Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhi. (Antara-Wuryanti Puspitasari)

Solopos.com, BANJARNEGARA — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banjarnegara memprakirakan ancaman hujan lebat disertai angin kencang di kawasan sekitar bakal berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Masyarakat diminta mewaspadai dampaknya.

“Warga Banjarnegara dan kabupaten lain di sekitarnya seperti Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Pemalang, agar mewaspadai hujan lebat yang terkadang disertai angin kencang hingga beberapa hari ke depan,” kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhi di Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (8/12/2019).

Dia menjelaskan curah hujan di wilayah Banjarnegara dan kabupaten lain di sekitarnya akan terus mengalami peningkatan mendekati bulan Januari 2020. “Puncak musim hujan di wilayah Banjarnegara dan sekitarnya akan berlangsung pada bulan Januari hingga Februari tahun 2020 mendatang,” katanya.

BMKG, menurut dia, sudah mendapat laporan mengenai kejadian hujan lebat yang disertai angin kencang di wilayah Banyumas pada Sabtu (7/122019) yang menyebabkan tumbangnya pohon-pohon pelindung jalan.

“Untuk itu kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan karena hujan lebat terkadang disertai petir dan angin kencang,” katanya.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Banyumas, Ariono Poerwanto, hujan lebat yang disertai angin kencang pada Sabtu lalu telah mengakibatkan setidaknya delapan pohon tumbang.

Kepala Pusat Mitigasi Bencana LPPM Universitas Jenderal Soedirman, Endang Hilmi, mengingatkan pentingnya pemangkasan berkala ranting-ranting pohon perindang di tepi jalan untuk mengurangi risiko bencana selama musim penghujan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten