Biro Wisata di Solo Mulai Jualan Tiket Perjalanan, Tapi Tak Berani Lakukan Ini
Ilustrasi aktivitas biro perjalanan wisata (Dok. Solopos.com)

Solopos.com, SOLO -- Biro perjalanan wisata di Solo dan sekitarnya mulai menjual tiket maskapai penerbangan. Hal itu seiring mulai adanya permintaan dari konsumen.

Sebelumnya, bisnis perjalanan wisata terpukul telak akibat pandemi Covid-19. Pengelola biro perjalanan wisata di Solo mencatat mulai banyak pelanggan yang booking tiket pesawat seiring dibukanya kembali rute penerbangan domestik maupun internasional.

Pemilik Biro Wisata Batari Tour and Travel Solo, Mirza Ananda, mengatakan biro wisatanya sudah banyak melayani pemesanan tiket pesawat terbang sejak awal Juni. Namun, dia belum berani membuka tur/perjalanan wisata.

Bareng UMKM, Pertamina Salurkan Bright Gas Rp2,455 Miliar di Boyolali

“Kami masih menunggu standar operasional prosedur dari pihak-pihak terkait. Saat ini untuk pariwisata yang sudah ada pedomannya baru perhotelan, sementara bagi biro wisata belum ada,” kata dia saat ditemui wartawan di Solo, Senin (29/6/2020).

Wakil Ketua Asita Solo ini menyebut ada peningkatan pemesanan tiket saat ini. Kenaikannya sekitar 30 persen dibandingkan selama masa pembatasan sosial dua bulan lalu, April-Mei 2020.

Kendati demikian, kenaikan permintaan tiket perjalanan ini tak terlalu signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Terdampak Isu Rasisme, Apa Kabar Emiten Perusahaan Kosmetik?

Pembatalan Tanpa Refund Uang

Mirza juga memberitahu pelanggan atau konsumennya terkait syarat dan ketentuan untuk bisa terbang seperti rapid test. Selain itu, konsekuensi yang harus ditanggung calon penumpang jika mereka batal terbang dengan tidak ada refund dalam bentuk uang.

Maskapai memberlakukan pengembalian dana dalam berbentuk voucher. Kebanyakan pelanggan yang memesan tiket ke biro wisata di Solo itu dengan tujuan pekerjaan.

Sementara itu, di kantor biro tersebut, Mirza menerapkan protokol kesehatan. Ada beberapa peralatan yang disiapkan seperti membuat pembatas mika untuk kursi driver. Selain itu, penyediaan health kit berisi hand sanitizer, masker, hingga penyemprotan disinfektan.

Duh, Lapangan di Sragen Ini Jadi Lokasi Transaksi Pil Koplo

“Semuanya sudah punya slogan new normal, tapi pariwisata sendiri belum punya SOP. Kami memilih menunggu. Memang sudah ada yang pesan tur wisata, tapi kami sifatnya menampung dulu, belum berani membuka,” imbuhnya.

Pemilik Biro Wisata Zas Holiday, Dyah Ratna Heryati, membenarkan sudah ada pergerakan pemesanan tiket pesawat terbang. Akan tetapi, kenaikan pemesanan di biro wisata di Solo ini masih tipis yakni hanya 10 persen dibandingkan saat dua bulan pandemi.

Pemesanan tiket juga jauh lebih rendah dibandingkan waktu yang sama tahun lalu. “Kebanyakan rute ke Jakarta. Mereka rata-rata melakukan perjalanan untuk bekerja. Misalnya, aparat kepolisian ataupun TNI yang hendak dinas ke luar kota,” papar pemilik Kedai Kopi Lawe ini.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho