Bersejarah, RI Tunggu Ekstradisi Koruptor dari Singapura

Menkumham Yasonna H Laoly menandatangani perjanjian ekstradisi antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Singapura guna mencegah praktik korupsi lintas batas negara.

 Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar memperlihatkan gambar penangkapan buron kasus Bank Century, Hartawan Aluwi, saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/4/2016). Polri menangkap buron kasus skandal dana talangan Bank Century, Hartawan Aluwi, saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (21/4/2016) malam, setelah dideportasi otoritas Singapura. Hartawan adalah Komisaris PT Antaboga Delta Sekuritas Indonesia yang meninggalkan Indonesia dan menetap di Singapura sejak 2008. (JIBI/Solopos/Antara/Teresia May)

SOLOPOS.COM - Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar memperlihatkan gambar penangkapan buron kasus Bank Century, Hartawan Aluwi, saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/4/2016). Polri menangkap buron kasus skandal dana talangan Bank Century, Hartawan Aluwi, saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (21/4/2016) malam, setelah dideportasi otoritas Singapura. Hartawan adalah Komisaris PT Antaboga Delta Sekuritas Indonesia yang meninggalkan Indonesia dan menetap di Singapura sejak 2008. (JIBI/Solopos/Antara/Teresia May)

Solopos.com, JAKARTA — Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menantikan penandatanganan perjanjian ekstradisi antara pemerintah Indonesia dan Singapura direalisasikan dengan aksi nyata pemulangan buronan yang melarikan diri ke Negeri Singa Putih tersebut.

“Saya meminta perjanjian ekstradisi ini tidak hanya ada di atas kertas, tidak hanya hitam di atas putih, yang kemudian tidak direalisasi tidak ada pelaksanaan. Untuk itu saya meminta proyek percontohan untuk tahun ini, bahwa ada pemulangan orang-orang yang buron di Singapura ke Indonesia,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman melalui video petikan pernyataan yang diterima di Jakarta, Selasa (25/1/2022).

PromosiBoleh Merdeka Belajar Asalkan Jangan Liberal

Menurut Boyamin, ada beberapa nama buronan tindak pidana dari Indonesia yang melarikan diri ke Singapura, seperti salah satunya Paulus Tanos dalam kasus KTP elektronik. Begitu pula sebaliknya.

“Ke depan makin banyak orang-orang yang bisa dipulangkan ke Indonesia maupun dipulangkan ke Singapura kalau dia melarikan diri dari negaranya,” tuturnya seperti dikutip Solopos.com dari Antara, Rabu (25/1/2022).

Baca Juga: Buron 10 Tahun Pembalakan Liar Adelin Lis Ditangkap di Singapura

MAKI, kata Boyamin, mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada pemerintah Indonesia dan pemerintah Singapura yang telah bersedia menandatangani perjanjian ekstradisi antar-kedua negara, khususnya dalam kerja sama pemulangan kembali pelaku-pelaku tindak pidana khususnya korupsi.

“Sudah cukup lama menantikan ini (perjanjian ekstradisi), dan saya yakin pemerintah Indonesia berjuang sangat keras sampai pada titik-titik tertentu mungkin ada deal-deal tertentu. Tapi saya anggap halal aja kalau ada deal tertentu pun, yang penting ini sudah tercapai perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singapura,” ujarnya.

MAKI pun mengapresiasi Pemerintah Singapura yang akhirnya bersedia menandatangani perjanjian tersebut sebagai wujud bertetangga yang baik untuk saling meningkatkan rasa keadilan masyarakat dan juga rasa kesejahteraan.

Baca Juga: Buru Buron Koruptor, Indonesia Desak Singapura Teken Perjanjian Ekstradisi

“Karena ke depannya pasti kejahatan-kejahatan ekonomi ini akan mendominasi karena semakin majunya elektronik, sistem teknologi informasi dan sebagainya,” ucapnya.

Ia menyebutkan, masing-masing negara membutuhkan perjanjian ekstradisi tersebut untuk mencegah dan memberantas tindak pidana ekonomi khususnya korupsi dan tindak pidana pencucian uang. Bila tidak, akan saling merugikan nantinya.

“Sehingga Singapura saya kira ujungnya membutuhkan perjanjian ekstradisi ini. Kalau dulu-dulu masih enggan karena mungkin barangkali ada kepentingan ekonomi, tapi ke depan kepentingan ekonomi akan terganggu kalau tidak ada perjanjian ekstradisi,” kata Boyamin.

Ia menilai, tercapainya penandatanganan perjanjian ekstradisi ini selain kerja keras pemerintah Indonesia, juga Singapura sudah merasa membutuhkan perjanjian tersebut.

Baca Juga: Ini Cara Polri Keluarkan Paksa Hartawan Aluwi dari Singapura

Perjanjian ekstradisi ini tidak hanya dibutuhkan dalam memberantas kejahatan ekonomi saja tetapi juga untuk terorisme dan kejahatan extra ordinary crime seperti narkoba.

“Saya minta Singapura ada kemauan baik memberikan satu orang atau dua orang untuk dipulangkan ke Indonesia dari buron-buron yang ada, sehingga kita menganggap bisa menilai bahwa keseriusan Singapura,” ujar Boyamin.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly menandatangani perjanjian ekstradisi antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Singapura guna mencegah praktik korupsi lintas batas negara.

Sumber: Antara

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencapaian SDGs Desa Langkah Penting Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

+ PLUS Pencapaian SDGs Desa Langkah Penting Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

Pencapaian Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa menjadi bagian penting dari strategi mengatasi masalah kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Berita Terkini

Sepatu Jokowi saat Bertemu Elon Musk Jadi Sorotan Netizen Malaysia

Sepatu yang dikenakan Presiden Jokowi saat bertemu Elon Musk adalah buatan Bandung seharga Rp300.000.

Kritik Pertemuan Jokowi dan Elon Musk, Rocky: Hanya Sensasi dan Ilusi

Pengamat politik Rocky Gerung menyimpulkan pertemuan Presiden Jokowi dan Elon Musk hanya sebatas menciptakan sensasi dan ilusi karena substansinya tidak ada.

Ini Respons AHY soal Koalisi Indonesia Bersatu Golkar, PAN dan PPP

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan partainya tidak tergesa-gesa dalam menyikapi pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu.

Pencapaian SDGs Desa Langkah Penting Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

Pencapaian Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa menjadi bagian penting dari strategi mengatasi masalah kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Solopos Hari Ini: Sinyal Batal Naik

Nilai keekonomian bahan bakar minyak (BBM) terus melambung. Meski demikian, belum ada tanda-tanda pemerintah memutuskan kenaikan harga BBM di dalam negeri, khususnya Pertalite dan solar.

Kata-kata Ucapan Hari Kebangkitan Nasional yang Diperingati 20 Mei

Berikut ini terdapat rekomendasi 10 kata-kata ucapan selamat Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati pada 20 Mei setiap tahunnya.

Sastra di Solo, Ekspor Serat Nanas, Lubang Hitam, dan Elektabilitas

Kota Solo pernah menjadi pesemaian sastra patriotik dan revolusioner. Yang dimaksud revolusioner adalah mendobrak penjajahan dari segala segi yang mungkin.

Kota Solo Pernah Jadi Pesemaian Sastra Patriotik dan Revolusioner

Kota Solo pernah menjadi pesemaian sastra patriotik dan revolusioner. Yang dimaksud revolusioner adalah mendobrak penjajahan dari segala segi yang mungkin.

7 Orang Meninggal, Ini Kronologi Kecelakaan di Jl. Purwasari Karawang

Polisi mengungkap kronologi kecelakaan maut yang menyebabkan tujuh orang meninggal di Jl. Raya Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Minggu (15/5/2022).

Kecelakaan Maut di Jl. Raya Purwasari Karawang, 7 Orang Meninggal

Sebanyak tujuh orang meninggal dunia dan sepuluh orang lainnya luka-luka dalam peristiwa kecelakaan di Jl. Raya Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (15/5/2022).

Beri Dukungan Airlangga Jadi Capres, Begini Penjelasan Ridwan Kamil

Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pertemuannya dengan Ridwan Kamil yang berlangsung sekitar 30 menit itu juga diwarnai guyonan-guyonan.

Pengamat: Koalisi Golkar, PAN, dan PPP Tinggal Tentukan Capres-Cawapres

Qodari melihat ini adalah koalisi yang paling nyata hari ini menuju 2024 karena gabungan ketiga parpol sudah memenuhi syarat pencalonan Pilpres 2024 mendatang.

Terkait Pilpres, Ridwan Kamil Ungkap Dukungan untuk Airlangga

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menerima silaturahim Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Minggu (15/5/2022).

14 Orang Meninggal Laka Bus di Tol Surabaya, Ini yang Dilakukan Pemkot

Pemkot Surabaya membantu menyiapkan pemakaman warga Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal yang menjadi korban kecelakaan bus di Tol Surabaya-Mojokerto atau Tol Sumo pada Senin (16/5/2022).

Tak Kuat Nanjak, Mikrobus Bawa Rombongan Warga Hantam 2 Mobil di Bantul

Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Imogiri-Dlingo, tepatnya di Dusun Sukorame, Kalurahan Mangunan, Kapanewon Dlingo, Bantul.