Bersepeda, Wali Kota Madiun Semangati Warga dan Salurkan Bantuan

Kegiatan bersepeda itu selain menjadi sarana untuk menyemangati masyarakat juga untuk memastikan warga patuh protokol kesehatan.

 Wali Kota Madiun, Maidi, bersepeda menyapa warga, Kamis (23/9/2021). (Istimewa/Pemkot Madiun)

SOLOPOS.COM - Wali Kota Madiun, Maidi, bersepeda menyapa warga, Kamis (23/9/2021). (Istimewa/Pemkot Madiun)

Solopos.com, MADIUN—Dalam beberapa hari terakhir Wali Kota Madiun Maidi rutin bersepeda bersama berkeliling di berbagai lokasi. Kegiatan bersepeda itu selain menjadi sarana untuk menyemangati masyarakat juga untuk memastikan warga patuh protokol kesehatan.

Meski kasus Covid-19 di Kota Madiun dalam beberapa pekan terakhir menurun, hal itu tidak membuat Wali Kota terlena. Dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan.

Melalui bersepeda itu, Maidi berkunjung ke tempat-tempat industri kecil dan menengah serta di lapak UMKM yang ada di sejumlah kelurahan. Setiap hari, lokasi yang dikunjungi pun berpindah-pindah dari satu kelurahan ke keluarahan lainnya.

Baca Juga: PSSI Mediasi Klub Liga 2 Penunggak Gaji Pemain, Begini Respons Persis Solo

Wali Kota melihat dalam beberapa hari terakhir kegiatan ekonomi di kotanya mulai bergeliat. Hal ini karena sekolah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka dan aktivitas masyarakat pun mulai sedikit diperlonggar.

Lapak-lapak UMKM yang ada di setiap keluarahan pun mulai bergeliat. Pengunjung pun sudah mulai banyak. Untuk itu, dalam kunjungannya, Maidi selalu meminta kepada pedagang dan pengunjung supaya patuh terhadap protokol kesehatan. Supaya penularan Covid-19 tidak terjadi.

“Lapak-lapak sudah mulai bergerak, saya datang ke pelaku UMKM untuk menyemangati mereka. Saya tegaskan jika kita bisa beranjak sampai ke level 1 bahkan zona hijau, ini sangat luar biasa. Nantinya kegiatan ekonomi bisa kita lagi,” jelas dia saat mengunjungi lapak UMKM di Masjid Kuno Taman, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Dibilang Gibran Menguasai Kungfu, Ini Tanggapan AHHA PS Pati

 

Kunjungi Lansia

Maidi juga menyapa industri-industri kreatif yang ada di Kota Madiun. Seperti industri jaket Respiro, sablon lana, hingga Bluder Moju.

“Kalau ada acara di Balai Kota suguhannya ya dari produk UMKM unggulan dari tiap kelurahan. Kalau bisa setiap malam minggu produk dipamerkan di PSC biar masyarakat luas tahu produk kita,” jelas dia.

Tidak hanya mengunjungi lapak UMKM, Maidi juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan saat kegiatan bersepeda itu. Wali kota juga mengunjungi warga lanjut usia yang kondisinya sudah memprihatinkan.

Baca Juga: Puji Persis Solo, AHHA PS Pati Tak Gentar Hadapi Laga Pembuka Liga 2

Setiap warga lansia diberi bantuan uang Rp2,5 juta. Selain diberi uang tunai, para lansia ini juga diberi bantuan sembako setiap bulannya. Dari pendataan, ada sekitar 179 orang lansia dengan kondisi yang memprihatinkan.

“Ada 179 lansia yang kita utamakan. Nanti kalau ada CSR kita utamakan mereka,” kata Maidi. (ADV)

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Berikut Daftar 5 Kampus Swasta Paling Favorit di Surabaya

Sejumlah kampus perguruan tinggi swasta di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) menjadi favorit karena memiliki kualitas akademik yang tak kalah dengan perguruan tinggi negeri.

Desa Jutawan di Madiun, Warga Bisa Beli Mobil Berkat Porang

Muncul desa-desa jutawan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur karena warganya memiliki penghasilan jutaan rupiah dari menanam porang.

Ziarah ke Makam Bung Karno, Ini yang Dilakukan Mensos Risma

Menteri Sosial atau Mensos Tri Rismaharani, melakukan ziarah ke Makam Bung Karno dan melakukan kegiatan bersih-bersih.

Tinggal di Kandang Kambing, Guru Honorer di Ngawi Digaji Rp300.000

Guru honorer di Ngawi, Jawa Timur (Jatim), yang tinggal satu rumah dengan kandang kambing setiap bulannya mendapat gaji Rp300.000 dari mengajar siswa SD.

Kisah Sedih Guru Honorer di Ngawi, Tinggal Seatap dengan 6 Ekor Kambing

Kisah sedih kali ini berasal dari seorang guru honorer di sebuah SD negeri di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim) yang tinggal di kandang kambing.

Tahu Hal Ini, Calon Investor Pengolah Sampah TPA Winongo Mundur Teratur

Sejumlah calon investor pengolah sampah di TPA Winongo, Kota Madiun, disebut hanya ingin mencari untuk tanpa niat mengolah sampah.

Wuss! Kubah Masjid Terbang Kena Angin Kencang

Sebuah kubah masjid di Desa Sidomulyo, Kedungadem, Bojonegoro terbang diterjang angin kencang.

Tidak Tes DNA, Kasus Pengusaha Sragen Hamili Gadis Madiun Dilimpahkan

Polres Madiun Kota tidak melakukan tes DNA, tetapi langsung melimpahkan kasus penculikan dan pencabulan anak melibatkan pengusaha Kabupaten Sragen ke kejari setempat.

Ini Penampakan Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya Usai Digerebek Polisi

Polisi tidak memasang garis polisi pada bangunan kantor pinjol ilegal di Surabaya yang digerebek Kamis (21/10/2021).

Pos Polisi Angker Disulap Jadi Warung Pecel Lele, Horor Gak Ya?

Pos polisi yang angker di Jombang, Jawa Timur, disulap menjadi warung pecel lele.

Giliran Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur menggerebek kantor pinjol ilegal di Surabaya, Kamis (21/10/2021) dan menangkap 13 orang.

Hari Ini, Anak Di Bawah Usia 12 Tahun Boleh Naik Kereta, Cek Syaratnya

PT KAI mengeluarkan peraturan terbaru terkait penumpang kereta api, khususnya anak-anak di bawah usia 12 tahun sudah diperbolehkan naik kereta api mulai Jumat (22/10/2021).

Malang Berguncang Gara-gara Gempa Magnitudo 5,3

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,3 terjadi di Kabupaten Malang pada Jumat (22/10/2021) pukul 09.21.15 WIB.

Penampakan Ikan Tanpa Ekor di Lokasi Tenggelamnya Kapal Van Dew Wijck

Nelayan di Lamongan menyebut lokasi tenggelamnya kapal van der Wijck angker karena banyak penampakan, seperti ikan besar tanpa ekor.

Buntut Perusakan Bus Arema FC, Persebaya Kirim Permintaan Maaf

Buntut perusakan bus Arema FC di Jogja, Persebaya Surabaya menyampaikan permintaan maaf.