Sudirman Said. (Twitter-@sudirmansa1d)

<p><strong>Solopos.com, SOLO</strong> - Calon gubernur (cagub) nomor urut 2 di Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng), Sudirman Said, dinilai sangat optimistis bisa mengalahkan gubernur petahana Ganjar Pranowo dalam pilkada serentak 2018. Hal itu menyusul pernyataannya mengenai perubahan sejarah di Indonesia.</p><p>Menurut <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180414/515/910068/pilkada-2018-begini-riwayat-hidup-dan-sepak-terjang-sudirman-said">Sudirman Said</a>, peristiwa bersejarah yang sangat penting di Indonesia selalu terjadi setiap sekitar 20 tahun. "Tonggak sejarah penting terjadi setiap 20 tahun: 1908, 1928, 1945, 1965, dan 1998," ungkap cagub yang didampingi cawagub Ida Fauziyah tersebut melalui akun Twitternya, <em>@sudirmansaid</em>, Selasa (24/4/2018).</p><p>Mengacu pada pernyatannya itu, mantan menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) tersebut menjelaskan akan terjadi perubahan besar di Indonesia pada 2018 dan 2019. "Sangat mungkin terjadi perubahan besar di tahun 2018 dan 2019," lanjut Sudirman Said.</p><p>Sontak pernyataan itu mengundang beragam komentar dari <em>netizen</em> di Twitter. Mereka yang mengaku sebagai pendukung <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180414/515/910068/pilkada-2018-begini-riwayat-hidup-dan-sepak-terjang-sudirman-said">Sudirman Said</a>-<a href="http://semarang.solopos.com/read/20180416/515/910581/pilkada-2018-begini-riwayat-hidup-ida-fauziyah">Ida Fauziyah</a> menganggap pria yang akrab disapa Pak Dirman tersebut optimistis mengalahkan gubernur petahana <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180414/515/910100/pilkada-2018-ini-riwayat-hidup-dan-sepak-terjang-ganjar-pranowo">Ganjar Pranowo</a> dalam pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018.</p><p>Sebagian <em>netizen</em> mengartikan pernyataan Sudirman Said itu sebagai pergantian gubernur Jateng pada 2018. "Perubahan besar harus direalisasikan semoga Pak Dirman dan Bu Ida jadi di Jateng," ungkap pengguna akun Twitter <em>@nanifaujiah</em>.</p><p>"2018 akan menajdi sejarah besar untuk perubahan di Jawa Tengah berkeadilan dan beradab untuk kesejahteraan yang merata. Salam 2 Jari," tulis pengguna akun Twitter <em>@harychandra091</em>.</p><p>"Di saat itulah pimimpin yang lama digulingkan. <em>Hmmm so </em>2018 memang harus diganti yang lebih baik dari sebelumnya entah siapa," timpal pengguna akun Twitter <em>@mariogaspol1</em>.</p><p>Meski pernyataannya mengudang beragam arti dari netizen, <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180414/515/910068/pilkada-2018-begini-riwayat-hidup-dan-sepak-terjang-sudirman-said">Sudirman Said</a> tak memberikan tanggapan. Cagub yang maju bersama cawagub Ida Fauziyah di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu hanya menjelaskan proses perubahan seperti adalah kehendak alam. "Karena alam selalu mencari keseimbangan baru," tandas Sudrman Said.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten