BNI Ajak 4.300 Orang Makan Gudeg Bersama
Ribuan warga bersama sama mengangkat kotak yang berisi nasi gudeg pada Pesta Kuliner Pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia ? Indonesia (MURI) dengan kategori Pemrakarsa dan Penyelenggara Sajian Gudeg Terbanyak sajian BUMN Hadir untuk Negeri dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke 72 oleh Bank BNI di Alun-alun Utara Yogyakarta, Minggu (13/8). Selain pemercahan rekor MURI juga diramaikan dengan jalan sehat, sembako murah. (HArian JOgja/Gigih M. Hanafi)

Sebanyak 4.300 orang memecahkan rekor makan gudeg yang diselenggarakan PT Bank Negara Indonesia (BNI) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Republik Indonesia

Solopos.com, JOGJA-Sebanyak 4.300 orang memecahkan rekor makan gudeg yang diselenggarakan PT Bank Negara Indonesia (BNI) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Republik Indonesia, Minggu (13/8/2017). Acara ini juga menjadi komitmen BNI, sebagai salah satu BUMN dalam misinya untuk selalu hadir di seluruh negeri.

Dimeriahkan dengan jalan sehat, aneka perlombaan khas 17an hingga bazaar UMKM di Alun-alun Utara, ribuan orang memadati acara bertajuk Pesta Rakyat Istimewa. Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengharapkan BNI dapat selalu turut berpartisipasi dan selalu melakukan komunikasi dengan Pemda.

"Harapan saya, BNI dapat selalu berpartisipasi entah dalam kredit komersial, CSR maupun aktivitas lainnya yang memungkinkan bekerjasama dengan pemda. Di antaranya dalam memberikan fasilitas kemudahan publik," ujar Sultan.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menambahkan acara ini digelar di 34 provinsi di Indonesia. Tujuannya, untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa BUMN selalu hadir di seluruh negeri. Hal ini dilakukan agar masyarakat di setiap daerah dapat mengenal BUMN.

Achmad mengatakan Jogja juga merupakan kota yang spesial, sehingga acara ini dilakukan dengan pemecahan rekor MURI makan gudeg oleh 4.000 orang. "BNI didirikan pertama kali di Kota Jogja. Makanya kami memilih gudeg, karena ini makanan khas Kota Jogja," ujar Achmad.

Selain itu, setiap masakan tradisional, termasuk Gudeg telah memberikan kontribusi terhadap ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Pasalnya, potensi kuliner ini dibuat dengan bahan-bahan lokal, serta sangat minim penggunaan bahan baku impor.

Selain acara tersebut, BNI juga menggelar pasar murah dengan menyediakan 1.000 paket sembako senilai Rp140.000 per paketnya. Achmad menambahkan ada empat rangkaian acara yang digelar BNI mewakili BUMN.

"Kami berharap di usia ke 72, kesejahteraan masyarakat Indonesia dapat semakin meningkat. Karena kesejahteraan masyarakat adalah prioritas bagi kami," jelas Achmad.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho