Bima Sakti Dilirik Persiba Balikpapan
Bima Sakti (Twitter-@PSSI)

Solopos.com, BALIKPAPAN — Bima Sakti tampaknya tak akan lama menganggur setelah didepak Timnas Indonesia November 2018 lalu. Klub di kampung halamannya, Persiba Balikpapan, dikabarkan siap menerima dengan tangan terbuka pelatih 42 tahun itu. Bima Sakti diharapkan mampu membawa Beruang Madu, julukan Persiba, promosi ke Liga 1 musim 2020.

Dilansir Antara, Kamis (13/12/2018), Bima dikabarkan telah bertemu dengan manajemen baru Persiba di bawah Walik Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Pelatih yang menangani Timnas di Piala AFF 2018 lalu ini pun membenarkan telah berjumpa dengan manajemen Persiba. Namun dia belum mau memaparkan hasil pertemuannya tersebut. “Nanti dikabari,” ujar Bima Sakti sambil tersenyum.

Bima memang bercita-cita kembali ke Balikpapan dan melatih klub kampung halamannya itu. Pada musim 2016, dia pernah membela Beruang Madu sebagai pemain merangkap asisten pelatih. Saat itu dia mendampingi pelatih asal Brasil, Jaino Matos, sebelum didapuk sebagai asisten pelatih Timnas dengan pelatih kepala Luis Milla.

Sumber di internal Persiba menyebutkan Bima menjadi salah satu kandidat pelatih mereka musim depan. Selain itu, Bima juga dipersiapkan menjadi asisten pelatih, jika Persiba berhasil menggaet Alfredo Angel Viera yang musim lalu menangani Persebaya Surabaya dan Sriwijaya FC.

Selain Bima dan Viera, Persiba tengah mendekati pelatih asal Inggris, Peter Butler, pelatih asal Inggris yang sudah berpengalaman di sepak bola Indonesia dan Malaysia. Butler bukan sosok yang asing bagi Persiba karena pernah menangani tim itu pada musim 2006-2008.

Sementara itu, bos Persiba Rahmad Masud menyatakan pihaknya bertekad mengembalikan Beruang Madu ke Liga 1 pada musim 2020 mendatang. Untuk itu, Persiba harus meraih minimal juara ketiga Liga 2 2019. “Tekad saya memang mengembalikan Persiba ke Liga 1, ke level tertinggi sepak bola nasional,” kata Rahmad yang juga dikenal sebagai pengusaha sukses.

Rahmad mengelola Persiba lewat perusahaan keluarga yang bergerak di bidang perkapalan dan transportasi bahan bakar minyak dan gas. Sebagai langkah awal, ia menyiapkan dana Rp15 miliar untuk menggerakkan klub membeli pemain, merekrut pelatih, dan mengarungi kompetisi Liga 2. Manajemen baru Persiba juga akan membenahi sisi bisnis klub tersebut.

Persiba turun ke Liga 2 setelah berada di posisi 17 Liga 1 pada musim 2017. Musim lalu, mereka gagal melaju ke babak 8 besar setelah hanya menduduki posisi kedelapan klasemen wilayah timur. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom