BNPB: Banjir Bandang Sukabumi Hanyutkan 12 Rumah
Banjir bandang terjadi di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (21/9/2020) sore. (Bisnis-BPBD Sukabumi)

Solopos.com, JAKARTA — Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB memonitor 12 rumah hanyut saat banjir bandang terjadi di wilayah Kecamatan Cicurung, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (21/9/2020).

Perkembangan terkini pada pukul 20.30 WIB, seperti dikutip dari keterangan resmi BNPB, tercatat puluhan rumah lainnya terendam air bercampur lumpur. Selain itu, Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi juga melaporkan 85 rumah terendam dan satu unit mobil tersapu banjir bandang.

Sementara itu, beberapa wilayah di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat masih terdampak banjir bandang antara lain Desa Pasawahan (Kampung CIbuntu), Desa Cisaat (Kampung Cipari), Desa Mekarsari (Kampung Lio dan Nyangkowek), Desa Bangbayang (Perum Setia Budi).

Rayakan 12 Tahun Debut, IU Rekam 14 Jam Konser Mini

Sungai Citarik-Cipeuncit

BPBD Kabupaten Sukabumi pun telah menurunkan personel tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak. Sebelumnya diberitakan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Citarik-Cipeuncit, Senin (21/9), pukul 17.10 WIB, memicu kejadian ini.

Saat ini pihak BPBD Kabupaten Sukabumi masih melakukan pendataan kerugian materiil di lapangan. Kemudian, sampai berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.

Perhatikan Cara Cek IMEI Ini, Vital Saat Beli Ponsel Baru!

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan wilayah Jawa Barat berpotensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang hingga dua hari ke depan atau pada 22-23 September 2020.

Khusus 22 September 2020, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah dengan kondisi serupa antara lain Riau, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, dan Papua.

Sedangkan pada 23 September 2020, peringatan dini cuaca yang sama ditujukan untuk wilayah wilayah Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku dan Papua.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Sumber: Bisnis



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom