Besok, Finalis Mas dan Mbak Boyolali 2019 Siap Beraksi di Grand Final

Sebanyak 20 finalis akan bersaing menjadi Mas dan Mbak Boyolali 2019 dalam grand final pemilihan yang akan digelar Minggu (30/6/2019) halaman gedung Lembu Sora kompleks Sekretariat Daerah (Setda) setempat.

Besok, Finalis Mas dan Mbak Boyolali 2019 Siap Beraksi di Grand Final

SOLOPOS.COM - Finalis Mas dan Mbak Boyolali 2019 (Antara-Bambang Dwi Marwoto)

Solopos.com, BOYOLALI — Sebanyak 20 finalis akan bersaing menjadi Mas dan Mbak Boyolali 2019 dalam grand final pemilihan yang akan digelar Minggu (30/6/2019) halaman gedung Lembu Sora kompleks Sekretariat Daerah (Setda) setempat.

Mereka akan memaparkan padangan mengenai berbagai materi. Wakil Ketua Paguyuban Duta Wisata Boyolali, Ibnu Nasruloh mengatakan, salah satu materi yang penting dikuasai para finalis adalah pariwisata.

“Materi paling penting yakni kepariwisataan secara khusus yang ada di Boyolali. Kedua adalah ngadi saliro ngadi busana [falsafah perawatan kecantikan yang menyeluruh] dan kepribadian. Karena menurut kami sebagai duta wisata otomatis kepariwisataan yang utama,” ungkapnya, seperti disampaikan dalam rilis Pemkab.

Para finalis yang berusia 17-27 tahun ini diharapkan mampu mengemas kepariwisataan Boyolali menjadi kekinian sesuai dengan perkembangan zaman sehingga tidak kalah dengan pariwisata daerah lain.

Sementara itu, finalis yang merupakan putra-putri Boyolali ini sebelumnya sudah bersaing melalui berbagai seleksi yang ketat. Seleksi tersebut di antaranya tes fisik, tes tertulis, wawancara, serta potensi diri.

Sedangkan untuk menyongsong Grand Final Mas dan Mbak Boyolali tersebut mereka menjalani karantina selama tiga hari berturut turut sejak Jumat hingga Minggu (28-30/6/2019) di Front One Airport Hotel Boyolali.

Sekretaris Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali TH Widi Nugroho mengatakan, siapa pun yang menjadi juara dalam gelaran tersebut dapat lebih mempublikasikan potensi pariwisata yang ada di kabupaten yang dikenal dengan Kota Susu ini.

“Karena setelah menjadi duta wisata Boyolali, mereka akan menyampaikan visi misi serta mempromosikan Boyolali terutama tentang kepariwisataan, baik kepada masyarakat Boyolali maupun luar Boyolali,” ujarnya. 

Berita Terkait

Berita Terkini

Seluruh Wilayah di Yogyakarta Masuk PPKM Level 4

Kegiatan nonesensial masih diwajibkan berlangsung secara virtual, aktivitas esensial diperbolehkan beroperasi sampai 50 persen.

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.

Lima Makanan dan Minuman Ini Mampu Atasi Dehidrasi

Jangan abaikan rasa haus apalagi di musim kemarau, karena itu salah satu sinyal bahwa tubuh Anda sedang mengalami dehidrasi.

12 Daerah di Jawa-Bali Naik ke PPKM Level 4, Ini Daftarnya

Sebanyak 12 daerah naik ke PPKM Level 4, sembilan daerah turun ke PPKM Level 3, dan satu daerah turun ke PPKM Level 2.