Ilustrasi Teller BNI Syariah melayani nasabah. (Bisnis-Dwi Prasetya)

Solopos.com, SEMARANG — Sebagai salah satu proyek prioritas, pengembangan Kawasan Industri Brebes (KIB) memiki daya tarik yang sangat kuat bagi para pelaku usaha, tak terkecuali perbankan.

PT BNI Syariah, Rabu (11/12/2019), membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) di Brebes. KCP Brebes merupakan perluasan KCP dari BNI Syariah Kantor Cabang (KC) Pekalongan yang sudah beroperasi sejak tahun 2000.

Bupati Brebes Idza Priyanti dalam sambutanya menyampaikan dukungannya atas kehadiran BNI Syariah di Kabupaten Brebes. BNI Syariah juga menjadi solusi alternatif bagi masyarakat Brebes yang membutuhkan akses permodalan syariah, transaksi ZISWAF, ataupun jasa lainya.

“Pelayanan ini yang tentunya dapat membantu percepatan ekonomi masyarakat,” paparnya dalam siaran resmi yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) di Kota Semarang, jawa Tengah, Jumat (13/12/2019).

Idza menuturkan BNI Syariah KCP Brebes diharapkan memberikan layanan syariah yang terbaik bagi masyarakat serta dapat secepatnya bersinergi dengan seluruh stakeholders yang ada di Kabupaten Brebes.

Pimpinan Wilayah Barat BNI Syariah Dede Darmawan menyampaikan perbankan syariah harus bisa diakses hingga masyarakat sub-urban, sehingga aktivitas ekonomi bisa bergerak cepat.

Dalam kesempatan tersebut diberikan bantuan kegiatan dan beasiswa bagi Santri Imam Syafi'i Brebes sebesar Rp10 juta dan Pondok Pesantren Assalafiyah Brebes sebesar Rp20 juta.

Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan OJK Tegal Ludi Arlianto, Pemimpin Bank Indonesia Tegal Taufik Amrozy, dan sejumlah kepala organisasi prangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Brebes.

Seperti diketahui, untuk mendukung pengembangan Kawasan Industri Brebes (KIB), DPRD Brebes menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Brebes 2019-2039. Perda tersebut ditetapkan lewat sidang paripurna pada 1 Desember 2019.

Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo ada tiga proyek super prioritas di Jawa Tengah untuk memacu perekonomian, yakni Kawasan Candi Borobudur, Kawasan Industri (KI) Kendal, yang nantinya menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan KIB.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Bisnis


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten