BI Sumbang Mobil Golf untuk Kota Lama Semarang
Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng Soekowardojo mengendarai mobil golf bersama Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Kawasan Kota Lama Semarang, Rabu (18/12/2019). (Bisnis)

Solopos.com, SEMARANG — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah memberikan bantuan satu unit mobil golf untuk digunakan di Kawasan Kota Lama Semarang. Hal ini untuk mendukung pengembangan destinasi wisata tersebut menjadi area bebas kendaraan berbahan bakar minyak ke depannya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng Soekowardojo menyampaikan pihaknya memberikan bantuan satu unit mobil golf untuk mengangkut penumpang secara gratis di Kawasan Kota Lama Semarang. Adanya fasilitas tersebut bertujuan membantu perkembangan pariwisata.

“Kota Lama Semarang potensinya sangat besar. Meskipun pengembangan masih berjalan, tempat ini sudah menjadi ikon dan mendapat perhatian besar dari publik. Makanya kami ingin membantu perkembangan pariwisata di Semarang,” ujarnya, Rabu (17/12/2019).

Bantuan mobil golf tersebut diserahkan KPw BI Jateng kepada komunitas Young Enterpreneur Success (YES). Turut menghadiri acara Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama.

Menurut Soeko, pemberian mobil golf sejalan dengan upaya Semarang mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi. Dengan Kota Lama yang semakin cantik dan lengkap fasilitasnya, diharapkan kunjungan ke kawasan itu semakin meningkat dan memberikan efek berganda yang besar bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan pihaknya berterima kasih kepada BI Jateng yang memberikan mobil golf kepada komunitas YES. Nantinya pengelolaan mobil itu dibawah komando Dinas Perhubungan Kota Semarang.

“Rencananya kita membutuhkan 10 mobil golf untuk mobilitas pengunjung secara gratis di Kota Lama. Alhamdulillah sudah ada dari BI, sehingga meringankan rencana kita,” tuturnya.

Sesuai visi Pemkot Semarang, Kawasan Kota Lama nantinya menjadi destinasi wisata yang ramah pejalan kaki dan bebas kendaraan ber-BBM. Dengan demikian, suasana semakin asri dan polusi pun berkurang.

Kendati proses pembenahan baru mencapai 60%, Kawasan Kota Lama sudah viral dan menarik banyak pengunjung. Hal ini salah satunya mendongkrak kunjungan ke Semarang sebanyak 7 juta orang lebih. Sampai akhir 2019, diharapkan tercapai target 7,2 juta wisatawan.

Selain wisatawan domestik, sambung Ita, Kawasan Kota Lama juga menjadi favorit turis asing. Salah satunya yang datang ke Semarang menggunakan kapal pesiar melalui Pelabuhan Tanjung Emas. “Jadi mereka berpesiar ingin ke Jateng, seperti Borobudur misalnya, masuk melalui Tanjung Emas, dimana berdekatan dengan Kawasan Kota Lama,” imbuhnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Bisnis


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho