Besok! Perlintasan Rel KA Barat Stasiun Klaten Ditutup, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

Perlintasan rel Kereta Api atau KA di barat Stasiun Klaten resmi ditutup secara permanen, Selasa (9/2/2021).

 Anggota Satlantas Polres Klaten mengecek perlintasan Kereta Api (KA) di Karangduwet, Klaten, Senin (8/2/2021). Perlintasan tersebut akan diperlebar menyusul ditutupnya perlintasan KA di barat Stasiun Klaten. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Anggota Satlantas Polres Klaten mengecek perlintasan Kereta Api (KA) di Karangduwet, Klaten, Senin (8/2/2021). Perlintasan tersebut akan diperlebar menyusul ditutupnya perlintasan KA di barat Stasiun Klaten. (Istimewa)

Solopos.com, KLATEN - Perlintasan rel Kereta Api atau KA di barat Stasiun Klaten resmi ditutup secara permanen, Selasa (9/2/2021). Sehari menjelang penutupan jalan pintu lintasan (JPL) 280 itu, Satlantas Polres Klaten dan Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, Satlantas Polres Klaten dan Dishub Klaten telah menggelar rapat khusus rekayasa lalu lintas menyikapi penutupan JPL 280. Rapat digelar di Dishub Klaten, Senin (8/2/2021) siang hingga sore hari. Penutupan JPL 280 dilakukan dengan pagar beton. Penutupan JPL 280 sebagai imbas beroperasinya kereta rel listrik (KRL Jogja-Solo), 10 Februari 2021.

Lantaran JPL 280 alias perlintasan rel KA barat Stasiun Klaten ditutup, kendaraan roda empat dilarang melintas ke arah JPL 280 hingga JPL 281. Nantinya, petugas lapangan akan memasang water barrier di barat tugu Stasiun Klaten atau di dekat pintu keluar area parkir Stasiun Klaten. Di lokasi tersebut akan ditambah rambu petunjuk arah Jogja ke kanan.

Baca Juga: Jalur Kereta Api Masih Terendam Banjir, Rel di Semarang Ditinggikan

Pemasangan rambu larangan kendaraan roda empat juga dipasang dari JPL 281 (Klasis). Kendaraan roda empat tak boleh melintas dari JPL 281 ke JPL 280. Berbeda dengan kendaraan roda empat, kendaraan roda dua masih bisa melintasi jalan dari arah JPL 280 menuju ke JPL 281 (Klasis). Hal itu berlaku sebaliknya, dari JPL 281 ke JPL 280.

Selanjutnya, sebelum memasuki JPL 279 (Karangduwet, Kelurahan Kabupaten), petugas akan memasang rambu perintah bagi pengendara kendaraan dari arah Jetak ke Karangduwet. Rambu perintah yang dipasang terkait anjuran menggunakan lajur sebelah kiri bagi kendaraan yang akan belok kiri atau berhenti saat antrean menunggu KA melintas.

Water barrier pembatas jalan di simpang JPL 279 akan digeser ke arah utara. Hal ini ditujukan agar Jl. Kopral Sayom, tepatnya dari Pasar Darurat Jetak lebih lebar dan bisa menjadi dua lajur. Pelebaran jalan dengan menggeser water barrier itu untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan dari arah Jetak ke JPL 279. Sedangkan pengendara kendaraan yang ingin melaju ke arah Kota tetap diperbolehkan melintasi JPL 281 (Klasis) atau pun JPL 279 (Karangduwet).

Dipantau

Petugas akan melihat perkembangan arus lalu lintas selama enam hari ke depan. Jika dinilai tetap menimbulkan penumpukan kendaraan, bakal dibikin satu pintu. Kendaraan dari Bypass yang masuk kota harus melewati JPL 279 (Karangduwet). Sebaliknya, kendaraan dari kota ke Bypaas harus melewati JPL 281 (Klasis).

"Rapat rekayasa lalu lintas rampung sore ini. Semua sudah dirumuskan tadi," kata Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Klaten, Iptu Masna, mewakili Kasatlantas Polres Klaten, AKP Bobby Anugrah Rachman dan Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, kepada Solopos.com, Senin (8/2/2021) petang.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Dimulai, Perdana Menyasar 15 Dokter Senior

Hal senada dijelaskan Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Sudiyarsono. Pembahasan rekayasa lalu lintas harus dilakukan agar arus lalu lintas di Klaten tetap lancar.

"JPL 279 dan JPL 281 dilakukan pelebaran. Traffic light di simpang Klasis akan dipindah. Awalnya terletak setelah palang KA, dipindah sebelum palang pintu perlintasan KA," katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Sukoharjo Waspadai Potensi Bencana di Puncak Musim Hujan

Dari seluruh potensi bencana alam yang ada, seluruh wilayah Sukoharjo perlu mewaspadai risiko terjadinya angin kencang yang berpotensi merusak.

Sekolah Kebanjiran, Pelajar SDN 4 Kebonromo Sragen Belajar di Rumah

Banjir yang menerjang Sragen pada Selasa (18/1/2022) berdampak pada kegiatan belajar mengajar di SDN 4 Ngrampal. Sebagian siswa SD tersebut harus belajar dari rumah karena sekolah kebanjiran.

Harga Minyak Goreng di Klaten Masih Rp21.000 per Liter, Pedagang Pusing

Harga minyak goreng kemasan di pasar tradisional masih berada pada kisaran Rp19.500-Rp21.000 per liter.

Retribusi Fasilitas Manahan & Sriwedari Solo Naik, Termasuk Kamar Mandi

Tarif retribusi penggunaan fasilitas rekreasi dan olahraga termasuk Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari Solo naik mulai awal tahun ini.

Puan Dijadwalkan Hadiri Peresmian Jembatan Gantung Girpasang

Selain ke Girpasang, rombongan Puan Maharani beserta sejumlah anggota DPR dijadwalkan mengunjungi wilayah Polanharjo, Klaten.

Masuk Kamar Tanpa Busana, Ayah Bejat Ini Tunggu Anak Tiri Selesai Mandi

Pelaku bersembunyi di kamar anak tirinya tanpa busana, menunggu korban selesai mandi. Untungnya aksi pencabulan itu gagal, pelaku ditangkap Polres Karanganyar.

Pasar Legi Solo Banjir, Pedagang: Ngarep Kios Banyune Gumrojog Lur!

Bangunan baru Pasar Legi Solo malah tergenang banjir sehari menjelang peresmian yang dijadwalkan pada Kamis (20/1/2022).

Binda Jateng Alokasikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Anak-Anak Kartasura

Total vaksinasi anak se-Kartasura dari total 10.000 target anak sudah mencapai sekitar 70 persen per Selasa (18/1/2022).

Sering Tak Dilayani Istri, Pria Tasikmadu Berusaha Cabuli Anak Tiri

Seorang ayah asal Tasikmadu, Karanganyar, berupaya mencabuli anak tirinya yang baru selesai mandi. Beruntung aksi bejat pelaku gagal.

Kades Gondang Harap Pemkab Sragen Jadi Bangun Pasar Mbah Gajah

Kades Gondang berharap pernyataan Bupati Sragen yang ingin membangun Pasar Mbah Gajah bisa terealisasi untuk menghapus stigma negatif, yakni sebagai tempat mangkal PSK.

Patroli Pakai Helm Kopek, Polisi Klaten Beri Tilang 932 Pengendara

Saat melanggar peraturan lalu lintas, aksi ratusan pengendara kendaraan terekam helm dengan kamera portabel penindakan kendaraan bermotor (Kopek).

Kasus Perampokan Maut di Gudang Rokok Serengan Solo Segera Disidangkan

Polresta Solo telah melakukan pelimpahan tahap II kasus perampokan gudang rokok di Jl Brigjen Sudiarto, Joyotakan, Serengan, ke Kejari Solo.

Belum Diresmikan, Bangunan Baru Pasar Legi Solo Malah Kebanjiran

Bangunan baru Pasar Legi Solo yang baru mulai ditempati pedagang dan belum diresmikan kebanjiran saat hujan deras pada Rabu (19/1/2022) siang.

Di Tangan Ibu RT Asal Palur Ini, Minyak Jelantah Bisa Jadi Cuan

Seorang ibu rumah tangga asal Palur, Karanganyar membuka usaha penampungan minyak jelantah yang bisa ditukarkan dengan uang. Siapa saja bisa menukarkan minyak jelantah mereka di sini.

Butuh Waktu 10 Menit, Duo Pemuda Ini Bobol 30 Kotak Infak di Klaten

Saat beraksi, paa tersangka menggunakan 19 anak kunci palsu dan obeng.