Loji Gandrung Solo (JIBI/Solopos/Dok)

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menggelar doa bersama di Rumah Dinas Loji Gandrung, Sabtu (19/10/2019) malam. Doa itu untuk Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan doa bersama akan diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan umat agama, organisasi kemasyarakatan, serta terbuka untuk masyarakat umum.

Doa dipimpin enam pemuka agama itu bertujuan melangitkan harapan agar kondisi keamanan di Indonesia, khususnya Solo, tetap kondusif menjelang hingga sesudah pelantikan Presiden dan Wapres.

“Harapannya Indonesia makin baik, makin sejahtera. Keamanan negara dan masyarakat lebih diutamakan. Kalau negara aman dari semua gangguan, semua target pembangunan pasti tercapai,” kata dia kepada wartawan, Jumat (18/10/2019).

Secara khusus, Rudy melihat sebuah kota atau negara yang aman akan membuat masyarakatnya lebih sejahtera. Di periode pertama masa kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla, menurutnya, urusan keamanan belum maksimal.

“Periode kemarin ‘kan baru penataan. Visi misi Nawacita itu harapannya bisa berlanjut dituntaskan,” kata dia.

Pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin rencananya dilaksanakan pada Minggu (20/10/2019) di Gedung DPR/MPR Jakarta. Sebagai orang yang pernah menjadi pendamping saat orang nomor satu di RI itu saat menjabat wali kota, Rudy mengaku tidak mendapatkan undangan menyaksikan prosesi tersebut.

“Enggak [diundang]. Periode sebelumnya juga enggak diundang. Enggak apa-apa. Enggak ada [ucapan selamat secara khusus berangkat ke Jakarta],” tandas Rudy.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten