Bioskop Sukoharjo Sudah Kembali Buka, Ini Syarat bagi Pengunjung

Bioskop di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, sudah mulai buka, Kamis (16/9/2021), menyusul turunnya level PPKM dan zona risiko Covid-19.

 Ilustrasi bioskop (Pictagram)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bioskop (Pictagram)

Solopos.com, SUKOHARJO — Bioskop di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, kembali beroperasi seiring turunnya status penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level 4 ke Level 3. Tingkat risiko persebaran Covid-19 Sukoharjo juga sudah turun dari sedang atau zona oranye turun risiko rendah atau zona kuning.

Namun demikian ada beberapa ketentuan yang harus dipahami pengelola maupun pengunjung bioskop. Hanya pengunjung dengan kategori hijau atau pengunjung yang sudah menjalani vaksinasi dosis lengkap yang boleh masuk ke bioskop.

Selain itu, jumlah pengunjung dibatasi maksimal 50 persen dari total kapasitas tempat duduk. Bagi pengunjung berusia di bawah 12 tahun dilarang masuk ke bioskop. Pengunjung juga dilarang makan dan minum.

Sebagai informasi, beragam pelonggaran aktivitas usaha dan perdagangan dilakukan pemerintah guna mempercepat pemulihan ekonomi daerah. Pemkab Sukoharjo telah melonggarkan aktivitas di mal dan pusat perbelanjaan sejak akhir Agustus.

Baca Juga: Dukung Penanganan Covid-19, Telkomsel Serahkan Alat Kesehatan ke Grup 2 Kopassus

Kini, para pencinta film layar lebar kembali dimanjakan setelah bioskop diizinkan kembali beroperasi. Beleid tersebut tertuang dalam Instruksi Bupati (Inbup) Sukoharjo No 13/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3. Dalam aturan tersebut, karyawan dan pengunjung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai skrining aktivitas masyarakat di ruang publik.

Persiapan Lokasi

“Kami telah melakukan berbagai persiapan mulai dari penyemprotan disinfektan hingga memasang tanda jaga jarak di kursi pengunjung selama beberapa hari terakhir. Bioskop mulai beroperasi pada hari ini [Kamis],” kata Public Relation The Park Mall Solo Baru, Christina Tri Mawarti, saat dihubungi Solopos.com, Kamis (16/9/2021).

Penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat untuk mencegah munculnya klaster baru persebaran Covid-19 yang berasal dari bioskop atau mal di Sukoharjo. “Kami tak ingin muncul klaster baru Covid-19. Pada hari pertama bioskop beroperasi kondisinya masih sepi. Jumlah pengunjung bisa dihitung jari karena masih ada pembatasan jumlah pengunjung mal,” ujarnya.

Baca Juga: Keren, 4 Pemuda Sukoharjo Wakili Jateng di Ajang Esport PON Papua 2021

Sejatinya, lanjut Christin, manajemen XXI The Park Mall Solo Baru telah melakukan uji coba pembukaan bioskop pada April lalu. Kala itu, petugas Satpol PP Sukoharjo juga mengecek persiapan uji coba pembukaan bioskop.

Lantaran kasus Covid-19 melonjak tajam pada pertengahan Juni, bisokop kembali ditutup selama penerapan PPKM Darurat. Ia berharap pembukaan kembali mal dan bisokop di kawasan Solo Baru, Sukoharjo mampu menjaga sendi perekonomian daerah agar terus berdenyut di tengah pandemi Covid-19.

Aplikasi PeduliLindungi

Terlebih, kawasan Solo Baru merupakan pusat bisnis terbesar di Soloraya. “Saya yakin tingkat kunjungan mal dan bioskop naik secara perlahan-lahan. Apalagi jika vaksinasi Covid-19 telah mencapai herd immunity. Jumlah pengunjung bakal lebih banyak,” paparnya.

Baca Juga: Ditawari Rusunawa, Sekeluarga Tidur Di Kolong Meja Wedangan Kartasura Menolak

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Sukoharjo, Iwan Setiyono, meminta pengelola bioskop memerketat penerapan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan Covid-19.

Pelonggaran aktivitas usaha dan perdagangan harus dibarengi dengan edukasi dan pemahaman masyarakat terutama penggunaan aplikasi PeduliLindungi di ruang publik. Mantan Camat Mojolaban itu menyampaikan aplikasi tersebut juga mulai diterapkan di swalayan dan pusat perbelanjaan.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Buktinya, tak sedikit masyarakat yang baru mengunduh aplikasi saat hendak masuk swalayan,” katanya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Partai Gerindra Jateng Deklarasikan Prabowo Capres 2024

Acara deklarasi dipimpin Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wahid, diikuti para pengurus DPC Partai Gerindra se Jateng.

Pengusaha Warung Apung Rawa Jombor Klaten Usul Dapat Ruang 1,5 Hektare

Usulan itu disampaikan setelah mereka mendapatkan sinyal jika warung apung dan pemancingan masih bisa beraktivitas di badan waduk waktu penataan dan revitalisasi Rawa Jombor yang mulai bergulir.

Dari Ponpes Al Qohar Klaten, Tas Kanvas Melalang Buana hingga Eropa

Khusnul mulai serius menjadikan hobi menjahitnya menjadi ladang usaha membikin tas pada 2011 lalu sembari membantu mengelola ponpes.

Bu Bupati, Car Free Day Sukoharjo Kapan Dibuka?

Penyelenggaraan CFD masih menunggu rekomendasi atau izin dari Ketua Satgas Covid-19 Sukoharjo atau Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Vaksinasi Pelajar Usia di Atas 12 Tahun di Solo Selesai

Pemkot Solo belum mendapatkan petunjuk soal vaksinasi untuk pelajar di bawah usia 12 tahun.

Kadisdik Solo: Pulang Sekolah Siswa Harus Langsung Pulang

Kepala Disdik Solo Etty Retnowati mengatakan temuan siswa yang terpapar Covid-19 tak selamanya bernilai negatif.

Jumlah Ponpes di Klaten Terus Meningkat, Kini Mencapai 100-an

Pengembangan sistem pendidikan di ponpes membuat banyak warga memilih memondokkan anak mereka.

Selvi Ananda Saat Ditanya Soal Penata Busana Pribadi: Emang Saya Artis?

Selvi mengatakan selama ini menata sendiri semua kebutuhan busananya, dan ia menyiapkannya sehari sebelum acara.

2 Wanita Solo Ngaku Tertipu Lelang Arisan Online Ratusan Juta Rupiah

Stelah mengikuti lelang arisan online tersebut selama 10 bulan, mereka tidak menerima uang hasil lelang arisan seperti yang sudah dijanjikan.

Lega, Hasil Tracing Belasan Murid dan Guru SMPN 4 Solo Negatif Covid-19

Disinggung kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang akan diambil usai hasil tracing tersebut, pihak SMPN 4 Solo masih menanti arahan Disdik.

Khawatir Klaster Baru, Bupati Cabut Izin Acara Konferwil IPPAT Jateng

Pemkab Sukoharjo mencabut izin penyelenggaraan Konferwil IPPAT Jateng karena dinilai melanggar aturan terkait jumlah peserta acara dan khawatir menimbulkan klaster baru Covid-19.

Lacak Kontak Erat, Guru dan Murid SMPN 8 dan SMPN 4 Solo Di-Swab PCR

Pada Jumat (22/10/2021), sekitar 310 siswa plus guru di SMPN 8 Solo menjalani tes swab PCR sebagai tindak lanjut munculnya 11 kasus positif dalam tes acak di sekolah tersebut,

Baru 2 Hari Polres Karanganyar Gelar Doa Bersama, Ada Kecelakaan Lagi

Satlantas Polres Karaganyar pada Rabu (22/10/2021) menggelar doa bersama memohon agar tidak ada lagi kecelakaan. Hanya dua hari berselang, terjadi lagi kecelakaan.

Boyolali Kirim 5 Atlet ke Peparnas Papua XVI

 Para atlet dari Boyolali ini akan bertanding untuk cabang olahraga tenis meja, bulu tangkis, menembak, dan atletik.

Go Global, Kuliner Khas Solo Disiapkan dalam Kemasan Kaleng

Dengan kemasan kaleng, makanan bisa dibawa ke luar kota untuk oleh-oleh atau dijual ke pusat perbelanjaan luar negeri.

Kecelakaan Lagi, 1 Jam Terjadi 2 Tabrakan di Jalur Solo-Tawangmangu

Dua kecelakaan tunggal terjadi dalam tempo satu jam di Karanganyar. Untungnya tak ada korban jiwa dalam dua kecelakaan tersebut.