Besok Manager Meeting dengan PT LIB, Ini 2 Aspirasi yang Diusung Persis Solo
Manajer Persis Solo, Hari Purnomo. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Persis Solo bakal menyampaikan sejumlah masukan terkait kelanjutan kompetisi Liga 2 2020 dalam virtual manager meeting bersama PT LIB, Selasa (11/8/2020).

Ada dua aspirasi utama yang akan diusung yakni mengenai pengajuan tuan rumah home tournament serta teknis pengundian pembagian grup di babak penyisihan.

Diketahui, Persis sebelumnya mengkritik PT LIB yang memberi persyaratan cukup berat untuk pengajuan venue turnamen. Klub di antaranya diminta menanggung seluruh biaya penyelenggaraan sesuai protokol kesehatan serta biaya transportasi lokal. Namun pengorbanan itu dinilai tak sepadan mengingat tuan rumah belum tentu akan tampil di markasnya sendiri. Ini karena venue dan pembagian grup masih akan diundi.

PKS Sambut Baik Habib Rizieq-UAS Dijagokan Maju di Pilpres 2024

“Persis masih berkomitmen menjadi tuan rumah dengan mengajukan Stadion Manahan. Namun kami inginnya ya tuan rumah beneran [bisa tampil di kandang sendiri]. Ini akan kami sampaikan di manager meeting,” ujar Manajer Persis, Hari Purnomo, kepada Solopos.com, Senin (10/8/2020).

Pihaknya mengatakan pendaftaran Stadion Manahan sebagai venue home tournament tengah diurus tim legal Persis. Disinggung pembiayaan sebagai tuan rumah, manajemen Persis berencana bernegosiasi dengan PT LIB agar kebutuhan pertandingan dapat disokong bersama.

Sang manajer beralasan laga tak dapat dihadiri penonton sehingga klub tidak memiliki pemasukan sepeser pun. “Beda cerita kalau ada penontonnya. Yang jelas soal pembiayaan ini perlu dipikirkan bersama.”

Pengundian

Aspirasi selanjutnya adalah soal teknis pengundian klub di babak penyisihan. Laskar Sambernyawa menghendaki pembagian grup tetap berpijak pada aspek kewilayahan. Sebelumnya ada rencana pembagian grup bakal digelar dengan format undian murni sehingga klub-klub Jawa seperti Persis terancam bermain di venue Sumatra atau Kalimantan.

Hari menilai format undian dengan menafikan aspek kedaerahan tidak realistis dari segi pembiayaan. “Pengeluaran klub bisa melambung. Ini juga kontraproduktif dengan upaya pencegahan persebaran Covid-19,” jelas Hari.

13 Pelaku Pengeroyokan Remaja di Bantul Ditangkap Polisi, Sip!

Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, mengatakan virtual meeting dengan kontestan Liga 2 menjadi tindak lanjut surat edaran terkait kepastian kompetisi yang dikirim beberapa hari lalu. Dalam surat tersebut, ajang Liga 2 akan diputar kembali 17 Oktober dengan single round robin.

“Banyak hal yang akan kami informasikan kan diskusikan dengan kontestan. Kami juga menawarkan kembali bagi klub yang berminat menjadi tuan rumah babak penyisihan. Semua akan kami sampaikan secara detail,” ujarnya dilansir Detik.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom