Berselang 3 jam, Pelaku Perampokan KSU Prima Jasa Klaten Ditangkap

Aparat Polres Klaten berhasil menangkap pelaku perampokan di Koperasi Serba Usaha (KSU) Prima Jasa, Klaten Selatan.

 Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriyansyah Rithas Hasibuan, (kiri) didampingi Kasubag Humas Polres Klaten, Ipda Nahrowi, memberikan keterangan dalam konferensi pers pengungkapan kasus perampokan di Klaten, Jumat (1/5/2020). (Espos/Taufiq Sidik Prakoso)

SOLOPOS.COM - Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriyansyah Rithas Hasibuan, (kiri) didampingi Kasubag Humas Polres Klaten, Ipda Nahrowi, memberikan keterangan dalam konferensi pers pengungkapan kasus perampokan di Klaten, Jumat (1/5/2020). (Espos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN -- Aparat Polres Klaten berhasil menangkap pelaku perampokan di Koperasi Serba Usaha (KSU) Prima Jasa, Klaten Selatan. Untuk mengungkap kasus ini polisi hanya membutuhkan waktu sekitar tiga jam.

Kasus perampokan di KSU Prima Jasa yang beralamat di Perum Citra Merbung Indah Blok E.16, Desa Merbung, Klaten Selatan, terjadi pada Kamis (30/4/2020) pukul 12.15 WIB.

Dalam kejadian itu pelaku menyekap dua karyawan dan seorang anak dari salah satu karyawan di kamar mandi. Tak hanya itu, pelaku juga mengancam korban menggunakan bendo.

Dari aksinya, pelaku menggondol dua ponsel dan uang dari dompet salah satu korban senilai Rp570.000 serta buku tabungan.

Pelaku akhirnya ditangkap tim Resmob Polres Klaten di rumahnya sekitar pukul 15.20 WIB atau tiga jam setelah melakukan aksi. Pelaku bernama Harjanto, 44, warga Dukuh Bango, Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara. "Pelaku merupakan mantan pegawai koperasi tersebut dan tidak bekerja di sana lagi sejak 2017," kata Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, melalui Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriyansyah Rithas Hasibuan, kepada wartawan di Mapolres Klaten, Jumat (1/5/2020).

Kasus Penjambretan Boyolali: Pelaku Incar Korban Perempuan

Dari hasil pemeriksaan, Harjanto sempat mengajak seorang temannya untuk memuluskan aksinya. Namun, polisi masih mendalami keterlibatan seorang teman Harjanto itu.

Dari pengakuan pelaku, seorang temannya itu tak mengetahui rencana Harjanto untuk merampok. Awalnya, dia hanya mengetahui diajak menagih hutang dan diminta Harjanto menjaga motor di pinggir jalan.

Atas perbuatannya, Harjanto dijerat pasal 365 ayat 1 KUHP atau 368 KUHP dengan ancaman pidana penjara sembilan tahun.

Kasatreskrim mengatakan uang koperasi senilai Rp3 juta sempat diinformasikan menghilang dan diduga ikut dicuri Harjanto. Setelah ditelusuri, uang tersebut berhasil diamankan seorang pegawai dengan mendorong tumpukan uang di lantai ke kolong meja.

"Saat pelaku mengancam, korban sempat menyenggol atau menendang uang hingga masuk ke kolong meja. Setelah dicari, ditemukan uang sekitar Rp3 juta," urai dia.

Api Abadi Mrapen Tinggalan Sunan Kalijaga


Berita Terkait

Berita Terkini

Hii, Ada Makam Misterius di Trotoar Jalan Solo Baru Sukoharjo

Makam misterius di trotoar jalan utama Solo Baru dekat bundaran Patung Bung Karno, Tanjung Anom, Sukoharjo, terlihat masih terawat.

Pemkab Sragen Anggarkan Operasional Pintu Palang KA Bedowo di 2022

Dishub Sragen memastikan akan memasang pintu palang semi-elektronik di perlintasan KA Bedowo pada 2022.

KSPI Karanganyar Tolak Bahas UMK 2022, Ini Alasannya

KSPI Karanganyar menilai PP No. 36/2021 tidak berpihak kepada pekerja.

SGS 2021 Tinggal 4 Hari Lagi, Buruan Tukar Poin Sebelum Ditutup!

Para pembeli pada ajang Solo Great Sale atau SGS diimbau segera menukar struk mereka dengan poin agar bisa mengikuti undian berhadiah rumah, mobil, dan lainnya.

Menko PMK Sebut Karanganyar Cocok untuk Pengembangan Pendidikan

Menko PMK, Muhadjir Effendy, menilai Karanganyar menjadi lokasi ideal di wilayah aglomerasi Soloraya untuk pengembangan pendidikan.

CFD Belum Dibuka, Alun-Alun Sukoharjo Ramai Pedagang pada Akhir Pekan

Kawasan Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo ramai pedagang saat akhir pekan padahal Pemkab belum mengizinkan CFD tiap Minggu pagi berlangsung.

BRI Panen Hadiah, 64.152 Nasabah Simpedes Berpeluang Raih Rp639 Juta

Sebagai wujud apresiasi, BRI Sragen menyediakan hadiah dengan nilai lebih dari setengah miliar rupiah bagi para nasabah Simpedes di Bumi Sukowati.

Jalur Pungkruk-Mungkung Sragen Ditinggikan 1 Meter

Pemkab Sragen menggandeng Polres Sragen melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan persimpangan Pungkruk karena jalan itu akan ditinggikan.

Peresmian Kantor Baru PAC PDIP Banjarsari Solo akan Dihadiri Megawati

Peresmian kantor baru PAC PDIP Banjarsari, Solo, pada Kamis (28/10/2021), rencananya dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Mahasiswa UNS Solo Beri Ultimatum: Bubarkan Menwa!

Ratusan mahasiswa UNS Solo memberi ultimatum kepada petinggi kampus untuk membubarkan Menwa karena dianggap tidak urgen dalam iklim akademik.

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Sragen 83 Persen dari Target

Herd immunity di Sragen baru bisa tercapai bila 775.774 orang yang berumur di atas 12 tahun sudah divaksin.

Di Karanganyar akan Dibangun Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah akan membangun universitas di Karanganyar. Izin operasionalnya sudah turun.

Mantul, Penyandang Disabilitas di Klaten Belajar Bikin Pupuk Organik

Penyandang disabilitas di Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, Klaten, berlatih membuat pupuk organik untuk mendukung ketahanan pangan di desa setempat di tengah pandemi Covid-19.

ODGJ Mengamuk, Kamar Singgah Dinsos Karanganyar Dirusak

Sebelum dibawa ke RSJD Solo, ODGJ itu mengamuk hingga merusak pintu kamar mandi di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar.

Menilik "Rekam Jejak" UMK Sragen, Melambung di 2020, Anjlok di 2021

Dalam periode lima tahun terakhir, UMK Sragen mengalami kenaikan naik paling tinggi secara nominal pada 2020, yakni Rp142.414.