Biar Penerima Enggak Dobel, Penyaluran Bansos Covid-19 di Wonogiri Mengacu Data Ini

Ada beragam bansos yang digulirkan pemerintah misalnya PKH, bantuan pangan non tunai (BPNT), bantuan sosial tunai (BST), dan bantuan beras masyarakat.

 Ilustrasi uang. (freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi uang. (freepik)

Solopos.com, WONOGIRI — Percepatan beragam bantuan sosial atau bansos dengan sasaran warga terdampak pandemi Covid-19 harus mengacu pada data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Wonogiri sebanyak 120.000 keluarga. Hal itu untuk mengantisipasi penerima ganda atau dobel program perlindungan sosial di tengah gerusan pandemi Covid-19.

Untuk diketahui, Pemkab Wonogiri pekan lalu menggelar rapat koordinasi (rakor) penanganan pandemi Covid-19 secara virtual. Ada beberapa poin yang dibahas termasuk percepatan penyaluran bansos sebagai bagian dari perlindungan sosial masyarakat rentan terdampak Covid-19 saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Kegiatan itu diikuti unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Wonogiri dan seluruh kepala desa/lurah.

Baca juga: Bantu Warga Isoman, Pemerintah Desa Di Wonogiri Siapkan Tabung Oksigen Medis

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengatakan ada beragam bansos yang digulirkan pemerintah guna meningkatkan perlindungan sosial dan menjaga daya beli masyarakat selama penerapan PPKM. Misalnya, program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT), bantuan sosial tunai (BST), dan bantuan beras masyarakat.

“Panduan penyaluran bansos harus mengacu pada DTKS Wonogiri sehingga tidak ada penerima bantuan ganda. Jumlah warga miskin yang tercatat dalam DTKS Wonogiri sekitar 120.000 keluarga,” kata dia, saat ditemui wartawan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Jumat (23/7/2021).

Menyalurkan ke Rumah Penerima

Bupati Joko Sutopo mencontohkan penyaluran beras dari Polres Wonogiri untuk warga kurang mampu di 25 kecamatan se-Wonogiri. Penerima bantuan beras telah tercatat dalam DTKS Wonogiri. Sehingga, petugas langsung menyalurkan beras ke setiap rumah penerima bantuan.

Baca juga:Masyarakat Desa di Wonogiri Dilatih Tata Cara Pemakaman Jenazah Covid-19

Selain memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, penyaluran bansos diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat selama penerapan PPKM.

“Banyak masyarakat dan pelaku usaha yang kehilangan sumber penghasilan akibat pandemi. Bantuan sosial yang diterima warga terdampak Covid-19 bisa meringankan beban dan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar dia.

Lebih jauh, lanjut Bupati, pemerintah mempertegas kebijakan pemanfaatan refocusing dana desa sebesar delapan persen yang dikolaborasikan dengan keuangan daerah untuk menyokong penerapan PPKM dan pemantauan pasien positif yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Baca juga: Lagi Isoman, Warga Wonogiri bisa Dapatkan Sembako Gratis dengan Cara Ini

Mereka membutuhkan asupan makanan bergizi, vitamin, dan obat-obatan untuk mendongkrak imunitas tubus selama menjalani isolasi mandiri hingga sembuh.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Wonogiri, Teguh Setiyono, mengatakan verifikasi dan validasi data penerima bansos dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri.

Instansi pemerintah atau lembaga yang hendak menyalurkan bansos harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinsos Wonogiri. Hal ini untuk menyinkronkan data penerima bansos saat penerapan PPKM Level 4.

Berita Terkait

Berita Terkini

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.

Pelaku Perusakan SDN di Wonosamodro Boyolali Belum Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku kasus perusakan bangunan SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, belum terungkap setelah penyelidikan sekitar tiga pekan.

Ngeri! Penambang Pasir Sragen Kerap Temukan Tengkorak Manusia di Bengawan Solo

Sejumlah penambang pasir di Kedungupit, Sragen, kerap menemukan tengkorak manusia saat melakukan aktivitas penambangan.

Waduuuh! Ratusan Pemohon BPUM di Wonogiri Terindikasi Usahanya Abal-Abal

Ratusan pemohon program bantuan untuk pelaku usaha mikro (BPUM) 2021 di Kabupaten Wonogiri terindikasi usahanya abal-abal.

Ketua Tikus Pithi Ingin Rombak Sistem Pendidikan dengan Penjurusan Anak Sejak Dini

Ketua Tikus Pithi Hanata Baris, Tuntas Subagyo, menilai sistem pendidikan nasional perlu dirombak denga mengakomodasi penjurusan sejak dini.

Dahsyatnya Bakso Tumpeng Merapi Glodogan Klaten, Lelehan Sambelnya Meledak di Mulut

Warung di Glodokan, Klaten Selatan, Klaten, menjual bakso unik dengan bentuk seperti tumpeng dan lelehan sambel seperti lava Gunung Merapi.

Cegah Klaster Sekolah di Solo, Pemkot Gelar Swab Acak Saat PTM

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyasar puluhan sekolah yang menggelar pertemuan tatap muka (PTM) terbatas untuk uji swab antigen acak.