Bikin Terharu! Bocah Asal Bantul Ini Cari Rongsoka untuk Biaya Ibunya Berobat

Kisah inspiratif kali ini tentang seorang bocah di Bantul yang mengumpulkan barang rongsokan untuk membantu biaya ibunya berobat.

 Bocah pencari barang bekas di Bantul,(Tiktok/@putra151rengga)

SOLOPOS.COM - Bocah pencari barang bekas di Bantul,(Tiktok/@putra151rengga)

Solopos.com, BANTUL — Video bocah yang sedang mencari barang bekas di tempat sampah sebuah minimarket menjadi perhatian netizen. Bocah yang baru sekolah di bangku IV SD (Sekolah Dasar) ini harus merelakan masa bermainnya untuk mencari uang.

Video yang diunggah pengguna akun @putra151rengga di Tiktok, Senin (19/7/2021) itu menunjukkan bocah berkaus biru tanpa alas kaki mengais-ngais sampah. Dia kemudian berjalan ke lemari es untuk mengambil air mineral dan tersenyum ke orang yang merekamnya.

Baca Juga: Viral Bakul Bawang di Pasar Mirip Sule, Netizen Salfok

“Semangat terus Anu,” keterangan pada video itu.

Menurut keterangan dalam video, bocah itu diketahui berasal dari Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dia bekerja mencari barang bekas seperti botol dan kardus sejak kelas I SD. Dia harus bekerja untuk membantu biaya berobat ibunya yang sedang sakit. Ironisnya, dia malah sering mendapatkan ejekan dan bully-an teman-temannya di sekolah.

Bocah yang biasa dipanggil Anu itu mencari barang rosok di sekitar Jl Parangtritis tiap malam. Pengunggah video juga berpesan kepada netizen yang ingin membantu dapat menemukannya saat dia keliling mencari rosok.

Baca Juga: Viral, Pedagang Wedang Ronde di Solo Ini Mirip Jackie Chan

Video bocah yang mencari rongsok untuk membantu berobat ibunya tersebut hingga Kamis, (29/7/2021) mendapatkan ribuan penonton, ratusan tanda like, dan puluhan komentar netizen.

Netizen pun berkomentar bocah yang mengenakan jersey tim sepak bola tersebut akan mendapatkan bantuan dari PSIS Semarang. “Berhubung Anu mengenakan jersey PSIS, kemungkinan nanti Anu akan mendapatkan bantuan dari PSIS, supporter, dan sponsornnya mas, saat ini sedang menunggu,” komentar pengguna akun @lavendriap.

Beberapa netizen menanyakan waktu Anu yang keliling mencari barang bekas. “Maaf mas, biasanya dia muter nyari kayak gitu jam berapa mas? di daerah mana?,” tulis pengguna akun @panggilakulalak.

Baca Juga: Viral! Penyanyi Dangdut Cantik Boyolali Banting Setir Jadi Petani

Netizen juga berinisiatif untuk membuka donasi untuk meringkan beban bocah asal Bantul itu. “Ayo bantu open donasi,”komentar pengguna akun @martharisza_.

@putra151rengaSemngat terus “anu“ ??? original sound – Mino-chan

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Jelang Uji Coba PTM, Vaksinasi Pelajar SMP Terus Dikebut

Vaksinasi pelajar adalah salah satu upaya Pemkab Bantul untuk mendukung uji coba tatap muka sekolah agar orang tua siswa nyaman dan tenang.

Setelah Breksi, Giliran Candi Prambanan Gelar Uji Coba Buka

Candi Prambanan diizinkan melakukan uji coba penerapan protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Pendeknya durasi di hari Jumat akibat ibadah salat membuat warga berlomba datang lebih dulu hingga antrean mengular.

Antisipasi Lonjakan Kasus Akhir Pekan, Pemkot Jogja Siapkan Isoter

Penyiagaan isoter itu sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kasus di akhir pekan saat mobilitas masyarakat meningkat.

Tsunami akibat Gempa Megathrust Mengancam, 7 dari 8 EWS di Kulonprogo Malah Rusak

Tujuh dari delapan sistem peringatan dini di pantai selatan Kulonprogo rusak. Padahal ancaman gempa megathrust yang berpotensi tsunami membayangi.

Pembebasan Lahan Tol Jogja Bawen Terus Dikebut, 436 Bidang di Seyegan Bakal Diratakan

PT Jasamarga Jogja Bawen masih bermusyawarah degan warga Seyegan, Sleman terkait pembebasan lahan untuk Tol Jogja-Bawen

Polda DIY Terapkan Ganjil-Genap di 3 Objek Wisata, Di Mana Saja?

Polda DIY menerapkan sistem ganjil genap bagi kendaraan yang akan mengunjungi tiga lokasi wisata di Sleman.

Sidang Kasus Satai Beracun, Nani Apriliani Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Sidang perdana kasus satai beracun yang menewaskan seorang bocah digelar di PN Bantul. Terdakwa Nani Apriliani Nurjaman dijerat pasal berlapis.

Di Bantul, Ada Kelurahan yang Diklaim Sudah Mencapai Kekebalan Kelompok

Salah satu kelurahan di Bantul disebut telah mencapai kekebalan kelompok karena 80% warganya sudah divaksin.

Tabrak Gerobak Satai Hingga Berhamburan, Remaja Ini Harus Ganti Rugi Jutaan Rupiah

Seorang remaja 17 tahun di Jogja menabrak pedagang satai keliling hingga satainya berhamburan. Lokasi kejadian minim penerangan.

Tempati Tanah Kas Desa, 3 Warga Pertanyakan Nasib UGK Tol Joglo

Tiga warga Kadirojo 2, Kalurahan Purwomartani, Kalasan mempertanyakan nasib uang ganti kerugian bangunan tol Jogja-Solo (Joglo).

Masyarakat Bantul Diminta Jangan Pilih-pilih Merk Vaksin Ya

Berdasarkan data-data yang ada, seluruh vaksin memiliki daya proteksi terhadap Covid-19. Sehingga warga tak perlu pilih-pilih

Besok, Tersangka Kasus Satai Beracun Nani Apriliani akan Jalani Sidang Perdana

Besok PN Bantul akan menggelar sidang perdana kasus satai beracun yang menewaskan seorang bocah dengan terdakwa Nani Apriliani Nurjaman.

BPUM Untuk 1.126 Pelaku UKM Jogja Cair, Segini Nilainya

Bantuan produkti usaha mikro (BPUM) disalurkan secara bertahap kepada pelaku UKM di Jogja. Untuk saat ini BPUM yang cair untuk 1.126 dari 3.027 pelaku UKM di Jogja.

Marah Sultan Ground Rusak, Gubernur DIY Tutup 14 Lokasi Penambangan Ilegal

Sri Sultan HB X geram dengan kerusakan alam yang terjadi di Sultan Ground di lereng Merapi. Ia dengan tegas menutup 14 lokasi penambangan pasir ilegal di Sultan Ground.

Dukung Percepatan Vaksinasi, Kodim 0731 Kulonprogo Datangi Pasar

Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 jemput bola dilakukan Kodim 0731 Kulonprogo ke sejumlah pasar tradisional.