Bikin Bingung! Curhat Netizen Soal Penutupan Jalan Slamet Riyadi yang Dialihkan ke Radjiman Solo

Bikin bingung, di bawah ini terdapat curhatan netizen soal penutupan Jalan Slamet Riyadi yang dialhikan ke Dr Radjiman, Solo.

 Penutupan Jl dr Radjiman Solo, Senin (5/7/2021). (Solopos-Wahyu Prakoso)

SOLOPOS.COM - Penutupan Jl dr Radjiman Solo, Senin (5/7/2021). (Solopos-Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO — Masyarakat Solo baru saja dihebohkan dengan kabar penutupan Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah.

Kabar penutupan jalan itu ramai di media sosial pada Minggu (4/7/2021) malam setelah diumumkan. Banyak yang tak setuju dengan ditutupnya jalan utama di Kota Bengawan tersebut.

Baca Juga: Cara Cek Tempat Penyewaan, Isi Ulang dan Pembelian Tabung Oksigen di Semarang

Ketidaksetujuan masyarakat itu juga terlihat dari tulisan netizen yang mengomentari unggahan pengelola akun Instagram @energisolo soal ditutupnya Jalan Slamet Riyadi.

Bikin aturan kok seenaknya sendiri. Memang warga solo tidak boleh kerja. Kl tidak boleh kerja, memang Pemkot Solo sanggup membiayai kebutuhan hidup warganya. Saya jamin tidak bakal sanggup!” tulis netizen pengguna akun @h********.

Baca Juga: Awas! Lingkungan Tak Bersih Bisa Sebabkan Jamur pada Paru-paru

Apa corona tmpatnya di jalan slamet riyadi?” tambah netizen pengguna akun @c*******.

Kemudian, pada Senin (5/7/2021) pagi, kurang dari 12 jam penutupan Jalan Slamet Riyadi, Solo itu dibatalkan dan dialihkan ke Jalan Dr. Radjiman. Wakasatlantas Polresta Solo, AKP Sutoyo mengatakan pihaknya mempertimbangkan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes).

“Mungkin pertimbangannya seperti ini. Karena dilihat belum prokes, belum mengikuti program-program pemerintah tentang PPKM Darurat. Nanti sambil jalan kita pantau kita patroli mana kira-kira di sepanjang jalan masih ada kerumunan masih ada toko buka padahal harusnya tutup. Kalau bandel tetap kita laksanakan pengalihan arus,” jelas dia, Senin (5/7/2021).

Baca Juga:  Daftar Harga Eceran Tertinggi 11 Obat untuk Covid, Termasuk Ivermectin

Penutupan Jalan Slamet Riyadi Solo Dialihkan, Netizen Bingung

Ternyata kebijakan pengalihan penutupan Jalan Slamet Riyadi ke Jl Dr Radjiman membuat netizen bingung. Mereka ramai-ramai curhat di akun Instagram resmi milik Polresta Solo, @polrestasurakarta.

Berikut beberapa tulisan netizen yang mengaku bingung dengan kebijakan pengalihan penutupan Jalan Slamet Riyadi ke Jl Dr Radjiman, Solo.

Baca Juga:  SMA di Semarang Ini Diklaim Tertua dan Terluas di Indonesia

Mohon kalo buat keputusan yang pasti…buat wrga bingung spt ini..Apakah nanti berubah lagi? Mohon infonya,” tulis netizen pengguna akun @i********.

Mohon infonya yang lebih pasti pak, tadi pagi sempat bingung ketika membaca slamet riyadi ditutup, jadi berangkat kerja jadi gelandapan pak,” curhat netizen pengguna akun @o****************.

Baca Juga: Resep Tengkleng Kambing Enak Khas Solo, Cocok Buat Menu Iduladha

“Lah yang ditutup mana aja pak jadi bingung kalau mau keluar” imbuh netizen pengguna akun @y******.

Bacut mubeng2 golek dalan cah,” kata netizen pengguna akun @t******.

Baca Juga: Hubungan Suami Istri di Malam Jumat Diklaim Sunah Rasul, Masa Sih?

Berita Terkait

Espos Plus

Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

+ PLUS Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

Aktivitas erupsi efusif Gunung Merapi membentuk kubah lava yang salah satunya di bagian barat daya dengan volume mencapai 1.670.000 m3. dan pada bagian tengah mencapai 3.007.000 m3.

Berita Terkini

Atasi Kekeringan Sekitar WKO Sragen, Komunitas Gelar Aksi Tanam Pohon

Butuh upaya kolaborasi penanaman pohon untuk mengatasi kekeringan pada musim kemarau di sekitar sumber air di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen.

Gerdu Wonogiri Longsor, Warga Langsung Gelar Kerja Bakti

Kerja bakti dilakukan oleh warga di lingkungan Gerdu serta petugas dari BPBD Kabupaten Wonogiri dan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri.

+ PLUS Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

Aktivitas erupsi efusif Gunung Merapi membentuk kubah lava yang salah satunya di bagian barat daya dengan volume mencapai 1.670.000 m3. dan pada bagian tengah mencapai 3.007.000 m3.

Mau Naik BRT Trans Jateng Solo-Sragen? Ini Daftar Lengkap 76 Haltenya

BRT Trans Jateng Solo-Sragen berjalan dari Terminal Tirtonadi Solo sampai Terminal Sumberlawang, Sragen, melewati 76 titik pemberhentian atau halte.

Wah, Bank Sampah RW 008 Purwosari Solo Kurangi 2 Ton Sampah per Bulan

Pengelolaan bank sampah di RW 008 Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, mampu mengurangi volume sampah hingga dua ton dalam sebulan.

Ndayu Park Sragen Punya Atraksi Baru Lho, Keliling Naik Skuter Listrik

Pengunjung taman Ndayu Park Sragen kini bisa menikmati atraksi baru yakni keliling taman naik skuter listrik yang bisa disewa di lokasi.

Takut Bingung, Pedagang Pasar Legi Solo sampai Keluar Jemput Pelanggan

Para pedagang Pasar Legi Solo sampai rela keluar menjemput pelanggan yang sudah janji mau datang karena takut si pelanggan bingung menemukan lokasi lapak mereka di bangunan baru.

Down For Life Dedikasikan Lagu Terbaru untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Down For Life (DFL) mempersembahkan lagu terbaru berjudul Children of Eden untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Ada Jembatan Gantung, Perekonomian Girpasang Terdongkrak

Sejak proyek pembangunan jembatan girpasang rampung, jumlah kunjungan wisatawan ke Girpasang naik drastis.

Kelar Direhab, 4 Stadion Pendamping Manahan Solo Dikelola Pihak Ketiga?

Empat lapangan dan stadion mini pendamping Stadion Manahan Solo yang sudah selesai direhab bakal diserahterimakan kepada Pemkot Solo.

Jembatan Girpasang Banjir Pengunjung, Gondola Penumpang Ikut Untung

Akses lain menuju ke Girpasang seperti gondola penumpang  pun turut kebanjiran pengunjung.

Agar Maksimal, Papi Sarimah Solo Harus Ditopang Bank Sampah di Tiap RW

Program paksa pilah sampah dari rumah atau Papi Sarimah di Solo dinilai akan maksimal kalau ditopang dengan bank sampah minimal satu di tiap RW.

Menikmati Sensasi Goyang-Goyang Melintasi Jembatan Gantung Girpasang

Jembatan gantung Girpasang membentang sejauh 120 meter di atas jurang sedalam 150 meter.

Jadi Pusat Budaya Jawa, Penataan Taman Balekambang Solo Segera Dilelang

Kementerian PUPR segera melelang proyek penataan Taman Balekambang Solo yang akan dijadikan pusat kebudayaan Jawa.

Sedih, 2 Tahun Pemkab Sukoharjo Tak Peroleh PAD dari Sektor Pariwisata

Pemkab Sukoharjo selama dua tahun terakhir tidak memperoleh pendapatan asli daerah atau PAD dari sektor pariwisata karena pandemi Covid-19.