Bikin Kerumunan, Laga Amal di Jaten Karanganyar Dikhawatirkan Jadi Klaster Baru Penularan Covid-19
Laga amal Covid-19 di Karanganyar. (Karanganyarkab.go.id)

Solopos.com, KARANGANYAR – Laga amal sepak bola di Lapangan Jati, Jaten, Karanganyar pada Sabtu (27/6/2020) menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Pasalnya, laga amal tersebut memicu kerumunan penonton yang kebanyakan tidak mengenakan masker.

Plt. Kepala Satpol PP Karanganyar, Yopi Eko Jatiwibowo, mengatakan pihaknya telah mendapatkan pemberitahuan terkait laga amal di Lapangan Jati, Jaten, Karanganyar, tersebut.

Meskipun begitu, dia mengaku Satpol PP Karanganyar tidak dilibatkan dalam laga amal sepak bola yang kabarnya mengundang beberapa bintang besar di Liga Indonesia tersebut.

“Kami sebelumnya sudah ada pemberitahuan. Memang kami mengetahui kalau ada laga amal di hari tersebut di Jaten. Tapi kami tidak dilibatkan sama sekali. Keamanan dan pengaturan laga sepenuhnya diatur oleh panitia sendiri,” ujar dia.

Jarang Disorot, Ini Sosok Dian Ekawati Istri Didi Kempot 

Menurutnya, kerumunan penonton tidak seharusnya terjadi saat laga amal di Lapangan Jati, Jaten, Karanganyar, diselenggarakan. Dia mengimbau warga dan panitia yang mengadakan kegiatan serupa mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.Menurutnya, ketentuan tersebut merupakan hal mutlak dan berlaku di semua kegiatan.

Sebaiknya Ditunda

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Titis Sri Jawoto, mengatakan ada aturan khusus untuk sepak bola di tengah pandemi. Menurutnya pemain bisa berlaga seperti biasa. Tetapi saat memprotes wasit harus menjaga jarak minimal satu meter.

Terkait penonton, dia menyebut harus terdapat pembatasan jumlah dan kewajiban mencuci tangan serta memakai masker.

“Ya kalau penonton itu sudah wajib harus patuhi protokol. Jangan dilanggar di tengah kondisi saat ini,” beber dia.

Jadi Pengemis, Pria Ngrampal Sragen Kantongi Rp250.000/Hari, Punya Sapi dan Motor Juga Loh

Titis menjelaskan jika pengadaan laga amal sepak bola perlu peran panitia yang tegas. Dia menganjurkan jika panitia tidak siap, lebih baik tidak usah mengadakan laga tersebut terlebih dulu. Pasalnya, kerumunan penonton dapat berpotensi memunculkan klaster penularan Covid-19 yang baru di Karanganyar.

“Kalau ada yang minta saran ke saya pasti saya sarankan mending tidak usah dulu diadakan. Tapi kalau ada yang mau mengadakan setidaknya dibatasi penontonnya agar tidak ada kerumunan penonton,” ucap dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho