Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Herizal menyampaikan paparan saat sosialisasi agroklimat bagi petani di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/11/2019). (Antara-I.C. Senjaya)

Solopos.com, UNGARAN — Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Herizal, Jumat (15/11/2019), tampil dalam sosialisasi agroklimat bagi petani di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Informasi iklim diangap manjur membantu peningkatan produktivitas pertanian.

BMKG menilai informasi tentang iklim yang dihasilkan lembaga ini bisa membantu meningkatkan produksi sekaligus meminimalkan potensi kerugian sektor pertanian. “Informasi tentang iklim ini harus tersosialisasikan hingga level daerah,” kata Herizal saat Sosialisasi Agroklimat yang diikuti para petani di wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat.

Menurut dia, dalam pertanian terdapat tiga komponen penting yang mendukung keberhasilan sektor tersebut. Ketiga komponen itu masing-masing bibit, lahan, serta iklim. “Bibit dan lahan sudah bisa kita kendalikan penggunaannya. Hanya iklim yang kita belum memperoleh izin untuk mengendalikannya,” katanya.

Seiring dengan perkembangan waktu, kata dia, iklim semakin sulit diprediksi. Anomali iklim, lanjut dia, juga telah menjadi permasalahan global. Namun dengan pengetahuan dan instrumen yang makin bertambah, menurut dia, kondisi tersebut bisa diantisipasi jauh-jauh hari.

“Tiga komponen utama pertanian harus bisa berjalan bersama untuk menentukan strategi tanam,” katanya. Ia lalu mencontohkan jika pada satu periode akan terjadi curah hujan yang tinggi ataupun pendek maka petani bisa menentukan jenis bibit yang cocok untuk ditanam.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten