Beton Hijau, Solusi Bahan Bangunan Ramah Lingkungan
Ilustrasi penggunaan beton hijau untuk ramah lingkungan (freepik)

Solopos.com, SOLO – Beton merupakan bahan bangunan yang paling banyak digunakan untuk membuat suatu konstruksi. Mulai dari rumah, gedung, hingga jembatan. Tak ayal, produksi beton di dunia setiap tahunnya mencapai 10 miliar ton.

Beton banyak dipilih untuk bahan dasar konstruksi bangunan karena memiliki keawetan dan kekuatan dalam pembangunan infrastruktur. Lebih dari 70 persen populasi manusia di dunia hidup dalam bangunan berbahan dasar beton.

Namun, produksi dan konsumsi beton besar-besaran di seluruh dunia juga menimbulkan spekulasi yang menunjukkan fakta bahwa beton menjadi kontributor yang aktif untuk emisi gas rumah kaca. Adanya fenomena pemanasan global, membuat konstruksi dan industri lainnya harus melakukan renovasi hijau.

4 Desain Kamar Tidur Cowok Paling Efektif, Bikin Betah!

Penggunaan bahan yang ramah lingkungan dapat menjadi solusi efektif untuk mendukung renovasi hijau. Salah satu alternatif yang telah ditemukan oleh industri beton yakni produksi beton hijau yang ramah lingkungan sebagai solusi yang berkelanjutan.

Beton hijau merupakan bahan dasar konstruksi yang dinilai ramah lingkungan karena terbuat dari limbah sisa industri. Dibandingkan dengan beton tradisional, beton ini lebih sedikit menghasilkan karbondioksida. Selain itu, harganya lebih terjangkau dan tahan lama.

Tujuan utama penggunaan beton hijau adalah untuk mengurangi beban sumber daya alam dan meningkatkan pemanfaatan bahan yang dapat didaur ulang. Penggunaan bahan daur ulang ini merupakan strategi yang tepat dalam mencapai solusi berkelanjutan ramah lingkungan. (Madani Matadian)



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom