Blusukan Online Ke Kratonan, Cawali Solo Gibran Diminta Perhatikan Guru TK
Blusukan online cawali Solo, Gibran Rakabuming Raka, di Kratonan, Serengan, Solo, Jumat (23/10/2020) sore. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO -- Calon wali kota atau cawali Solo pada Pilkada 2020, Gibran Rakabuming Raka, mengadakan blusukan online ke sejumlah wilayah.

Salah satunya ke Kratonan di mana ia diminta memberikan perhatian kepada guru taman kanak-kanak (TK) bila kelak jadi Wali Kota Solo. Sebab, keberadaan guru TK dinilai berperan penting dalam mendidik dan mencerdaskan generasi penerus bangsa.

“Mereka kan pendidik anak usia dini, masa emasnya anak-anak. Jadi mohon agar diperhatikan,” tutur Suwarno kepada Gibran saat kegiatan blusukan online di RT 005/RW 004 Kratonan, Serengan, Solo, Jumat (23/10/2020) sore.

Bajo Klaim 90% Warga Solo Nyatakan Siap Dukung Mereka Pada Pilkada 2020

Mendapat aspirasi itu dalam blusukan online tersebut, Cawali Solo Gibran pun menyatakan siap menindaklanjutinya. “Nggih, Pak, ini menjadi catatan tersendiri untuk saya,” jawabnya.

Warga lainnya mengeluhkan ihwal kesulitan mengakses bantuan modal UMKM. Kesulitan akses bantuan modal disampaikan Slamet, penjual usus goreng. Juga Joko Marmanto dan Ari Sulastri, pengrajin ukir logam.

Ada juga Sri Maestuti Rahayu, pedagang kelontong dan lontong sayur. Mereka ingin meminta tambahan modal usaha.

17 Keluarga Di Nusukan Solo Karantina Mandiri, Warga Bantu Suplai Logistik

Terkait keluhan itu, Cawali Solo Gibran dalam blusukan tersebut mengakui ada bantuan modal stimulan UMKM dari Kementeran Koperasi dan UKM senilai Rp2,4 juta. Warga yang menginginkan bantuan itu ia sarankan melengkapi berkas persyaratannya.

Setelah berkas lengkap warga harus mengajukan permohonan bantuan tersebut melalui mekanisme sesuai ketentuan.

“Kalau berkas sudah lengkap silakan ajukan. Bila syarat-syaratnya sudah memenuhi insya Allah ACC. Tapi untuk bantuan-bantuan lainnya dari pemerintah sudah dapat belum? Seperti PKH atau BST,” sambungnya.

Warga Wonogiri Ditemukan Meninggal Di Hotel Wilayah Keprabon Solo

Sunday Market Manahan

Sehari setelahnya, Sabtu (24/10/2020), Cawali Solo Gibran bertemu eks pedagang Sunday Market Manahan, Roni dan Doni, warga Tipes, lewat blusukan online.

Dua orang itu meminta agar Gibran membuka kembali Sunday Market Manahan. Sejak tidak boleh berjualan dalam kawasan Sunday Market mereka berjualan masker keliling untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kalau bisa mohon buka lagi. Dulu kami banyak menggantungkan hidup dari sana,” urai Doni.

2 Pedagang dan 1 Petugas Kebersihan Positif Covid-19, Pasar Harjodaksino Solo Ditutup Lagi

Mendapat keluhan lewat blusukan tersebut, Cawali Solo Gibran menyatakan Sunday Market dan Night Market Ngarsopuro ditiadakan karena kondisi pandemi Covid-19.

Putra sulung Presiden Jokowi itu mengaku sudah bertemu dengan Paguyuban Sunday Market. Ke depan, ia melanjutkan nasib pedagang dua pasar itu bisa dibicarakan kembali.

“Semoga nanti ada solusi. Saya juga tahu perputaran uang di sana sangat tinggi,” tutur pengusaha kuliner berbagai brand itu.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom