di depan toko di Ponorogo. Kedua pelaku bernama Hasan Basri, 31, dan Agus Yahya, 27. Keduanya merupakan warga Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan.

Kaki kedua pelaku tersebut dibolong alias ditembak polisi karena mencoba melarikan diri saat akan ditangkap. Sehingga kedua tersangka harus menggunakan kursi roda saat dihadirkan dalam konferensi pers pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan di Polres Ponorogo, Sabtu (18/9/2021).

Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, mengatakan peristiwa pencurian dengan pemberatan itu terjadi pada Jumat (20/8/2021) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban bersama istrinya sedang mengambil uang di Bank BNI Ponorogo.

Baca Juga: Asyik! Madiun Level 2, Gedung Bioskop Boleh Buka

Setelah mengambil uang, korban kemudian berbelanja di Mal Keraton Ponorogo untuk membeli baju. Korban kemudian pergi ke toko Sumber Makmur di Jl. Diponegoro untuk membeli alat tulis.

“Ketika korban berada di dalam toko terdengar suara alarm mobilnya berbunyi. Selanjutnya, dari dalam toko, korban melihat ada orang yang keluar dari dalam mobilnya kemudian berboncengan ke arah utara,” kata dia.

Mengetahui hal itu, korban langsung menuju mobilnya. Korban pun melihat dasbor mobilnya terbuka. Sedangkan pintu mobil sebelah kanan ditemukan rusak. Uang yang ada di dasbor senilai Rp24,9 juta pun raib digondol maling.

“Setelah melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan lebih lanjut, akhirnya petugas berhasil menangkap pelaku AY dan HB di Hotel Citra Indah Yogyakarta,” kata dia.

Baca Juga: Timbulkan Kerumunan, Polisi Bubarkan Acara Musik di Ponorogo

Dari pemeriksaan, kata Kapolres, kedua pelaku mengakui perbuatannya telah mengambil uang dari dalam mobil milik korban. Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti HP, kunci leter T, celana, dan sepatu yang digunakan saat pelaku melakukan aksi kejahatan.

Kedua pelaku akan dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.


Berita Terkait

Espos Plus

Pembahasan RUU PDP Belum Rampung, Kominfo Fokus Sosialisasi dan Edukasi

+ PLUS Pembahasan RUU PDP Belum Rampung, Kominfo Fokus Sosialisasi dan Edukasi

Progres terbaru dari pembahasan RUU PDP adalah pembahasan format lembaga pengawas yang akan bertanggung jawab menangani perkara perlindungan data pribadi hingga kini belum final.

Berita Terkini

Demi Ini, Korban Erupsi Semeru Jadi Penunjuk Jalan Tim Rescue

Kisah pria paruh baya yang disebut-sebut menjadi penunjuk jalan sukarela bagi tim rescue erupsi Gunung Semeru karena ingin mencari anaknya yang hilang saat bencana alam tersebut.

Alhamdulillah, Gaji Pekerja Upahan di Pasar Madiun Naik Rp200.000/Bulan

Para pekerja upahan di pasar tradisional di Kota Madiun mulai tahun depan akan mengantongi gaji Rp1,8 juta hingga Rp2 juta.

Bertambah, Korban Meninggal 35 Orang Akibat Erupsi Gunung Semeru

Korban meninggal akibat erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur bertambah menjadi 35 orang hingga Rabu (8/12/2021) pagi.

Viral Aksi Sukarelawan Tolong Seekor Bebek Terjebak Abu Vulkanik Semeru

Viral video beberapa orang sukarelawan menyelamatkan seekor bebek yang terjebak abu vulkanik dampak dari guguran awan panas Gunung Semeru.

Dampak Erupsi Semeru, 22 Orang Dilaporkan Masih Hilang

Sebanyak 22 orang dilaporkan masih hilang atau belum ditemukan akibat erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jatim, akhir pekan lalu.

Perbaikan LRT Jabodebek Tunggu Komponen dari Spanyol

Direktur Utama PT Industri Kereta Api (Inka), Budi Noviantoro, menyampaikan progres perbaikan kereta LRT Jabodebek sudah mencapai 60%.

Pejabat PDAM Jadi Tersangka Korupsi, Ini Komentar Wali Kota Madiun

Wali Kota Madiun, Maidi, mengaku sudah tiga kali membina pegawai PDAM Taman Tirta Sari Kota Madiun agar bertindak sesuai aturan.

5 Tempat Angker di Gunung Semeru, Penuh Misteri Lur

Gunung Semeru di wilayah Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, memiliki pesona keindahan sekaligus aura mistis yang kuat dan terkenal angker.

Gunung Semeru Meletus, 138 Kambing & 23 Sapi Mati

Ratusan ternak milik warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), dilaporkan mati.

Terbaru! Pejabat PDAM Madiun Jadi Tersangka Kasus Korupsi Honor THL

Tim penyidik Kejari Kota Madiun menetapkan Kabag Transmisi dan Distribusi PDAM Taman Tirta Sari, Sandi Kurnaryanto, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi honor THL.

Cek Dampak Erupsi Semeru, Jokowi Janji Segera Bangun 2.000 Rumah

Presiden Joko Widodo akrab disapa Jokowi akan membangun 2.000 unit rumah untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

Bertambah, Korban Meninggal Terdampak Erupsi Semeru Jadi 34 Orang

Korban meninggal terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur bertambah menjadi 34 orang hingga Selasa (7/12/2021) siang.

Ningsih Tinampi Ramalkan Gunung Semeru Meletus Sejak 2020

Ningsih Tinampi sempat meramalkan bencana alam berupa Gunung Semeru meletus pada 2020 lalu.

Produk Jamu Langsung Minum Laris, D’Jamoe Madiun Kembangkan Jamu Bubuk

Pemilik usaha D’Jamoe Madiun merambah produksi jamu kering atau bubuk instan setelah jamu tradisional siap minum laris di pasaran.

Viral! Polisi Terjang Banjir Demi Evakuasi Ibu-ibu di Sumenep Madura

Sebuah video memperlihatkan seorang polisi menerjang banjir untuk mengevakuasi warga di Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur, viral.

Pasar Sleko Madiun Hadir Punya Wajah Baru, Bikin Betah

Sebelum menata Pasar Sleko, Wali Kota Madiun mengajak para pedagang terbang ke Bali untuk belajar mengelola pasar dengan bersih.