BMKG Prakirakan Hujan Lebat Sepekan ke Depan, Daerah Rawan Bencana Wajib Waspada!
Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara), Setyoajie Prayoedhie. (Antara-Wuryanti)

Semarangpos.com, BANJARNEGARA — Stasiun Geofisika Banjarnegara melansir prakiraan cuaca yang menyebutkan bahwa hujan lebat akan medera wilayah setempat sepekan ke depan. Karena itu, masyarakat di daerah rawan bencana diminta lebih waspada.

"Pada dasarian tiga tanggal, 21 hingga 31 Januari 2019, seluruh wilayah Kabupaten Banjarnegara berpeluang terjadi curah  hujan dengan kriteria tinggi 151 mm-300 mm,"  kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie,  di Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (23/1/2019).

Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan mengalami peningkatan dibandingkan dasarian pertama dan dasarian kedua tahun ini, sebesar 101 mm 150 mm. Untuk itu, dia mengklaim pihaknya telah menyosialisasikan hal tersebut kepada para pemangku kepentingan yang ada di Banjarnegara.

Dia menjelaskan peningkatan curah hujan dikhawatirkan meningkatkan potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, hingga puting beliung. "Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak panik namun harus selalu waspada terhadap terjadinya bencana hidrometeorologis seperti banjir, tanah longsor, dan juga puting beliung," katanya.

Dia menjelaskan berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terpantau masih terdapat aliran massa udara basah dari Samudera Hindia yang masuk ke sejumlah wilayah di Tanah Air termasuk di Jawa Tengah. Bersamaan dengan itu, masih kuatnya Monsun dingin Asia beserta hangatnya suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia menyebabkan tingkat penguapan dan pertumbuhan awan cukup tinggi.

"Dari pantuan pergerakan angin, BMKG mendeteksi adanya daerah pertemuan angin yang konsisten dalam beberapa hari terakhir memanjang dari wilayah Sumaera bagian Selatan, Laut Jawa, Jawa Timur, Bali, hingga NTB dan NTT," katanya.

Karena itu BMKG mengingatkan bahwa kewaspadaan masyarakat diperlukan sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana. "Terlebih lagi sejumlah wilayah di Banjarnegara merupakan wilayah rawan bencana tanah longsor sehingga perlu kesiapsiagaan masyarakat," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom