BKIPM Semarang Dorong Percepat Ekspor Perikanan
Nelayan Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jateng menunjukkan rajungan hasil tangkapan di laut, Sabtu (29/9/2018). (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Semarangpos.com, SEMARANG — Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang berkomitmen mempercepat ekspor berbagai komoditas perikanan dari Provinsi Jawa Tengah ke luar negeri.

"Untuk percepatan ekspor komoditas perikanan, kami berkoordinasi dengan stakeholder di Jateng untuk mengantisipasi kendala-kendala yang timbul berkaitan dengan terbitnya Keputusan Menteri Keuangan Nomor 2844 Tahun 2018," kata Kepala BKIPM Semarang Raden Gatot Perdana di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (28/12/2018).

Ia berharap dengan koordinasi tersebut, maka bisa dilakukan juga langkah-langkah preventif dan sinkronisasi, baik itu dari sisi teknis maupun administrasi. Dengan demikian, ekspor komoditas perikanan di Jateng diharapkan bisa berjalan lancar serta tidak ada kendala di lapangan.

"Komoditas perikanan mempunyai prospek yang baik untuk diekspor dan kami bersama stakeholder berupaya keras memberikan pelayanan untuk bisa terus meningkatkan ekspor di Jateng dan memberi kontribusi terhadap perekonomian masyarakat," ujarnya.

Ia menyebutkan nilai ekspor komoditas perikanan di Jateng pada periode Januari hingga November 2018 mencapai Rp4,7 triliun. Menurut dia, pencapaian tersebut mengalami peningkatan sebesar 59% jika dibandingkan nilai ekspor komoditas perikanan pada 2017 yang nilainya hanya Rp2,9 triliun.

Komoditas perikanan yang diekspor ke beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jepang, dan China tersebut didominasi rajungan dengan persentase 37,5%, udang 17,7%, cumi-cumi 10%, surimi 8,5%, serta lobster 3,2%.

Ia mengakui peningkatan nilai ekspor komoditas perikanan Jateng tersebut berkat peran serta semua komponen terkait, baik dari sisi pemerintahan maupun swasta yang sama-sama mendukung ekspor. "BKIPM Semarang berharap capaian nilai ekspor komoditas perikanan di Jateng terus meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat," katanya.  

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom