BNN Jateng Ungkap Napi LP Pati Kendalikan Jaringan Sabu-Sabu

Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah mengungkap adanya jaringan pengedar sabu-sabu yang dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakat (LP) Pati. Keberadaan komplotan kriminal itu diungkap setelah BNN Jateng menangkap dua anggota jaringan pengedar sabu-sabu tersebut di Semarang.

BNN Jateng Ungkap Napi LP Pati Kendalikan Jaringan Sabu-Sabu

SOLOPOS.COM - Kepala BNN Jateng Brigjen Pol M.Nur menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan narkotika yang dikendalikan napi LP Pati di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/4/2019). (Antara-BNN Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah mengungkap adanya jaringan pengedar sabu-sabu yang dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakat (LP) Pati. Keberadaan komplotan kriminal itu diungkap setelah BNN Jateng menangkap dua anggota jaringan pengedar sabu-sabu tersebut di Semarang.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol.M.Nur mengatakan kedua orang itu ditangkap saat bertransaksi dengan barang bukti yang sudah diamankan berupa 100 gram sabu-sabu. Pengungkapan kasus itu bermula ketika BNN memperoleh informasi tentang adanya transaksi yang akan dilakukan di sekitar Stasiun Tawang Semarang.

Dari penindakan itu, petugas menangkap dua pelaku ketika sedang bertransaksi. Kedua orang tersebut masing-masing Yusak, 39, warga Tegal dan Afrika Paluvi, 21, warga Jepara. "Dari kedua pelaku diamankan sebuah kotak berisi sabu-sabu seberat 100 gram," katanya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/4/2019).

Yusak merupakan penumpang kereta api jurusan Tegal-Semarang yang baru saja turun di Stasiun Tawang untuk mengambil paket sabu-sabu tersebut. Dari keterangan tersangka Afrika, sabu-sabu tersebut dikirim atas perintah dari seorang napi bernama Nurkhan, penghuni LP Pati. Nurkhan menjalani hukuman selama empat tahun dan delapan bulan di LP Pati atas kasus penyalahgunaan narkotika.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Diguncang Polemik TWK, KPK OTT Bupati Nganjuk

Di tengah hiruk pikuk polemik Tes Wawasan Kebangsaan, Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan atau OTT Bupati Nganjuk.

Bermula dari Kelas Orgasme, Warga Kanada Dideportasi

Gara-gara kelas orgasme, seorang WNA asal Kanada bernama Christopher Kyle Martin dideportasi, Minggu (9/5/2021) pukul 15.20 WITA.

Menhan Pertanyakan Kejujuran Penyingkap Mafia Alutsista

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mempertanyakan kejujuran pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie yang menyingkap mafia alutsista.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Senin 10 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Senin, 10 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga Abaikan Larangan Mudik, Ini Pemicunya Menurut MPR...

Kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pelarangan mudik dinilai berkurang, karena menurut kalangan MPR dipicunya sikap pemerintah sendiri.

Puluhan Warga Tukringin Keracunan, Wabup Karanganyar Datangi Puskesmas Karangpandan

Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto mendatangi Puskesmas Karangpandan untuk mengecek kondisi puluhan warga yang keracunan.

Beredar, Surat Penonaktifan 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK

Beredar surat yang seolah-olahan bocoran surat penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan.

4 Zodiak Ini Konon Pendengar Terbaik

Kebanyakan orang belakangan hari ini tidak benar-benar memiliki kebiasaan sebagai pendengar yang baik, kecuali beberapa zodiak.

Apa Akibatnya Jika Tak Ikuti Aturan Baru Privasi Whatsapp?

Aplikasi perpesan anlintas platform, Whatsapp, melakukan pembaruan kebijakan privasi yang harus segera dipatuhi pengguna.

Diduga Keracunan Takjil, Puluhan Warga Tukringin Karangpandan Karanganyar Dilarikan Ke RS

Sekitar 55 warga dari dua RT di wilayah Tukringin, Desa Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, mendadak sakit diduga karena keracunan makanan.

Mantap! Belanja di Pasar Tradisional di Solo Kini Bisa Bayar Nontunai

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo melanjutkan program digitalisasi pasar dengan sistem jual beli nontunai. Sebelumnya, digitalisasi diawali pembayaran retribusi nontunai.

Tak Henti Jubir Jelaskan Bipang Ambawang Presiden

Juru bicara presiden, Fadjroel Rachman, tak henti menjelaskan perkataan Presiden Jokowi perihal bipang Ambawang yang bikin heboh masyarakat.