Bisnis Karangan Bunga Solo Banjir Order Sepekan Terakhir: Lembur Lagi, Pegawai Senang...
Salah satu karangan bunga ucapan selamat untuk Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakoso, dikerjakan di Rumah Kembang Pawiroredjo, Solo, Kamis (25/2/2021). (Solopos/Farida Trisnaningtyas)

Solopos.com, SOLO -- Bisnis pembuatan karangan bunga Kota Solo kebanjiran order sejak sepekan menjelang pelantikan kepala daerah wilayah Soloraya.

Sesuai rencana para kepala daerah terpilih dari daerah penyelenggara Pilkada 2020 termasuk anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, akan dilantik pada Jumat (26/2/2021).

Pesanan karangan bunga ucapan selamat untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo baru tersebut banyak dari partai politik maupun tokoh-tokoh masyarakat.

Baca Juga: 4 Tahun Single, Bupati Klaten Sri Mulyani Akhirnya Punya Pendamping

Pemilik Rumah Kembang Puspawira, Bayu Aji, mengatakan belasan pesanan karangan bunga ucapan selamat untuk Wali Kota Solo masuk sejak pekan lalu. Mereka yang order dari Solo dan sekitarnya, sementara dari luar kota cenderung pesan dadakan saat hari H.

“Banyak dari partai [pesanannya], seperti dari PSI [Partai Solidaritas Indonesia] dan PDIP [Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan]. Ada pula dari anggota DPRD Solo,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Bayu menjelaskan karangan bunga yang paling banyak dipesan yakni untuk harga Rp500.000-Rp750.000. Sebagian besar order tersebut sudah jadi dan dikirim ke Kantor DPRD Solo, tempat pelantikan berlangsung

Baca Juga: Vaksinasi Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Akhir Pekan Ini Dibuka Wali Kota Baru

Menambah Stok

Pemilik toko karangan bunga di Solo itu mengaku sudah melakukan persiapan dengan menambah stok bunga dan hiasannya jauh-jauh hari. Mulai dari bunga segar, bunga hias, papan karangan, hingga stereofoam.

Bunga segar banyak didatangkan dari Bandungan, Semarang, dan Malang. Menurutnya, pelaku bisnis karangan bunga sepertinya paham akan momentum dan agenda besar, salah satunya pelantikan pejabat seperti Wali Kota.

“Pesan dadakan enggak masalah. Armada untuk kirim juga siap. Ini pesanan baru masih masuk lagi. Kalau hari normal apalagi pandemi begini paling hitungan jari ordernya. Event wedding kan berkurang drastis, jadi paling pembukaan toko, ucapan selamat atau duka cita,” imbuhnya.

Baca Juga: Mau Lapor SPT Tahunan Online? Ini Link Kantor KPP Pratama Wilayah Jateng II

Hal serupa diungkapkan pemilik Rumah Kembang Pawiroredjo, Dwi Santo. Menurutnya, pesanan karangan bunga di tokonya mencapai puluhan sejak beberapa pekan lalu. Selain itu, order karangan bunga yang sudah ada dan jadi dikirim ke Kantor DPRD Solo dan Balai Kota Solo.

Tak bisa dimungkiri, pandemi Covid-19 berdampak besar pada bisnisnya. Dwi mengaku terpaksa memberlakukan sif masuk bagi karyawannya lantaran sepi order. Total jumlah karyawan ada 10 orang. Ia tetap menggaji mereka meski tidak penuh.

Pesan Melalui Telepon

“Pesanan karangan bunga untuk Mas Gibran sudah sejak pekan lalu, dari partai [PAN, PKS, PDIP]. Harga karangan bunga yang paling laris Rp500.000-Rp1 jutaan. Order masih ada yang masuk lagi,” paparnya.

Baca Juga: Disebut Angker, Gibran Cerita Pengalaman Tinggal Di Loji Gandrung Solo

Dwi membeberkan pelanggan dari luar kota, banyak pesan melalui telepon Whatsapp. Nantinya pembayaran via transfer. Sedangkan sebagai bukti, pemilik toko di Solo itu akan memotret karangan bunga sesuai pesanan yang telah jadi sampai diantar ke tempat tujuan.

Selain itu, pesanan ucapan selamat untuk pelantikan pejabat tak hanya datang dari Solo, tetapi juga kabupaten lain seperti Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali. Hal ini lantaran berbagai daerah tersebut juga memiliki kepala daerah baru seperti Solo.

“Setelah ini selesai [karangan bunga untuk Wali Kota Solo], saya kerjakan dari Sukoharjo, Klaten, dan Sragen. Tahun ini pesanan sudah mulai banyak. Ada lembur lagi, pegawai ya senang,” jelasnya.



Berita Terkini Lainnya








Kolom