Tutup Iklan
Ilustrasi uang baru. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Solopos.com, SOLO — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo meneken kerja sama dengan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat (Perbarindo) dan PT Pegadaian terkait layanan penukaran uang.

Hal ini dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah dalam kondisi layak edar baik secara nominal maupun pecahan serta menjaga kualitas uang beredar tetap dalam kondisi baik.

Adapun perjanjian kerja sama ini ditandatangani di KPw BI Solo, Rabu (16/10/2019).

Kepala KPw BI Solo, Bambang Pramono, mengatakan kerja sama ini dilakukan sebagai upaya menjaga layanan level yang tinggi melalui, yakni persediaan uang tunai sesuai yang dibutuhkan oleh masyarakat dan peningkatan dan perluasan pelayanan.

“Implementasi dari kerja sama tersebut adalah tersedianya layanan penukaran uang rupiah di seluruh kantor PT Pegadaian dan kantor-kantor BPR di seluruh wilayah Soloraya. Dengan demikian, ini mempermudah akses masyarakat mendapatkan uang rupiah dengan cepat, mudah dan tanpa dipungut biaya,” katanya, dalam rilis yang diterima, Kamis (17/10/2019).

Adapun Perjanjian Kerjasama (PK) Layanan Penukaran Uang Rupiah dan Penerapan Clean Money Policy ini ditandatangani oleh masing-masing pihak, yakni Kepala KPw BI Solo, Bambang Pramono, Vice President PT Pegadaian Solo, Ali Mustaat, dan Ketua Perbarindo Soloraya, Azis Soleh.

Di sisi lain, acara tersebut dirangkai dengan pelatihan Mekanisme Penukaran Uang dan Keaslian Uang Rupiah yang diikuti oleh seluruh kasir Pegadaian se-Soloraya. Mereka ini yang bertugas langsung di loket melayani penukaran uang kepada masyarakat.

“Harapannya dari kerja sama layanan penukaran uang dan penerapan Clean Money Policy tersebut kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah layak edar dapat terpenuhi dengan baik dan kualitas uang beredar di masyarakat semakin baik,” jelasnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten