ilustrasi pesawat terbang (space.com)

Bisnis penerbangan jelang Lebaran semakin meningkat dengan semakin banyaknya masyarakat memburu tiket pesawat.

Solopos.com, SOLO — Sejumlah maskapai mulai mengajukan penambahan extra flight atau penambahan jadwal untuk melayani pemudik saat Lebaran nanti. Pengajuan ini dilakukan karena tingginya animo masyarakat.

Manager Operasi dan Teknik PT Angkasar Pura (AP) I Bandara Adi Soemarmo, Yaka Sulistya Wijanarka, menyampaikan ada tiga maskapai yang mengajukan penambahan jadwal, yakni Garuda Indonesia, Citilink, dan Lion Air. Dia mengungkapkan penambahan ini masih memungkinkan dilakukan dari dari kapasitas 150 penerbangan dalam sehari baru dimanfaatkan untuk 17 penerbangan.

Menurut dia, maskapai lain masih ada kemungkinan mengajukan penambahan karena pengajuan izin slot time atau jadwal bisa diajukan dua hari menjelang operasinal. “Lebaran biasanya penumpang naik karena banyaknya pemudik. Kami prediksi tahun ini akan ada kenaikan penumpang 16%-18% jika dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu,” ungkap Yaka saat dihubungi solopos.com, Senin (23/5/2016).

Dia mengatakan meski di Solo dan sekitarnya masih kental dengan tradisi nyadran. Namun peningkatan jumlah penumpang untuk memperingati acara tersebut tidak banyak karena sebelumnya ada libur panjang sehingga jarang yang akan kembali pulang.

General Manager (GM) Garuda Indonesia Branch Office Solo, Mochamad Firman, menyampaikan meski sudah memiliki lima jadwal dalam sehari tapi tetap mengajukan penambahan jadwal atau mengganti pesawat dengan dari jenis nero body menjadi wide body atau pesawat berbadan besar untuk melayani penumpang pada Lebaran kali ini. Hal ini karena berhubungan dengan ketersediaan armada.

Hal tersebut karena saat Lebaran, penerbangan ke sejumlah wilayah biasanya ramai sehingga semua mengajukan penambahan jadwal untuk melayani permintaan. Dia menyampaikan jadwal yang paling banyak diminati adalah pagi dan siang.

“Permintaan tiket untuk Lebaran sangat tinggi, pada 1-3 Juni dari Jakarta dah ludes sedangkan yang dari Solo ke Jakarta untuk keberangakatan 8-10 Juni juga sudah habis. Mendekati Lebaran, permintaan akan semakin tinggi sehingga dibutuhkan tambahan jadwal atau mengganti pesawat dengan yang lebih besar supaya bisa mengangkut penumpang lebih banyak,” ujarnya secara terpisah.

Sales Representatif Citilink Solo, Cahyo Katon, mengatakan meski sudah ada tiga penerbangan dalam sehari tapi penambahan jadwal masih diperlukan karena permintaan masyarakat tinggi. Apalagi saat ini Bandara Halim Perdana Kusuma menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat ke Jakarta karena lokasinya yang strategis.

“Penjualan tiket untuk peak season saat arus mudik dan balik Lebaran sudah mencapai 80%-90%. Permintaan ini akan terus meningkat karena membeli tiket semakin mudah dan jalur darat yang macet,” kata dia.

Dia mengungkapkan penjualan tiket Lebaran ini mulai tinggi sejak sebulan lalu. Sementara itu, jumlah penambahan jadwal yang akan dilakukan masih menunggu keputusan dari kantor pusat. Hal ini karena menyesuaikan dengan armada yang dimiliki mengingat 36 pesawat yang dimiliki semuanya telah dioperasikan.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten