Bhayangkari Polres Wonogiri Diminta Berani Laporkan Kasus KDRT

Bantuan hukum terhadap kasus KDRT seperti mencegah, menindak pelaku, dan melindungi korban dijamin oleh negara.

 Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum yang diadakan Seksi Hukum Polres Wonogiri berlangsung di Mapolres Wonogiri, Selasa (25/1/2022). (Istimewa/Polres Wonogiri)

SOLOPOS.COM - Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum yang diadakan Seksi Hukum Polres Wonogiri berlangsung di Mapolres Wonogiri, Selasa (25/1/2022). (Istimewa/Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI—Seksi Hukum Polres Wonogiri menggelar sosialisasi pemberian bantuan hukum dan penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada anggota Bhayangkari Polres Wonogiri di Mapolres Wonogiri, Selasa (25/1/2022). Kegiatan itu dimaksudkan agar Bhayangkari tidak takut lapor jika mengalami kasus KDRT.

Pemateri pertama, Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Wonogiri, Ipda Ririn Indrawati, mengatakan bantuan hukum terhadap kasus KDRT dijamin negara. Hal itu termasuk mencegah, menindak pelaku, dan melindungi korban KDRT.

PromosiBakal Tampil di Setiap Acara Resmi ASEAN, Senam Khas Bali Naik Kelas

Ririn menambahkan jenis larangan KDRT antara lain kekerasan fisik, psikis, seksual, dan kekerasan ekonomi atau penelantaran. “Lingkup rumah tangganya antara lain suami, istri, dan anak, serta orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga,” ujarnya.

Baca Juga: Ada Polisi Nakal dan Bermasalah, Kapolres Wonogiri: Laporkan!

Peserta sebanyak 80 orang anggota Bhayangkari Polres Wonogiri diajak untuk berani melaporkan jika mengalami KDRT. Hal ini sesuai dengan UU PKDRT yang juga menjelaskan hak-hak korban, di antaranya hak perlindungan, hak pelayanan kesehatan, hak pelayanan kerahasiaan korban, dan hak pendampingan hukum.

Selain itu Kepala Bagian (Kabag) SDM, Kompol Prawito, sebagai pemateri kedua menjelaskan alasan diadakannya sosialisasi itu berdasar pada Surat Telegram Kapolda Jateng Nomor ST/2517/XII/HUK.10.1/2021 tertanggal 6 Desember 2021 tentang perintah melaksanakan koordinasi dan sosialisasi tentang bantuan hukum kepada anggota Bhayangkari.

“Agar para anggota Bhayangkari memahami dan mengerti bahwa di lingkungan Polri terdapat fasilitas bantuan hukum,” imbuh Prawito meyakinkan anggota Bhayangkari Polres Wonogiri agar berani melapor.

Baca Juga: Kapolres Wonogiri Ingatkan Etika Bermedsos Polwan dan Bintara Remaja

Ia menjelaskan fasilitas bantuan hukum yang diberikan kepada korban KDRT meliputi konsultasi, nasihat, saran dan pendapat, advokasi, dan pendampingan. “Bantuannya diberikan untuk satuan Polri, anggota Polri, PNS Polri, dan keluarga besar Polri yang meliputi Bhayangkari, Wredatama, Warakawuri, duda atau janda dari Polri/PNS/veteran beserta keluarga,” ucap Prawito seperti dalam rilis yang diterima Solopos.com.

Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto, hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Kapolres menceritakan sejak bertugas di Wonogiri, terdapat 20 persen anggota bermasalah. Sebagian kasus itu di antaranya masuk ranah KDRT.

Baca Juga: Lomba Safety Riding Polres Wonogiri, Anggota WKC Juara Pertama

Dydit berpesan kepada peserta agar menjaga anak yang beranjak dewasa. “Karena pada 2021 terdapat 24 perkara terkait pemerkosaan anak yang artinya dalam sebulan terjadi satu-dua kasus,” ujar Kapolres.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

+ PLUS Pentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

Setelah puluhan tahun Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) bungkam mengenai fenomena UFO (Unidentified Flying Object) atau benda terbang tak dikenal, akhirnya mereka buka suara pada audiensi publik pertama, Selasa (17/5/2022), yang dapat ditarik kesimpulan bahwa fenomena tersebut bukan fiksi dan dianggap sebagai ancaman serius.

Berita Terkini

Kecelakaan Boyolali: Mobil Tabrak Hik Gegara Hindari Truk Tetiba Belok

Pria yang dalam perjalanan dari Jogja menuju Tengaran itu membanting setir ke arah kiri namun malah menabrak warung hik di pinggir jalan.

Tragedi Gas Bocor Mojosongo Solo: Korban Mau Nolong Tapi Malah Kena Api

Salah satu korban meninggal dalam tragedi tabung gas bocor di Mojosongo, Solo, EP, bermaksud menolong korban lainnya tapi malah terkena sambaran api.

Insiden Mobil Nyasar ke Alas Grojogan Sewu, Warga: Bisa Karena Faktor X

Warga sekitar Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar ada yang mengaitkan insiden mobil nyasar korban google map dengan kejadian mistis.

Solo Hari Ini: 19 Mei 2015, Isu Babi Ngepet Hantui Warga Jagalan

Tujuh tahun lalu, tepatnya 19 Mei 2015, Solopos.com menurunkan berita tentang isu babi ngepet di Kota Solo, Jawa Tengah.

GPH Paundra Mendadak Kritik Pedas PMI Solo Lewat IG Story, Ada Apa Ya?

Pangeran Sepuh Mangkunegaran Solo, GPH Paundrakarna mengunggah story di Instagram yang isinya kritik terhadap kinerja PMI Solo.

Korban Google Maps, Mobil Ini Nyasar di Tengah Alas Dekat Grojogan Sewu

Mobil Toyota Avanza berpelat luar kota ditemukan warga di jalan setapak di tengah alas dekat Grojogan Sewu, Karanganyar, tanpa pengemudi. Pengemudi nyasar karena mengikuti google map.

Alhamdulillah, 1.977 Guru PPPK di Klaten Akhirnya Terima SK

Sebanyak 1.977 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru akhirnya menerima surat keputusan (SK) pengangkatan dan penandatanganan perjanjian kerja.

Picu Macet, Kecelakaan di Penggung Boyolali Libatkan Truk, Mobil, Motor

Kecelakaan melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi AD 1770 OC, mobil berpelat nomor DK 1446 HL serta sebuah sepeda motor yang terparkir di depan warung makan kaki lima.

3 Atlet Asli Klaten Unjuk Gigi di SEA Games Vietnam, Begini Kata Bupati

Setidaknya ada tiga atlet asal Klaten yang masuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2021 di Vietnam.

Ini Kisah Lengkap KKN Rumah Kosong Klaten, Serem Lur!

Inilah kisah lengkap penuh misteri dari pengalaman KKN di Rumah Kosong Klaten.

Tragedi Tabung Gas Bocor di Mojosongo Solo, 2 Nyawa Melayang

Dua orang meninggal dunia akibat luka bakar tersambar api dari gas bocor di lokasi industri tahu dan tempe Mojosongo, Jebres, Solo.

Ini Politikus PDIP yang Berpotensi Gantikan Sukamto di DPRD Sragen

Naniek Budhi Darmawati berpotensi jadi anggota DPRD Sragen menggantikan Sukamto yang meninggal dunia pada Rabu (18/5/2022).

BPS Wonogiri Adakan Sensus Penduduk Lanjutan, untuk Apa?

Badan Pusat Statistik (BPS) Wonogiri mengadakan sensus penduduk lanjutan pada Mei-Juni 2022. Sensus tersebut merupakan tahapan kedua sensus penduduk 2020.

Sumeni, Mata-Mata Sragen Legendaris Penakluk Tentara Belanda

Indonesia memiliki salah satu mata-mata legendaris semasa perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI. Sumeni salah satunya. Ia dikenal dengan kehebatannya "menaklukkan" tentara Belanda di Sragen.

1 Jam, Bupati Jekek Bicara Rentenir hingga Kemiskinan di Wonogiri

Selama lebih kurang satu jam, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo atau akrab disapa Jekek berbicara banyak soal upaya pengentasan rentenir, kaum boro, hingga pengentasan kemiskinan.