SOLOPOS.COM - Pemain Arema Cronus, Gonzales, dikerubuti warga Klaten seusai bertanding di turnamen tarkam. JIBI/Imam Yuda Saputra

Bintang ISL main tarkam kini sedang menjadi tren. Terakhir Gonzales dkk bikin heboh warga Klaten.

Solopos.com, KLATEN — “Gonzales ternyata kaya nang tv [Gonzales ternyata seperti yang terlihat di tv],” canda Suyati, salah satu warga Sajen, Trucuk, Klaten, saat menyaksikan kehadiran striker Arema Cronus dan Timnas Indonesia, Cristian “El Loco” Gonzales di Lapangan Sajen, Trucuk, Klaten, Minggu (25/10/2015).

Promosi Enjoy the Game, Garuda! Australia Bisa Dilewati

Suyati memang pantas takjub dengan Gonzales. Maklum selama ini ia memang tidak pernah menyakiskan penampilan Gonzales secara langsung.

Selain tidak adanya klub Indonesia Super League (ISL) di wilayahnya, lokasi daerahnya yang jauh dari stadion besar juga menjadi kendala ia tidak bisa menyaksikan penampilan El Loco secara langsung.

Namun, Suyati tidak sendiri. Hampir mayoritas warga sekitar juga belum pernah menyaksikan penampilan El Loco beserta para pemain ISL lainnya yang hadir di Klaten.

Oleh karenanya tak heran jika kedatangan El Loco beserta para pemain ISL lainnya disambut dengan sorak sorai warga yang menyaksikan jalannya pertandingan. Bahkan sebelum kick off, penonton yang jumlahnya mencapai ribuan itu sudah berjejal di pinggir lapangan.

Tak jarang panitia pelaksana pertandingan (panpel) pun harus bekerja keras untuk mengamankan mereka. Bahkan saat jeda, petugas keamanan pun turut bekerja ekstra keras karena para penonton rela masuk ke tengah lapangan untuk sek*dar berfoto dengan Gonzales maupun para pemain ISL lainnya, seperti T.A. Musafri (Sriwijaya FC), Nova Ariyanto (Persipasi Bandung Raya), hingga Agung Prasetyo (kiper Persis Solo).

“Baru kali ini saya bisa menonton Gonzales. Tentu senang dia bisa hadir. Inginnya dia bisa datang lagi ke sini,” ujar salah satu penonton, Sofi, saat bebincang dengan Espos di sela-sela pertandingan.

El Loco hadir ke Lapangan Sajen guna memperkuat Putra Jati FC. Namun, ia bukan pemain Arema seorang yang didatangkan Putra Jati karena ada juga Juan Revi dan juga Alfarizi.

Sementara sang lawan, Kembar Football Club (KFC), juga turut menghadirkan para pemain bintang, seperti Nova Arianto, T. A. Musafri hingga gelandang Persiba Balikpapan, Ridwan Awalludin.

Ketua penpel setempat, Dita Yudha Randitia, mengatakan khusus partai final pihaknya mengundang 10 pemain jebolan Indonesia Super League (ISL). Keputusan itu dilakukan untuk lebih menyemarakan turnamen di wilayah selatan Kabupaten Klaten itu.

“Antusiasme penonton sejak awal luar biasa. Ya kehadiran pemain bintang jadi hiburan tersendiri bagi masyarakat,” ungkap Dita.

Turnamen ini akhirnya dimenangkan oleh Putra Jati FC dengan keunggulan dua gol tanpa balas. Dua gol Putra Jati FC masing-masing dilesakkan oleh El Loco melalui tendangan bebas dan penyerang Persis, Bayu Nugroho, pada babak kedua. (Imam Yuda Saputra/JIBI/Solopos)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya