Tutup Iklan

Bisnis Kian Lesu, 80 Taksi Solo Diubah Jadi Mobil Pribadi

Transportasi Solo Dinas Perhubungan (Dishub) Solo selama Juni 2017 hingga pertengahan September 2018 ini menerima sedikitnya 80 permohonan rekomendasi perubahan status kendaraan angkutan umum taksi (pelat kuning) menjadi kendaraan pribadi (pelat hitam).

Bisnis Kian Lesu, 80 Taksi Solo Diubah Jadi Mobil Pribadi

SOLOPOS.COM - ilustrasi taksi. (Solopos-Dok)

<p><strong>Solopos.com, SOLO</strong> -- Dinas Perhubungan (Dishub) Solo selama Juni 2017 hingga pertengahan September 2018 ini menerima sedikitnya 80 permohonan rekomendasi perubahan status kendaraan <a href="http://soloraya.solopos.com/read/20180404/489/908090/transportasi-solo-pengemudi-taksi-online-uber-berbondong-bondong-daftar-grab" title="TRANSPORTASI SOLO : Pengemudi Taksi Online Uber Berbondong-Bondong Daftar Grab">angkutan umum taksi</a> (pelat kuning) menjadi kendaraan pribadi (pelat hitam).</p><p>Kasi Angkutan Orang Dishub Solo, Dwi Sugiyarso, menduga banyaknya permohonan perubahan status pelat kuning taksi menjadi pelat hitam disebabkan bisnis layanan taksi di Kota Bengawan yang terus turun.</p><p>Bisnis layanan taksi reguler terkikis layanan taksi online. Dia meyakini kondisi serupa juga terjadi di banyak kota lain di Indonesia yang ada layanan <a href="http://soloraya.solopos.com/read/20180502/489/913828/transportasi-solo-taksi-tak-bisa-lagi-mangkal-sembarangan" title="Transportasi Solo: Taksi Tak Bisa Lagi Mangkal Sembarangan!">taksi online.</a></p><p>Dwi menuturkan Dishub tak berhak menolak penerbitan surat rekomendasi perubahan status pelat kuning menjadi pelat hitam apabila manajemen perusahaan taksi telah melengkapi semua persyaratan.</p><p>"Saya rasa penyebabnya memang bisnis taksi reguler yang sudah menurun pendapatannya atau omzetnya. Manajemen atau perusahaan akhirnya mengajukan permohonan perubahan status pelat kuning menjadi pelat hitam ke Kantor Samsat," kata Dwi saat diwawancarai <em>Solopos.com</em>, Jumat (14/9/2018).</p><p>Dishub tak berkepentingan lagi terhadap operasional mobil taksi yang telah diubah menjadi pelat hitam. Menurut dia, manajemen perusahan taksi reguler bebas memanfaatkan mobil tersebut.</p><p>Mobil taksi yang telah diubah menjadi kendaraan pelat hitam boleh saja dijual atau bahkan dipakai untuk operasional taksi online. Yang jelas, kata Dwi, jumlah layanan taksi reguler di Solo otomatis berkurang seiring dengan keputusan manajemen perusahan taksi yang mengubah status sebagian armada mobil taksi mereka menjadi kendaraan bukan umum.</p><p>"Perubahan status pelat kuning menjadi pelat hitam harus atas sepengetahuan manajamen <a href="http://soloraya.solopos.com/read/20180331/489/907179/transportasi-solo-ada-tambahan-kuota-taksi-pelat-kuning-pengemudi-taksi-online-tak-peduli" title="TRANSPORTASI SOLO: Ada Tambahan Kuota Taksi Pelat Kuning, Pengemudi Taksi Online Tak Peduli">perusahaan taksi.</a> Tidak bisa pengajuan atas nama pribadi sopir atau siapa pun. Semua yang datang ke kantor Dishub untuk mengurus surat rekomendasi perubahan status pelat kuning menjadi pelat hitam mesti membawa surat pelepasan dari badan usaha atau perusahaan," jelas Dwi.</p><p>Dwi menyebut hampir semua perusahaan taksi di Solo mengajukan permohonan surat rekomendasi perubahan status pelat kuning menjadi pelat hitam, mulai dari Gelora Taksi, Solo Central Taksi, Mahkota Taksi, hingga Kosti.</p><p>Dia enggan membeberkan secara detail jumlah mobil yang telah diajukan masing-masing perusahaan taksi untuk diubah menjadi pelat hitam.</p><p>"Sementara kami melihat layanan taksi di Solo masih aman. Artinya, pengajuan perubahan status taksi pelat kuning menjadi pelat hitam oleh beberapa perusahan taksi reguler belum begitu mempengaruhi ketersediaan layanan taksi di Solo. Apalagi kami belum lama ini juga baru menerima pengajuan izin operasional resmi taksi online dari koperasi TRS [Trans Roda Sejati], meski jumlahnya belum seberapa," ujar Dwi.</p><p>Dwi memastikan siapa saja boleh mengajukan izin operasional taksi baru di Solo. Apalagi jumlahnya sekarang berkurang karena beberapa perusahaan taksi mengubah status taksi pelat kuning menjadi kendaraan pribadi.</p><p>Yang jelas Dishub akan membatasi kuota layanan taksi di Kota Bengawan hanya 800 unit. Dia tak menampik krisis yang dihadapi perusahan taksi reguler sekarang bisa dilihat juga dari proses peremajaan mobil taksi.</p><p>Menurut Dwi, sejak pertengahan 2017 hingga sekarang baru Kosti yang melakukan peremajaan beberapa mobil taksi mereka. Sementara perusahaan taksi lain belum mengganti mobil lama dengan mobil baru.</p><p>"Baru kosti yang mengajukan peremajaan. Umur taksi kan maksimal 10 tahun. Dulu usia mobil baru 6 tahun sampai 7 tahun, sudah banyak yang diremajakan. Tapi sekarang banyak mobil taksi yang sudah 7 tahun dipakai tapi belum diremajakan. Peremajaan ini penting untuk meningkatkan kenyaman bagi para penumpang," jelah Dwi.</p><p>General Manager (GM) PT Gelora Taksi, Taka Ditya, mengatakan akibat jumlah taksi online yang tak dibatasi seperti sekarang, omzet pengemudi maupun pengusaha taksi reguler menurun. Dia tak memungkiri penurunan omzet tersebut pada ujungnya memaksa pengusaha taksi mengurangi armada mereka.</p><p>Penurunan omzet juga menghambat proses peremajaan taksi. Pengusaha taksi terpaksa terus memanfaatkan armada lama karena tak mampu menyediakan kendaraan baru.</p><p>Maka dari itu pada akhirnya, kata Taka, masyarakat juga yang dirugikan atas kebijakan pemerintah yang tak bisa membendung jumlah layanan taksi online.</p><p><br /><br /></p>

Berita Terkait

Berita Terkini

Akhirnya, Semua Korban Perahu Terbalik di Kedungombo Boyolali Ditemukan

Semua atau sembilan korban tenggelam perahu terbalik di Kedungombo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, akhirnya berhasil ditemukan.

Ini Akibat Langgar Prokes, Restoran di Madiun Digeruduk Satgas Covid-19

Salah satu restoran di Kota Madiun ditegur Satgas Covid-19 lantara menerima tamu lebih dari 50% kapasitas yang diperbolehkan.

Barcelona Juara Liga Champions Wanita Seusai Hancurkan Chelsea 4 Gol Tanpa Balas

Barcelona tampil cemerlang saat mengalahkan Chelsea 4-0 untuk memenangkan trofi Liga Champions Wanita pertama mereka dalam sejarah klub pada Senin (17/5/2021) dini hari WIB.

Solopos Hari Ini: Fatal di Tengah Wabah

Koran Solopos Hari Ini edisi Senin (17/5/2021) mengulas tentang fatal di tengah wabah terkait musibah perahu terbalik di Kedungombo, Boyolali.

Uji Coba PTM Tahap III Jenjang SMA/SMK di Wonogiri Masih Tanda Tanya

Setelah tahap II selesai, belum ada keputusan kapan uji coba pembelajaran tatap muka atau PTM tahap III SMA/SMK di Wonogiri bakal dimulai.

Ditemukan, Jasad Anak Balita 1,5 Tahun Korban Perahu Terbalik Kedungombo Boyolali

Petugas gabungan di Kedungombo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, kembali menemukan satu korban terbaliknya perahu di lokasi tersebut.

20 Warga Sekampung di Sumber Solo Positif Covid-19, 1 Orang Dirawat di RS

Satu dari 20 warga sekampung di wilayah Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, yang positif Covid-19 dirawat di rumah sakit karena bergejala.

AC Milan Gagal Kunci Tiket Liga Champions Seusai Diimbangi Cagliari

Cagliari menggagalkan upaya AC Milan mengunci tiket Liga Champion seusai menahan lawannya itu dengan skor 0-0 dalam laga pekan ke-36 Liga Italia.

Belajar Dari Kasus WKO, Perahu Wisata Rawa Jombor Klaten Dilarang Angkut Penumpang Lebihi Kapasitas!

Pengelola perahu wisata di Rawa Jombor, Klaten, diminta tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas.

Tundukkan Bilbao, Real Madrid Tetap Berjuang hingga Pekan Terakhir

Real Madrid menang 1-0 di kandang Athletic Bilbao di San Mames, Minggu (16/5/2021) malam waktu setempat. Namun Real Madrid harus tetap berjuang hingga pekan terakhir kompetisi

2 Korban Perahu Terbalik Kedungombo Belum Ketemu, Pencarian Lanjut Pakai Drone Bawah Air

Dua korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, yang belum ketemu akan dicari pakai drone robotic underwater atau drone bawah air.

Indonesia, Malaysia, dan Brunei Kutuk Agresi Israel ke Palestina

Keterangan tertulis pernyataan bersama tiga negara itu diunggah oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui akun twitternya, Minggu (16/5/2021).