Tutup Iklan

Biadab! KKB Tembak Dua Anak di Intan Jaya, Satu Meninggal

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali berulah dengan menembak dua orang anak di Sugapa, Kabupaten Intanjaya, Papua. Satu anak meninggal akibat kejadian ini.

 
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. (Antara)

SOLOPOS.COM - Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. (Antara)

Solopos.com, JAYAPURA — Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali berulah dengan menembak dua orang anak di Sugapa, Kabupaten Intanjaya, Papua. Satu anak meninggal akibat kejadian ini.

“Memang benar ada laporan seorang anak yang meninggal akibat luka tembak pada Selasa [26/10] di Sugapa,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Kamal di Jayapura, Rabu (27/10/2021) malam.

Dari laporan yang diterimanya disebutkan bahwa kedua anak bersama orang tuanya saat itu sedang beraktivitas di luar rumah. Pada saat itulah keduanya terluka tembak hingga seorang di antaranya meninggal.

Baca juga: Teks atau Isi Sumpah Pemuda dan Sejarahnya 28 Oktober 1928

Kasus itu baru dilaporkan ke Polsek Sugapa pada Selasa (26/10) malam setelah kedua korban dibawa ke puskesmas. Namun, karena tidak ada tenaga medis sehingga mereka dibawa kembali ke rumah.

“Salah seorang korban mengalami luka tembak di punggung,” kata Kombes Pol Kamal.

Pada hari yang sama, lanjut dia, KKB juga sempat melakukan penembakan ke Polsek dan Koramil Sugapa hingga terjadi baku tembak.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Presiden Jokowi: Tetap Taat Prokes!

Dikatakan pula bahwa tidak ada korban dari TNI/Polri dalam kontak senjata tersebut. Bahkan, KKB juga menyerang anggota TNI yang sedang berpatroli.

“Saat ini personel gabungan TNI/Polri melakukan pengamanan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas KKB,” kata Kamal seperti dikutip dari Antaranews.com.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Novel Baswedan Kembali ke Polri Tapi Bukan sebagai Polisi

Sebelum bergabung sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tahun 2007, ia adalah anggota Polri dari tahun 1999 hingga 2014.

Cegah Covid-19 Omicron, Presiden Minta Vaksinasi Digenjot

Presiden Jokowi meminta vaksinasi Covid-19 terus digenjot untuk mencegah penularan varian Omicron.

Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Bergabung ke Polri

Semua eks pegawai KPK yang diberhentikan bersepakat bahwa opsi ASN Polri merupakan salah satu cara berjuang

Belum Terdeteksi, Omicron Belum Tentu Tak Ada di Indonesia

Belum terdeteksinya varian Omicron di Indonesia bukan tolok ukur bila varian ini tidak ada di Tanah Air.

Bertambah, 4 Mahasiswi Unsri Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Dosen

Korban kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) bertambah menjadi 4 orang.

Hiii... Pendaki Gunung Salak Berubah Jadi Pocong

Kisah misteri kali ini tentang seorang pendaki Gunung Salak yang berubah menjadi pocong akibat pesugihan.

Kokoh! Ini Satu-Satunya Rumah Selamat saat Erupsi Gunung Semeru

Penampakan satu-satunya rumah yang masih berdiri kokoh seusai diterjang awan panas erupsi Gunung Semeru viral di media sosial.

PPKM Level 3 Batal, Ini Tanggapan Pakar Epidemiologi

Pakar epidemiologi asal Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, memberikan tanggapan atas keputusan pemerintah yang batal menerapkan PPKM Level 3 secara nasional.

+ PLUS Pesan Emansipasi "Yuni" Ditayangkan di Bioskop Mulai 9 Desember 2021

Yuni berlatar di Indonesia, tetapi film ini juga beresonansi dengan penonton di luar Indonesia karena mengangkat isu yang universal dan terjadi di belahan dunia lain, yaitu emansipasi perempuan.

Ketakutan Ditangkap Polisi, Bandar Narkoba Ini Eek di Celana

Seorang bandar narkoba eek di celana akibat ketakutan saat ditangkap polisi.

Buntut Anggota TNI Diduga Pukul Polwan, 3 Orang Diproses Hukum Militer

Anggota TNI yang diduga memukul seorang wanita polisi akrab disapa Polwan Polda Kalteng, Bripda Tazkia Nabila Supriadi, akan diproses menggunakan hukum militer.

Jadi Simpanan Pangeran Arab Saudi, Wanita Ini Dijatah Rp57 Juta/Hari

Wanita cantik dan seksi ini disebut-sebut sebagai simpanan pangeran Arab Saudi yang dapat jatah jajan Rp57 juta per hari.

Ramalan Jayabaya: Jawa Berkalung Besi

Ramalan Prabu Jayabaya dari Kerajaan Kediri sampai saat ini masih dipercaya sebagai mitos oleh sebagian orang Jawa.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Xpora Bikin Perluas Pasar Ekspor UMKM

Produk Xpora BNI membuat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mampu memperluas pasar ekspor.

Gunung Semeru Erupsi, 3 Gunung Berapi di Indonesia Siaga, 11 Waspada

Erupsi yang terjadi di Gunung Semeru memengaruhi aktivitas gunung berapi lain di Indonesia, di mana tiga berstatus Siaga dan 11 lainnya Waspada.