Pagoda Mojosongo Solo (Dok/JIBI/SOLOPOS)

Solopos.com, SOLO -- Pagoda yang terletak di Kampus II Institut Seni Indonesia (ISI), Mojosongo, Solo, Jawa Tengah (Jateng) merupakan salah satu cagar budaya di Solo. Pagoda ini diperkirakan telah berusia lebih dari 70 tahun.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Solo, Hasan Suwiji. Ketika dihubungi Solopos.com, tujuh tahun silam, dia mengatakan Pagoda tersebut sudah ada sejak lama. Pagoda yang dibangun oleh bangsawan China ini, ternyata tidak digunakan sebagai tempat ibadah.

"Itu memang benar Pagoda. Tapi bukan untuk tempat ibadah, hanya untuk simbol atau apa lah," ujar Hasan.

Baca Juga: Jadwal Pemadaman Listrik Kota Solo Selasa (21/1/2020)

Dahulu Kompleks Pagoda ISI area makam China. Tak heran, jika lingkungan di sekitar itu menyimpan kisah misteri.

DIkabarkan Okezone.com, Kamis (20/6/2013), Pembantu Rektor II ISI saat itu, Prof. Mahdi, mengaku sering melihat banyak anak kecil menggunakan pakaian China kuno. Anak-anak tersebut sedang bermain-main di lokasi Pagoda.

Baca Juga: Hasil & Klasemen Liga Italia Pekan Ke-20: Inter Semakin Jauh dari Juve

"Selain Purek II, dahulu pas pembangunan ISI ini juga ada hal-hal aneh. ISI ini dibangun dalam dua tahap. Setelah pondasi pembangunan pertama selesai, memasuki pembangunan kampus ISI tahap kedua, tiba-tiba besoknya pengawas pembangunan ISI tidak bisa berjalan. Setelah dilihat sama orang yang punya kelebihan, katanya banyak anak-anak yang memegangi kaki pengawas tersebut sehingga tidak bisa jalan," ungkap warga sekitar, Joko.

Kejadian mistis lainnya juga dialami oleh keamanan Kampus II ISI, Sugeng. Ketika jaga malam, Sugeng melihat bola api bergerak menuju Pagoda. Awalnya, Sugeng mengira bola api tersebut hanyalah sinar dari senter. Namun, ketika Sugeng mengecek ke Pagoda, tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan di sana.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten