Besok, Listrik di Tawangmangu Karanganyar Padam 5 Jam

Pemadaman aliran listrik dalam rangka pemeliharaan jaringan listrik rutin.

 Ilustrasi pemadaman listrik. (Gayleveitenheimer.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pemadaman listrik. (Gayleveitenheimer.com)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Aliran listrik di wilayah Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Kamis (2/7/2020) besok, akan padam mulai pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB.

PromosiBlak-Blakan Wali Kota Gibran: Menciptakan Multiplier Effect Tirtonadi

PT PLN (Persero) ULP Karanganyar menerangkan area terdampak pemadaman aliran listrik seperti Kelurahan Tawangmangu, Kelurahan Kalisoro, Kelurahan Blumbang, Desa Gondosuli, sebagian Desa Nglebak, dan Desa Tengklik.

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Karanganyar, Chiendika Woro Satriani, menuturkan listrik di Tawangmangu padam dalam rangka pemeliharaan jaringan listrik rutin.

11 TK Aisyiyah di Karanganyar Lapor Diperas Oknum LSM dan Wartawan

PT PLN (Persero) ULP Karanganyar mengeluarkan surat pemberitahuan terkait pemadaman pada Selasa (30/6/2020).

Pada surat pemberitahuan itu disebutkan bahwa pemeliharan preventif jaringan listrik penyulang PLR.16. Langkah itu untuk mengurangi risiko gangguan listrik.

"Terutama pohon roboh ke jaringan listrik. Meminimalisir gangguan aliran listrik agar pasokan ke masyarakat lebih andal. Termasuk perbaikan apabila ada material yang sudah harus diganti," kata Chiendika saat dihubungi Solopos.com, Rabu (1/7/2020).

Wisata Paralayang Karanganyar Beroperasi Lagi, Pemkab Sulit Tentukan Protokol Covid-19

Sewaktu-waktu pekerjaan sudah selesai, ungkap dia, maka aliran listrik di Tawangmangu akan dinormalkan kembali.

PT PLN (Persero) ULP Karanganyar menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan akibat pemadaman aliran listrik tersebut.

Pemeliharaan berkala diharapkan dapat menjaga keandalan sistem kelistrikan serta meningkatkan kualitas pelayanan dan mengantisipasi terjadi gangguan listrik.

Minimal Tiga Meter

Chiendika berharap masyarakat berpartisipasi dalam upaya meningkatkan keselamatan ketenagalistrikan (K2).

Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah jangan mendirikan bangunan, tiang antena, atau baliho dekat dengan jaringan listrik. Jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik.

Pelayan Hajatan Piring Terbang di Karanganyar Tak Pakai Masker, Satpol PP Elus Dada

Selain itu, jangan bermain layang-layang di bawah atau dekat jaringan listrik serta jangan melemparkan benda ke jaringan listrik.

"Jangan menebang pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik tanpa koordinasi dengan petugas PT PLN. Jangan menggunakan listrik tidak resmi atau ilegal," ungkap dia.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

Bawa Kabur Pikap dan Jahe, Pasutri Asal Cepogo Boyolali Dibekuk Polisi

Awalnya pasutri pencuri jahe tersebut akan bertemu dengan warga Ponorogo penjual jahe di Sunggingan, Boyolali, namun kemudian berpindah ke Madu, Mojosongo.

Eksklusif! Gibran Buka-Bukaan, Siap Jadi Sales demi Kota Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka-bukaan mengenai rencana-rencananya dalam wawancara eksklusif dengan Presiden Direktur SMG, Arif Budisusilo.

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.