Bilik Sterilisasi Corona Bikinan Posyantek Serengan Solo Siap Diproduksi Massal
Warga berada di delam bilik sterilisasi Konter Sehat saat diuji coba oleh Posyantek Cipta Karya Serengan di Jl. Kedempel, Danukusuman, Serengan, Solo, Senin (23/3/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Cipta Karya di Kecamatan Serengan, Solo, siap memproduksi massal bilik sterilisasi untuk pencegahan corona bikinan mereka.

Posyantek Cipta Karya Serengan memiliki dua prototipe mesin bilik sterilisasi corona. Dua alat itu masing-masing Portal Disinfectant Otomatis dan Konter Sehat tengah diusulkan diproduksi massal untuk mengatasi penyebaran virus corona di Solo.

Pantauan Solopos.com, Senin (23/3/2020), dua alat diuji coba untuk menyemprotkan air dengan tenaga akumulator untuk menggerakkan pompa submersible. Kendaraan yang melewati portal akan diterima sensor yang merespons dengan menyemprotkan cairan.

Heboh ODP Corona Jalan-Jalan di Singosaren Solo, Begini Cerita Lengkapnya

Sementara bilik sterilisasi bekerja ketika seorang masuk ke dalam ruangan. Mesin akan bekerja selama tiga menit untuk menyemprotkan cairan sebanyak satu liter.

Seluruh badan orang yang masuk bilik diklaim bebas kuman setelah keluar ruangan.

Anggota Posyantek Cipta Karya Kecamatan Serengan, Aris Joko Saraswo, menjelaskan ide awal pembuatan bilik sterilisasi bermula dari alat serupa di Vietnam dan alat yang akan pakai Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akhir pekan lalu.

Video Penjemputan Paksa ODP Corona Diduga di Colomadu Karanganyar Hoaks

Cipta Karya memproduksi dua alat tersebut Sabtu pekan lalu sebagai upaya membantu pemerintah menghentikan penyebaran virus corona.

“Kami akan menyampaikan prototipe kepada Wali Kota Solo siang ini [Senin, 23/3/2020]. Kami menunggu perintah bila akan diproduksi massal. Kami bisa memproduksi massal 10 rangkaian hingga 20 rangkaian per hari. Alat bisa dipasang pada area publik seperti pintu pasar dan akses jalan,” katanya.

Alat Yang Diciptakan Berbiaya Rendah

Dia menjelaskan alat tersebut memiliki kelebihan untuk mensterilkan seluruh bagian luar manusia dan kendaraan yang melintas. Satu alat yang diproduksi menghabiskan dana sekitar Rp2 juta.

Video Penjemputan ODP Corona Sebut Nama Gandekan Beredar Di Solo, Ternyata..

Ketua Posyantek Cipta Karya Kecamatan Serengan, Harjendro, mengatakan Posyantek bertugas menciptakan peralatan yang berguna bagi masyarakat di bawah kewenangan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Barang yang diciptakan berbiaya rendah yang dapat diproduksi untuk masyarakat. "Kami pernah memproduksi Sapu Jagat. Alat penyapu Juara III tingkat nasional tahun lalu,” ungkapnya.

Ketua RT 001/RW 011 Danukusuman, Sony Setiyawan, mengapresiasi Posyantek Cipta Karya yang telah memproduksi prototipe. Ia berharap alat tersebut dapat diproduksi untuk meredam kekhawatiran warga mengenai pandemi corona.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho